Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Ganjar Bertemu Yenny Wahid, Akhirnya PSI Benar

Ganjar Bertemu Yenny Wahid, Akhirnya PSI Benar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Agu 2023
  • visibility 162
  • comment 1 komentar

Loading

Oleh : Antoni DH Nugroho

Kepanikan terbaca di kubu PDIP dan Ganjar Pranowo pasca deklarasi koalisi besar Gerindra, Golkar, PAN dan PKB pada Minggu, 13 Agustus 2023. Malam sebelumnya sempat beredar kabar, kalau PKB akan merapat ke kubu Ganjar Pranowo, namun yang terjadi berbalik 180 derajat. Cak Imun hadir dan terlihat mesra dengan 3 Ketum Parpol lain yang sepakat mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden.

Malamnya Ganjar terlihat muncul bersama Yenny Wahid di Coganjur. Kabarnya untuk meminta restu Ibu Shinta Wahid. Ganjar dan Yenny sebelumnya diusung sebagai Capres dan Cawapres oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Namun satu dan lain hal yang tentu terkait dengan tidak berkenannya PDIP jika PSI mendahului deklarasi, maka ratusan billboard dan baliho Ganjar-Yenny akhirnya diturunkan oleh PSI.

Sebenarnya sangat mudah merasionalisasi pilihan PSI. Jika di kubu Prabowo ada Cak Imin dan PKB maka bisa dipastikan kubu NU Moderat dan Gusdurian tidak akan mendukung Prabowo Subianto. Karenanya mendorong Yenny Wahid sebagai Cawapres adalah strategi ideal untuk memperebutkan suara kaum Nahdliyin.

Jika saja PDIP tidak begitu arogannya, mau sedikit saja merendah atau setidaknya mendengar saran dari PSI. Mungkin koalisi besar yang dideklarasikan pagi tadi tidak akan terbentuk. Jika saja kritikan PSI agar PDIP berhenti melabeli Ganjar sebagai Petugas Partai didengarkan oleh PDIP tentu saat itu Ganjar akan dengan luwes melakukan komunikasi politik dengan partai-partai di luar PDIP.

Strategi satu pintu PDIP benar-benar menjerumuskan Ganjar.

Baik Ganjar maupun Yenny punya basis massa yang berbeda. Ganjar tidak punya akar di Jawa Timur, ini bisa diisi oleh Yenny Wahid. Begitupun komunikasi dengan NU bisa sangat cair jika yang memimpin diplomasi itu adalah seorang Yenny Wahid.

Namun apa hendak dikata, nasi sudah jadi bubur. Pertemuan Ganjar dan Yenny malam ini hanyalah sekedar pengobat luka kepanikan PDIP, agak terlambat jika mengajak Yenny menjadi bagian dari Ganjar dan PDIP.

Yenny juga bukan orang yang mudah diikat secara politik, dia mewarisi kebijakan sang Ayah yang lebih memilih mundur dari politik agar pertikaian bisa dihindarkan. Bagi Yenny kemanusiaan jauh lebih penting. Lagian suami Yenny Wahid, Gus Dhohir Farizi sudah lebih dahulu bergabung dengan PSI.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (1)

  • Silvester Wanggur

    Belum terlambat,politik itu sangat dinamis, msh ada posisi wakil yg akan menentukan…bialah mengalir bagikan air….

    Balas14 Agustus 2023 12:17 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    Bank NTT Luncurkan Layanan ‘Be Ju BISA’

    • calendar_month Rab, 20 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) hadir dan menyaksikan pembukaan selubung Desa Binaan Bank NTT, Wae Bobok dan peresmian Laku Pandai Be Ju BISA Wae Bobok di Desa Tanjung Boleng Kecamatan Boleng, Manggarai Barat pada Rabu pagi, 20 April 2022. Pengguntingan pita lapak agen Be Ju BISA Wae Bobok dilakukan […]

  • 45 Kali Gempa Bumi Guncang Sumba Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    45 Kali Gempa Bumi Guncang Sumba Barat,Tidak Berpotensi Tsunami

    • calendar_month Rab, 23 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Sebanyak 45 kali guncangan gempa bumi melanda Pulau Sandalwood(Sumba), lebih tepat di Kabupaten Sumba Barat Sejak tanggal 22—23 Januari 2019 dengan 3 kali gempa bumi dengan intensitas guncangan keras yang diawali dengan gempa bumi M6,2 pada Senin,22/1/2019 pukul 06.59,21 WIB pada kedalaman 10 km dengan pusat gempa berada di laut 103 km […]

  • ‘Trafficking’ Pengantin Pesanan Ke Taiwan, ParTha: Polda Metro Jaya Harus Serius

    ‘Trafficking’ Pengantin Pesanan Ke Taiwan, ParTha: Polda Metro Jaya Harus Serius

    • calendar_month Sel, 24 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Parinama Astha (ParTha) sedang menangani kasus perdagangan orang dengan modus pengantin pesanan yang akan diberangkatkan ke Taiwan. Tindakan perdagangan orang seperti ini sering terjadi, dan ini dilakukan oleh kelompok atau sindikat perdagangan orang Teng Yan Cju dan Susi. Modus trafficking diawali sebuah proses perekrutan dengan cara mengajak korban untuk menikah dengan […]

  • Ketahanan Ekonomi Bali Nusra, VBL : NTT Mampu Penuhi Kebutuhan Nasional

    Ketahanan Ekonomi Bali Nusra, VBL : NTT Mampu Penuhi Kebutuhan Nasional

    • calendar_month Kam, 10 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,  Garda Indonesia | “Pembangunan yang tidak melakukan  perubahan, maka masyarakatnya tidak akan sejahtera,” ujar Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam Webinar Transformasi Bali Nusra dengan tema “Meningkatkan Ketahanan Ekonomi Daerah” yang dihelat oleh Bank Indonesia Perwakilan Bali, NTB dan NTT pada Rabu, 9 Juni 2021. VBL pun mengapresiasi Gubernur NTB sudah mau berpikir […]

  • TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    TAHUN KETIGA! Padu Padan Sokong Exotic Tenun Fest BI NTT

    • calendar_month Sab, 2 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Perhelatan  Exotic Tenun Fest (ETF) 2023 telah dihelat pada 26—27 Agustus 2023 bertema “Toward Green Economy : NTT’s exotism contributes globally Indonesia Pride“. Acara yang penuh inspirasi ini tidak hanya memamerkan kerajinan kain tenun NTT yang indah, tetapi juga menegaskan pergeseran menuju praktik berkelanjutan dan pemanfaatan sumber daya NTT yang belum […]

  • Komunitas Sao Berbagi Cerita Kelola Hutan Bambu Lestari

    Komunitas Sao Berbagi Cerita Kelola Hutan Bambu Lestari

    • calendar_month Sab, 24 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Loading

    Turetogo, Garda Indonesia | Sukses menerapkan metode hutan bambu lestari (HBL) di kebun bambu milik sao, Komunitas Adat Sao Neguwula menularkan pengetahuan dan pengalaman mereka tentang metode HBL saat temu wicara atau talkshow bertema “Bambu dulu, kini, dan yang akan datang” pada Minggu, 18 September 2022. Temu wicara tersebut dihelat di festival budaya bambu bertajuk […]

expand_less