Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang Pengendalian Karhutla

Empat Arahan Presiden Jokowi Tentang Pengendalian Karhutla

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
  • visibility 98
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo memberikan empat arahan mengenai pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Arahan tersebut disampaikan olehnya dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 6 Agustus 2019.

Di hadapan sejumlah kepala daerah dan perangkat kepolisian serta TNI dari berbagai wilayah, Kepala Negara terlebih dahulu mengingatkan kasus kebakaran hutan dan lahan yang terjadi pada 2015 dan tahun-tahun sebelumnya. Karhutla tersebut menimbulkan kerugian yang amat besar sehingga Presiden tak ingin hal itu kembali terjadi.

“Saya ingat kerugian saat itu mencapai Rp221 triliun di 2015 dengan lahan yang terbakar kurang lebih seingat saya 2,6 juta hektare. Oleh sebab itu, peristiwa itu jangan sampai terjadi lagi,” ujarnya.

Maka itu, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang meluas dan berdampak besar, Presiden memberikan sejumlah arahan kepada para peserta rakornas dan jajaran terkait.

Sebagai arahannya yang pertama, Kepala Negara meminta jajarannya untuk memprioritaskan pencegahan. Hal itu dilakukan dengan meningkatkan kegiatan patroli terpadu untuk melihat potensi munculnya titik panas di sejumlah wilayah dalam area pemantauan.

“Yang pertama, prioritaskan pencegahan melalui patroli terpadu, deteksi dini, sehingga kondisi harian di lapangan selalu termonitor, selalu terpantau,” kata Presiden.

Kedua, Presiden Joko Widodo menekankan kepada jajarannya, khususnya Badan Restorasi Gambut, untuk melakukan penataan pengelolaan ekosistem gambut secara berkelanjutan. Tujuan dari penataan ekosistem gambut tersebut selain untuk menata lingkungan juga untuk mengurangi kemungkinan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2019 yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa, 6 Agustus 2019.

“Kalau musim panas dicek benar dan harus dilakukan secara konsisten. Tinggi permukaan air tanah agar gambut tetap basah dijaga terus terutama di musim kering,” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Negara meminta jajarannya untuk segera tanggap apabila menemukan titik api kecil sebelum nantinya meluas dan membesar. Kepada jajaran terkait, ia mengingatkan agar tidak meremehkan adanya titik panas yang muncul di sejumlah wilayah.

“Yang ketiga, segera mungkin padamkan api kalau memang ada api. Jangan biarkan api itu membesar. Langkah-langkah water bombing yang kalau sudah terlanjur gede itu juga tidak mudah. Tapi memang harus tetap dilakukan kalau api sudah besar,” kata Presiden.

Adapun yang terakhir, terkait penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan, Presiden meminta agar hal tersebut dilakukan dengan tanpa kompromi.

“Saya lihat ini sudah berjalan cukup baik. Saya pantau, saya monitor, di lapangan dilakukan tanpa kompromi,” tandasnya.

Sumber berita (*/setpres.setneg.go.id)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    Kemen PUPR : Pentingnya Aspek Kebencanaan dalam Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Kam, 22 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Dua kejadian bencana gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat dan Palu, Sigi, Donggala, Sulawesi Tengah menjadi pengingat bahwa Indonesia merupakan negara dengan kerentanan tinggi terhadap bencana. Dalam upaya mengurangi dampak yang ditimbulkan akibat bencana, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat terus mensosialisasikan kepada Pemerintah Daerah agar aspek kebencanaan menjadi pertimbangan […]

  • “Jadilah Seperti Nabi Amos” Pindah Tugas 6 Staf CUKS Tasi Mane

    “Jadilah Seperti Nabi Amos” Pindah Tugas 6 Staf CUKS Tasi Mane

    • calendar_month Kam, 4 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Loading

    Betun | Credit Union Kasih Sejahtera Kantor Cabang (CUKS KC) Tasi Mane menghelat syukuran sekaligus pisah kenangan bersama 6 (enam) staf yang selama ini bertugas dan mengabdikan diri yang selanjutnya berpindah tugas. Keenam staf yang pindah tugas yakni, Jeremias Bana, bertugas di KC Kefa, Novianus Nahak bertugas di KC Betun, Yuvenalis Lan, KC Insana; Maria […]

  • Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita Oleh Prof. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D. (Sebuah Catatan Ringan Menyambut Belajar di Rumah) Pandemi penyakit virus korona sejak 2019 (Covid-19), Moga-moga segera bisa diatasi, mengharuskan banyak orang bekerja di/dari rumah. Termasuk jutaan pelajar kita di seluruh negeri ini. Mereka pun harus tinggal dan belajar di rumah. Dari hari ke hari. […]

  • ‘Meeting Kids Along The Street’ RC Kupang Central Berbagi Bahagia ke Anak-anak

    ‘Meeting Kids Along The Street’ RC Kupang Central Berbagi Bahagia ke Anak-anak

    • calendar_month Ming, 14 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Selama masa pandemik, banyak anak-anak terdampak secara signifikan oleh karena orang tuanya kehilangan pekerjaan ataupun hal lain yang mengganggu perekonomian keluarga maupun kebijakan sekolah online yang tidak bisa diikuti oleh sebagian anak-anak yang tinggal di kampung atau di pinggiran kota. Presiden Rotary Club Kupang Central, Ratna Pongkapadang menyampaikan bahwa kondisi tersebut […]

  • Kenaikan Kasus Omicron di Indonesia dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    Kenaikan Kasus Omicron di Indonesia dari Pelaku Perjalanan Luar Negeri

    • calendar_month Sel, 11 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hingga saat ini, penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron telah menyebar ke 150 negara di dunia, sebagian besar di antaranya menginfeksi berbagai negara maju hingga mencapai puncaknya dan lebih tinggi dari gelombang sebelumnya yaitu varian Delta. Di Indonesia, sebagian besar peningkatan kasus Covid-19 disebabkan oleh pelaku perjalanan luar negeri (PPLN). Demikian disampaikan […]

  • Peserta Famtrip India Kagum Keindahan Pariwisata Bali & Lombok

    Peserta Famtrip India Kagum Keindahan Pariwisata Bali & Lombok

    • calendar_month Ming, 10 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, Garda Indonesia | Kegiatan familiarization trip (fam trip) dengan tema ‘Bali and Beyond’ sukses membuat peserta yang terdiri dari jurnalis, travel blogger dan youtuber asal India merasakan dan belajar pengalaman baru akan keindahan alam, budaya dan masyarakat Bali dan Lombok. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenparekraf, Nia Niscaya pada Sabtu, 9 November 2019 mengatakan […]

expand_less