Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kesehatan Pola Hidup » drg. Domi : Teknisi PCR Tes Telah Ada, Dua Lab PCR Aktif Hasilkan 90 Tes Swab

drg. Domi : Teknisi PCR Tes Telah Ada, Dua Lab PCR Aktif Hasilkan 90 Tes Swab

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 29 Apr 2020
  • visibility 142
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Kita memang sedang berbenah. Terutama berkaitan dengan penyediaan sarana prasarana laboratorium PCR. Tadi sore melalui pesawat CN295 telah datang salah seorang teknisi laboratorium PCR yang akan melengkapi peralatan PCR yang ada di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang,” jelas Kadis Kesehatan NTT, Dr. drg. Domi Minggu Mere, M.Kes. kepada pers di Kupang, pada Selasa malam, 28 April 2020.

Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2020/04/16/gubernur-ntt-segera-kita-punya-laboratorium-swab-pcr-test-sendiri/

Menurut dokter Domi yang juga Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, dengan menambah komponen-komponen termasuk Vilip PCR dan komponen lainnya maka dalam waktu dekat ini sudah bisa digunakan. “Harus segera diselesaikan. Ini semua akan berlangsung 1 atau 2 hari; sambil kita menunggu kedatangan reagen yang mudah-mudahan di akhir bulan ini atau di awal bulan Mei sudah tiba RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang,” ucap dokter Domi.

Jika semua peralatan dan laboratorium di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang telah di-setting sesuai standar, kata dokter Domi, maka proses pemeriksaan swab tidak terlalu lama. “Hal ini penting sekali agar tidak terjadi kelambatan di dalam pemeriksaan hasil swab. Sehingga teman-teman di kabupaten tidak merasa terlalu lama pemeriksaan dan hasilnya supaya diketahui baik oleh petugas maupun oleh masyarakat pada umumnya,” ujar mantan Dirut RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang.

Dia mengaku. Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Nasional untuk menambah lagi 1 (satu) alat PCR. “Bapak Gubernur berkomitmen untuk melengkapi semua ini; termasuk sudah ada koordinasi dengan Gugus Tugas Nasional untuk menambah lagi satu alat PCR yang dari Surabaya. Namun demikian masih ada kendala di beberapa hal. Sehingga peralatannya itu belum sampai hari ini. Mudah-mudahan kita doakan secepatnya sampai di Kupang dan akan menjadi komplomenter untuk pemeriksaan di RSUD Prof. Dr. W.Z. Johannes Kupang,” ungkap dokter Domi.

Kadis Kesehatan Provinsi NTT, drg Domi Mere (tengah) saat memberikan keterangan pers pada Selasa malam, 28 April 2020

Kalau hal itu terjadi, sambung dokter Domi, maka satu hari bisa dilakukan pemeriksaan lebih dari 90 sampel hasil swab. Peralatan yang ada sekarang ini sekali periksa bisa 24 sampel swab dan kita targetkan 1 hari untuk 12 jam itu sekitar 48 sampel. Saya pikir ini cukup untuk kita di NTT dengan karakteristik seperti ini,” ucap dia.

Yang paling penting menurut dokter Domi adalah komitmen Pemprov NTT termasuk Gubernur untuk mengantisipasi masuknya warga masyarakat yang berasal dari daerah terpapar. “Ini hal yang penting; yang harus terus kita lakukan agar tidak terjadi penyebaran virus corona antar penduduk dan antar wilayah di NTT,” ujarnya.

Data yang diperoleh dari tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi NTT, pada Selasa, 28 April 2020 di VIP Room Lanud El Tari Kupang telah dilaksanakan serah terima 40 koli Alat Pelindung Diri (APD); 36 koli (1.800 pieces) untuk kebutuhan Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan 4 koli (200 pieces) untuk kebutuhan Dinas Kesehatan Kota Kupang serta Alkes (1 set RT PCR Abbot M2000 dan 1 set optical calibration kit) dari Danlanud El tari Kupang, Kol (Pnb) Agus Setiawan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi NTT yang diwakili Kadis Kesehatan NTT, Dr. Drg. Domi M. Mere, M.Kes.

APD tersebut merupakan dropping ke-6 dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional. Sebelum penerimaan APD telah dilaksanakan prosedur penerimaan barang sesuai standar medis atau kesehatan oleh Petugas Gugus Tugas Covid-19 Provinsi NTT yang dibantu personil Korem 161/WS. (*)

Sumber berita dan foto (*/Valeri Guru–Kasubag Pers dan Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT)
Editor dan foto utama (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indeks Pembangunan Manusia Sabu Raijua Terendah di Provinsi NTT

    Indeks Pembangunan Manusia Sabu Raijua Terendah di Provinsi NTT

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | IPM (Indeks Pembangunan Manusia) merupakan indikator penting untuk mengukur keberhasilan dalam upaya membangun kualitas hidup manusia (masyarakat/ penduduk). IPM menjelaskan bagaimana penduduk dapat mengakses hasil pembangunan dalam memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan sebagainya. IPM diperkenalkan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun 1990 dan metode penghitungan direvisi pada tahun 2010. […]

  • PLN UP3 Flores Timur Tular Info Manfaat Hingga Bahaya Listrik

    PLN UP3 Flores Timur Tular Info Manfaat Hingga Bahaya Listrik

    • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Manager PLN ULP Lembata, Vincentius Leonardo Dwi Putra menjelaskan langkah strategis PLN guna menyampaikan informasi terkait bahaya listrik dan pentingnya perabasan pohon secara langsung kepada masyarakat.   Lembata | Guna meningkatkan keselamatan masyarakat sekaligus menjamin keandalan pasokan listrik, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Timur melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Lembata […]

  • Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

    Langkah Sigap Plt. Dirut Bank NTT Penuhi Modal Inti 3 Triliun

    • calendar_month Sab, 25 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Pasca-ditunjuk menjadi Plt. Dirut Bank NTT, Yohanis Landu Praing segera mengambil langkah-langkah strategis  percepatan pemenuhan modal inti minimum 3 triliun rupiah sesuai Peraturan OJK. Hal ini juga sebagai tindak lanjut atas keputusan RUPS LB Bank NTT tanggal 8 Mei 2024, tentang persetujuan kerja sama KUB antara Bank NTT dan Bank DKI. Langkah-langkah strategis tersebut […]

  • Potensi Prospek Jagung Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi NTT

    Potensi Prospek Jagung Dukung Ketahanan Pangan dan Ekonomi NTT

    • calendar_month Sel, 15 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 285
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Marcelina Christin Edon/BPS Provinsi NTT Jagung merupakan salah satu komoditi penting di Indonesia ditinjau dari aspek pengusahaan dan pemanfaatan hasilnya yakni sebagai bahan pangan dan pakan ternak. Sejalan dengan bertambahnya penduduk dan industri pakan ternak, kebutuhan jagung nasional terus meningkat sehingga harus dilakukan impor terutama dari Amerika. Namun demikian, dengan semakin maraknya penggunaan […]

  • Dr. H. Asriyadi Sulaiman Jadi Pjs. Bupati Kepulauan Selayar

    Dr. H. Asriyadi Sulaiman Jadi Pjs. Bupati Kepulauan Selayar

    • calendar_month Ming, 27 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Selayar-Sulsel, Garda Indonesia | Baruga Karaeng Pattingalloang, rumah jabatan Gubernur, Sulsel, di ruas Jln. Sungai Tangka No. 31, Sawerugading, Kota Makassar, menjadi lokasi kegiatan pelantikan tujuh  pejabat teras Pemprov Sulawesi Selatan (Sulsel) sebagai pejabat sementara bupati oleh Gubernur Sulsel, Prof. Dr. Nurdin Abdullah, M. Agr. pada Sabtu, 26 September 2020. Pengukuhan pjs bupati diawali dengan […]

  • Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    Lindungi Lansia dari Segala Bentuk Eksploitasi

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Memasuki masa lanjut usia (60 tahun ke atas), bukan berarti seseorang tidak produktif dan diabaikan oleh lingkungan sosial. Namun sebaliknya, lansia memiliki potensi untuk berdaya di masa senjanya. Berdasarkan data sensus pada 2015 menunjukkan jumlah penduduk lansia di Indonesia mencapai ± 28 juta jiwa atau sekitar 8% dari total penduduk, dengan jumlah lansia […]

expand_less