Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

Empat Rumah Sakit Jadi ‘Second Line’ Cegah Covid-19 di Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 16 Apr 2020
  • visibility 87
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Berdasar SK Gubernur NTT tentang rumah sakit second line kasus Covid-19, maka Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang melakukan koordinasi dengan 4 (empat) rumah sakit di Kota Kupang yang ditunjuk menjadi rumah sakit Second Line di antaranya RSUD S. K. Lerik, RS Bhayangkara Tingkat III Kupang, RS Tingkat III Wirasakti Kupang dan RS Siloam Kupang.

Wakil Wali (Wawali) Kota Kupang, dr. Hermanus Man ketika melakukan koordinasi dengan para Direktur RS Se-Kota Kupang, pada Rabu, 15 April 2020 menyampaikan koordinasi ini perlu dilakukan untuk membahas langkah-langkah penanganan pasien Covid-19 di rumah sakit penyanggah dan rumah sakit rujukan yang ada di Kota Kupang.

“Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya penanganan ini, di antaranya adalah alur penanganan penderita,” ujar dr. Herman Man.

Wakil Wali Kota Kupang menegaskan agar semua temuan kasus Covid 19 di Kota Kupang baik oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), rumah sakit Second Line maupun Non Second Line harus dibawa ke Klinik Covid-19 di RSUD S. K. Lerik. Saat ini, RSUD S. K. Lerik memiliki delapan tempat tidur untuk ruang isolasi dan dalam waktu dekat akan bertambah menjadi 20 tempat tidur.

“Jika nantinya ruang isolasi tersebut penuh, pihak RSUD S. K. Lerik wajib melapor ke Posko (Dinas Kesehatan Kota Kupang) untuk mengalihkan pasien ke RS Second Line lainnya. RS Second Line sendiri hanya bisa menangani pasien yang masih dalam kategori ODP, PDP ringan dan sedang. Jika sudah masuk kategori PDP berat harus dirujuk ke RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang,” terang dr. Herman Man.

Diakuinya, dalam penanganan Covid-19 ini bukan tidak mungkin ada juga pasien yang memeriksakan diri di Runah Sakit Non Second Line. Pihak Rumah Sakit bisa menangani pasien tersebut dan klaim pembayarannya bisa diajukan ke BPJS setelah ada notifikasi dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kupang. “Penanganan lebih lanjut harus dilakukan di RS Second Line, karena jika pasien harus dirujuk, RS rujukan hanya menerima pasien dari RS Second Line,” bebernya.

Wawali Kota Kupang menambahkan, karena kebijakan ini ada kaitannya dengan penggunaan APBD, maka prioritas utama mereka tentunya adalah Warga Kota Kupang yang dibuktikan dengan KTP atau KK, atau orang yang sedang berkunjung ke Kota Kupang yang dibuktikan dengan surat jalan atau surat tugas. Namun dia menegaskan jangan sampai urusan administrasi menghambat pelayanan terhadap pasien.

Dalam waktu dekat Pemkot Kupang akan menandatangani nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan empat rumah sakit tersebut terkait upaya penanganan Covid-19 ini. Selain tentang alur penanganan penderita, pertemuan tersebut juga membahas soal pengadaan Alat Perlindungan Diri (APD) bagi para tenaga medis di rumah sakit second line.

Selain meminta bantuan pemerintah pusat lewat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT, Pemkot Kupang juga telah mengalokasikan APBD untuk kebutuhan tersebut. Selain untuk APD, Pemkot Kupang juga telah mengalokasikan anggaran untuk operasional para tenaga medis yang khusus menangani pasien Covid-19.

Disamping itu, saat ini Pemkot Kupang juga sedang melakukan koordinasi dan negosiasi dengan sejumlah hotel yang akan menjadi tempat istirahat bagi para tenaga medis selama menangani pasien Covid-19 dengan standar minimal harus hotel bintang tiga.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kupang, dr Fauzi Lukman Nurdiansyah, M.M. yang turut hadir dalam koordinasi tersebut menyampaikan BPJS siap menerima klaim rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19 selama orang tersebut memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK). Namun dia mengapresiasi kebijakan Pemkot Kupang yang melakukan koordinasi seperti ini sehingga nantinya tidak terjadi double claim dari pihak rumah sakit, karena sudah dapat dukungan juga baik dari APBN maupun APBD.

Selain pimpinan dari empat rumah sakit second line, ikut juga dalam pertemuan tersebut sejumlah pimpinan rumah sakit yang ada di Kota Kupang. Turut hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Kota Kupang, Drs. Yos Rera Beka dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati, M.Kes. beserta jajarannya. (*)

Sumber berita (*/PKP_ans)
Editor dan foto utama (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelistrikan Sumatra Barat Pulih 100 Persen Usai Agam Menyala

    Kelistrikan Sumatra Barat Pulih 100 Persen Usai Agam Menyala

    • calendar_month Sab, 6 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Loading

    Gubernur Sumatra Barat, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan apresiasi atas langkah cepat PLN dan kolaborasi lintas sektor dalam pemulihan kelistrikan di berbagai wilayah terdampak bencana.   Agam | PLN (Persero) berhasil memulihkan sistem kelistrikan Sumatra Barat pascabencana banjir dan tanah longsor yang terjadi akhir November 2025. Berkat kerja keras tim di lapangan, listrik wilayah Sumatra Barat pulih […]

  • Deputi BI NTT: Layanan Digital Bank NTT Tidak Dibekukan

    Deputi BI NTT: Layanan Digital Bank NTT Tidak Dibekukan

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Beredar informasi berupa pemberitaan di beberapa media online mengenai pembekuan terhadap aplikasi mobile banking Bank NTT yakni Bpung Mobile dan aplikasi lainnya. Terkait kondisi tersebut, Deputi Bank Indonesia Perwakilan NTT, Daniel Agus Prasetyo, kepada media pada Senin, 16 Januari 2023; menegaskan bahwa kondisi tidak seperti itu. “Nasabah tidak perlu kuatir dan […]

  • Percepat Penanganan Pasca gempa M7,2, BNPB Kerahkan Sumber Daya

    Percepat Penanganan Pasca gempa M7,2, BNPB Kerahkan Sumber Daya

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan sumber daya, baik personel dan bantuan logistik, untuk percepatan penanganan pasca gempa bumi M 7,2 di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Baca juga:  http://gardaindonesia.id/2019/07/17/enam-orang-meninggal-dunia-pasca-gempa-bumi-di-halmahera-selatan/ Plh. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, menyampaikan pada Kamis pagi, 18 Juli 2018, Kepala BNPB Doni Monardo menuju ke Ternate […]

  • “Kurang 12 Jam” Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Padam di Bali

    “Kurang 12 Jam” Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Padam di Bali

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Loading

    Menurut Gubernur Koster, ratusan personel PLN telah berjuang keras di lapangan untuk menghadirkan kembali keandalan listrik di Bali.   Denpasar | Gubernur Bali, I Wayan Koster mengapresiasi gerak cepat PLN mengatasi gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Bali pada Jumat, 2 Mei 2025. Sejak awal terjadinya gangguan, dirinya menjelaskan bahwa PLN langsung menindaklanjuti dengan menghelat […]

  • Atensi PNK, Oesapa Barat Terima Mesin Pencacah Sampah Plastik Tenaga Surya

    Atensi PNK, Oesapa Barat Terima Mesin Pencacah Sampah Plastik Tenaga Surya

    • calendar_month Rab, 27 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 227
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Penataan Taman Muara Abu di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima lebih dikembangkan pemerintah pada tahun 2023. Bahkan Politeknik Negeri Kupang (PNK) melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) dengan program pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang bersumber dari dana Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, memberikan bantuan kepada masyarakat berupa […]

  • ‘Mobil Listrik PLN BLITS’ Keliling Indonesia-Isi Ulang Baterai Pake SPLU

    ‘Mobil Listrik PLN BLITS’ Keliling Indonesia-Isi Ulang Baterai Pake SPLU

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | BLITS dan Kasuari, mobil listrik buatan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dan Universitas Budi Luhur, tiba di PLN UID Jakarta Raya pada Jumat pagi (9/11/18) untuk melakukan pengisian baterai dengan SPLU (Stasiun Pengisian Listrik Umum). Kedua mobil ini sedang dalam masa pengujian dengan melakukan perjalanan keliling nusantara berjudul “PLN BLITS Explore […]

expand_less