Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Fakultas Hukum Undana Perkuat Jejaring Gereja Pulihkan Perempuan Anak Korban Kekerasan dan TPPO

Fakultas Hukum Undana Perkuat Jejaring Gereja Pulihkan Perempuan Anak Korban Kekerasan dan TPPO

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 12 Okt 2025
  • visibility 454
  • comment 0 komentar

Loading

Langkah nyata ini dikemas dalam skema pengabdian kepada masyarakat (PkM) guna menjembatani kebutuhan masyarakat dengan sumber daya pemerintah yang diinisiasi oleh Dosen FH Undana, Dr. Juliana Susantje Ndolu, S.H., M.Hum.

 

Kupang | Fakultas Hukum Undana bekerja sama dengan Rumah Harapan Gemainti, mempertebal penguatan perlindungan kepada korban kekerasan terhadap perempuan, anak, dan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Langkah nyata ini dikemas dalam skema pengabdian kepada masyarakat (PkM) guna menjembatani kebutuhan masyarakat dengan sumber daya pemerintah.

Bertema “Membangun Jejaring Kerjasama Antara Penyedia Layanan Berbasis Komunitas Gereja dengan Pemerintah Kabupaten Kupang dalam Rangka Pendampingan dan Pemulihan Anak dan Perempuan Korban Kekerasan”, PkM ini dihelat di dua tempat berbeda pada Senin, 29 September 2025 di Gereja Jemaat Ora Et Labora Antonifui, Klasis Kupang Barat dan Selasa, 30 September 2025 bertempat di Gereja Imanuel- Tofa, Klasis Amarasi Barat.

PkM yang menyasar kelompok rentan ini diinisiasi oleh Dosen FH Undana, Dr. Juliana Susantje Ndolu, S.H., M.Hum. dan didukung perwakilan Rumah Harapan Gemainti Ester Mantaon, Decky Faaf, Nafsiah Waang, perwakilan Puskesmas Kecamatan Kupang Barat dan Amarasi Baris serta Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Kupang, para pendeta dan Presbiter yang tergabung dalam Tim Kerja Pencegahan dan Penanganan Tindaka Kekerasan Teradap Perempuan dan Anak Berbasi Jemaat.

PKM ini dibuka secara resmi oleh Helsina Fransiska Pello, S.H., M.Hum. dosen Fakultas Hukum Undana. Pada sambutannya, ia menekankan gereja sebagai institusi yang paling dekat dengan masyarakat harus menjadi mitra utama pemerintah dalam mendeteksi dan merespons kasus kekerasan. “Peran gereja bukan hanya sebatas spiritual, melainkan juga harus menjadi gardu terdepan dalam penyelamatan kemanusiaan. Jejaring ini akan memastikan perempuan dan anak korban di Klasis Kupang Barat dan Klasis Amarasi Barat dapat mengakses bantuan hukum, kesehatan, dan pemulihan psikologis,” tegas Helsina Fransiska Pello di hadapan para peserta.

Pose bersama usai sesi dialog

Materi terpadu dari pemerintah

Sebanyak 70 orang dari satuan kerja pencegahan dan penanganan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak yang berasal dari sepuluh jemaat Klasis Kupang Barat dan Amarasi Barat hadir dalam kegiatan ini. Mereka terdiri dari Pendeta, Majelis Jemaat, Tokoh Perempuan Gereja, Pengajar Katekesaasi

Bertindak sebagai narasumber, Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (PPA) Kabupaten Kupang diwakili oleh Kepala UPTD PPA Kab.Kupang Naisanu Paskalis Amtiran, S.H. Ia menyampaikan materi tentang pentingnya sinergi dan memperkuat kapasitas tim kerja dalam manajemen kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak serta TPPO dalam rangka tindakan pemulihan korban.

Sesi ini dimoderatori oleh Dosen FH Undana Dr. Juliana S.Ndolu, SH, M.Hum.

Sementara, perwakilan Puskesmas Kupang Barat, Lusia Dalong dan Puskesmas Amarasi Barat, Dian Nurhaeni memaparkan materi mengenai penanganan medis dan first aid psikologis bagi korban kekerasan. Penekanan diberikan pada pentingnya visum sebagai alat bukti hukum dan layanan konseling awal yang disediakan oleh puskesmas serta peran puskesmas dalam upaya pencegahan dan pemulihan kekerasan erhadap perempuan dan anak serta TPPO.

Kolaborasi antara FH Undana, Pemerintah Kabupaten Kupang, dan Komunitas gereja diharapkan dapat menciptakan sistem perlindungan yang kuat dan holistik, dalam rangka pemulihan bagi anak dan perempuan korban kekerasan.(*)

Sumber (*/tim FH Undana)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Indonesia Lakukan Tes Cepat dan Siapkan 2 Juta Obat Covid-19

    Pemerintah Indonesia Lakukan Tes Cepat dan Siapkan 2 Juta Obat Covid-19

    • calendar_month Jum, 20 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dari hari ke hari pemerintah terus melakukan langkah-langkah cepat dalam menangani penyebaran pandemi Covid-19 yang telah melanda lebih dari 180 negara di dunia. Langkah tersebut antara lain dengan dilakukannya tes cepat atau rapid test sebagai upaya untuk mendeteksi secara dini apakah seseorang terpapar virus korona penyebab Covid-19. “Hari ini pemerintah telah […]

  • “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Kupang pada 26 Juli—2 Agustus 2021, maka PLN UP3 Kupang menghelat kegiatan ANTI PADAM (Andal-Optimal-Tanpa-Padam) yang ditangani oleh Tim Khusus Pekerjaan dalam Keadaan Bertenggangan (PDKB) UP3 Kupang yang berlokasi di Kota Kupang dan dilakukan di 2 (dua) lokasi yakni Penyulang […]

  • Dirjen Perhubungan Udara Evaluasi Petunjuk Operasional Boeing 737 8Max

    Dirjen Perhubungan Udara Evaluasi Petunjuk Operasional Boeing 737 8Max

    • calendar_month Jum, 9 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 98
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, M.Pramintohadi Sukarno mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi dari Boeing Co. tentang telah diterbitkannya Flight Crew Operating Manual Bulletin (FCOM). FCOM ini berisi tindakan yang harus dilakukan oleh penerbang saat mengalami kondisi tertentu yang diduga disebabkan adanya erroneous input pada Angle of Attack Censor. Di dalam FCOM, […]

  • KPU NTT Tetapkan Kursi & Calon Terpilih Anggota DPRD NTT Tahun 2024

    KPU NTT Tetapkan Kursi & Calon Terpilih Anggota DPRD NTT Tahun 2024

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 73
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Komisi Pemilihan Umum Nusa Tenggara Timur (KPU NTT) telah melakukan tahapan pemilihan umum (Pemilu) sejak Juni 2024 (sebagai tahapan awal) hingga pada 2 Mei 2024 sebagai tahapan terakhir berupa penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota dewan perwakilan rakyat daerah provinsi Nusa Tenggara Timur dalam Pemilu 2024. Adapun rapat pleno dibuka oleh Ketua KPU […]

  • PLN UIP Nusra dan Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Bernilai

    PLN UIP Nusra dan Komunitas GELISAH Ubah Sampah Plastik Jadi Bernilai

    • calendar_month Sen, 29 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Pada dua bulan terakhir, komunitas GELISAH telah mengolah 105 kilogram sampah tutup botol plastik menjadi 25 produk asbak yang seluruhnya sudah terjual. Untuk membuat satu asbak dibutuhkan sekitar 100 gram plastik.   Mataram | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) bersama komunitas Gerakan Lingkungan Sampah Nihil (GELISAH) memperkuat inisiatif peduli lingkungan melalui […]

  • Waspada! Angin Kencang Landa Wilayah NTT pada 12—14 Agustus 2021

    Waspada! Angin Kencang Landa Wilayah NTT pada 12—14 Agustus 2021

    • calendar_month Kam, 12 Agu 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada rentang waktu tanggal 12—14 Agustus 2021, yang dapat menimbulkan angin kencang di beberapa wilayah seperti di Pulau Timor, Sabu Raijua, Alor, Rote Ndao, dan Pulau Sumba. Sesuai dengan peringatan dini cuaca wilayah NTT yang diterima Garda Indonesia pada Kamis, […]

expand_less