Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Era Normal Baru, Pemkot Kupang Tutup Lagi Sejumlah Pusat Keramaian

Era Normal Baru, Pemkot Kupang Tutup Lagi Sejumlah Pusat Keramaian

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 16 Jul 2020
  • visibility 151
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Sejumlah pusat keramaian di Kota Kupang kembali ditutup. Kebijakan penutupan ini dalam rangka mencegah penyebaran virus corona yang masih terus mengancam di masa normal baru. Wakil Wali Kota Kupang, dr. Hermanus Man turun langsung untuk mengimbau masyarakat di sejumlah lokasi, pada Rabu malam, 15 Juli 2020 pukul 21.00 WITA.

Aksi ini menindaklanjuti hasil rapat yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Kupang pada siang harinya tentang rencana penutupan dan pemadaman lampu serta wifi di taman terbuka dimulai Rabu, 15 Juli 2020 diikuti dengan penutupan tempat hiburan malam

dr. Herman Man yang didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Drs.Yoseph Rera Beka, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang, Yanuar Dally S.H., M.Si. Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Kupang, Dra. Thruice Balina Oey, M.Si. Kepala Dinas Perhubungan Kota Kupang, Bernadinus Mere, AP., M.Si. Plt. Kasat Pol PP, Daniel Zacharias, S.Sos., M.Si. serta Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Kecamatan Kelapa Lima, Richardo Therik yang turut mengawali pemantauan sekaligus memberikan imbauan kepada warga di lokasi Bundaran Tirosa (Bundaran PU) Kota Kupang.

Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man saat berkoordinasi dengan aparat keamanan di lokasi pusat keramaian di Kota Kupang

Kepada warga, dr. Herman Man mengimbau untuk tidak melaksanakan kegiatan berkumpul dan berjualan pada tempat keramaian untuk sementara waktu, sambil menunggu petunjuk lebih lanjut dari Pemerintah Kota Kupang. Imbauan ini menurutnya dilakukan dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19 di masa normal baru.

Selain Bundaran Tirosa, rencana penutupan berlaku juga di pusat keramaian lainnya yang mereka pantau yakni Taman Tagepe di wilayah Kelurahan Kelapa Lima dan Taman Ina Boi yang bertempat di Kelurahan Pasir Panjang.

Dokter Herman Man menjelaskan bahwa imbauan yang disampaikan dalam pemantauan ini merupakan bentuk pendekatan komunikasi persuasif dari Pemkot Kupang kepada seluruh warga Kota Kupang yang melakukan aktivitas di pusat keramaian, yang berpotensi memicu penyebaran virus corona. “Kebijakan ini demi keselamatan dan keamanan bersama seluruh warga Kota Kupang terutama dalam mencegah penyebaran virus corona di masa new normal, “ pungkasnya.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_nis/rdp/ans)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • 107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

    107 Tahun Melayani, Urai Sejarah Gereja Protestan Polycarpus Atambua

    • calendar_month Sab, 3 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua, Garda Indonesia | Jemaat GMIT Polycarpus Atambua merupakan satu jemaat Protestan tertua di Kota Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia melayani sejak pemerintah Belanda memindahkan pusat administrasi sipil dan militer dari Atapupu. Jemaat GMIT Polycarpus berjumlah 4.277 jiwa yang menetap di hampir semua sudut kota Atambua. Perjalanan pelayanan GMIT Polycarpus Atambua, […]

  • Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    Demi Ekonomi Masyarakat, Tokoh Adat Poco Leok Dukung PLTP Ulumbu

    • calendar_month Sel, 6 Jun 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng, Garda Indonesia | Kelompok tua adat masyarakat Gendang Rebak-Poco Leok, Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung pengembangan PLTP Ulumbu demi memajukan perekonomian masyarakat setempat. Narsisius selaku anak dari “Tua Gendang” kampung Rebak, Desa Lungar, Kecamatan Satarmese, merasa yakin, bahwa dengan pengembangan PLTP Ulumbu di wilayah Poco Leok, putra daerah khususnya asal Poco Leok bisa […]

  • Sambut Hari Bhakti Adyaksa ke–61, Kejari Atambua Helat Aksi Sosial

    Sambut Hari Bhakti Adyaksa ke–61, Kejari Atambua Helat Aksi Sosial

    • calendar_month Kam, 15 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Menyambut Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke–61 pada 22 Juli 2021, Kejaksaan Negeri Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat aksi sosial vaksinasi massal bagi warga masyarakat Kelurahan Fatukbot (Kecamatan Atambua Selatan) di Kompleks Kejaksaan Negeri Atambua pada Kamis, 15 Juli 2021. Demikian, diutarakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Atambua, Alfons […]

  • Hingga Tahun 2020, Tercatat 72 Bahasa Daerah di Provinsi NTT

    Hingga Tahun 2020, Tercatat 72 Bahasa Daerah di Provinsi NTT

    • calendar_month Kam, 28 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kantor Bahasa Nusa Tenggara Timur adalah Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Menjalankan tugas dan fungsi pelindungan, pengembangan, dan pembinaan bahasa. Dalam fungsinya untuk pengembangan, pembinaan, pelindungan terhadap bahasa dan sastra yakni bahasa daerah, Kantor Bahasa Provinsi NTT terus melakukan pembaharuan terhadap khazanah […]

  • Pelanggan PLN di Bali Bakal Dapat ‘Kompensasi Blackout’ 2 Mei

    Pelanggan PLN di Bali Bakal Dapat ‘Kompensasi Blackout’ 2 Mei

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Pemberian kompensasi diperkirakan bakal berjalan 1—2 bulan pasca-kejadian blackout melalui tagihan bagi pengguna pascabayar atau token bagi pengguna prabayar.   Denpasar | PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali akan memberikan kompensasi akibat terputus jaringan kelistrikan atau blackout yang terjadi pada Jumat, 2 Mei 2025 lalu. Dilansir dari tirto.id, Senior Manager PLN UID Bali, Putu Eka […]

  • Tokoh Perempuan asal Papua Tak Sangka Masuk dalam Bursa Calon Menteri

    Tokoh Perempuan asal Papua Tak Sangka Masuk dalam Bursa Calon Menteri

    • calendar_month Sen, 2 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tokoh perempuan asal Papua, Theresia Lusianak sontak kaget lantaran namanya tiba-tiba muncul dalam deretan calon menteri kabinet Jilid II Jokowi-Ma’ruf. “Terus terang saya tidak menyangka kalau nama saya akan ada dalam deretan nama calon menteri Kabinet pak Jokowi-Ma’ruf,” kata Theresia Lusianak dalam acara Konferensi Pers di Cafe Kopijadi, Tebet, Jakarta, pada […]

expand_less