Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » ‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

‘Field Trip HITPI’, Wadah Studi Komparasi Lahan Kering Potensial di NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 7 Nov 2019
  • visibility 95
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Para ilmuwan yang tergabung dalam Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) melaksanakan kegiatan kunjungan lapangan atau Field Trip ke 3 (tiga) lokasi berbeda sebagai rangkaian dari Join Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3 pada tanggal 5—6 November 2019 di Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2019/11/05/hut-ke-56-fapet-undana-helat-join-seminar-nasional-dan-kongres-hitpi/

3 (tiga) lokasi yang dituju oleh para ilmuwan HITPI yakni kunjungan pertama ke Kelompok Peternak Penggemukan Sapi berbasis lamtoro dan produksi benih lamtoro teramba di Camplong II; kunjungan kedua ke kelompok tani/ternak Kaifo Ingu di Babau yang sedang melaksanakan Program Kemitraan Wilayah (PKW) dengan tema ‘Membangun Model Agroeduwisata di Kabupaten Kupang’ yang didanai DPRM DIKTI dan Pemda Kabupaten Kupang; dan kunjungan ketiga ke Yayasan Williams dan Laura di Tilong, Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang.

Ilmuwan HITPI saat meninggalkan lokasi pengelolaan lahan kering di Air Bauk Baubau Kabupaten Kupang

Menggunakan 3 (tiga) unit bus pada Rabu, 6 November 2019, para ilmuwan dari HITPI bertolak dari Hotel Neo Aston menuju ke lokasi pertama pada pukul 08.30 WITA. Tiba pada pukul 09.30 WITA, para ilmuwan meninjau lokasi Kelompok Peternak/Tani Setetes Madu binaan dari UPT Pembibitan Ternak dan Produksi Pakan Ternak Provinsi NTT.

Di lokasi ini, para ilmuwan melihat langsung proses pembibitan dan pembudidayaan lamtoro sebagai bahan tumbuhan pakan ternak sapi di lahan kering berbatu seluas 50 ha dengan sumber air dari sumur bor sedalam 83 meter yang digunakan oleh Kelompok Peternak/Tani Setetes Madu.

Pembibitan dan pembudidayaan lamtoro teramba oleh Kelompok Tani/Ternak Setetes Madu di Camplong II Kabupaten Kupang

Kemudian Ilmuwan HITPI meninggalkan lokasi pertama pada pukul 10.54 WITA menuju ke lokasi kedua di lahan kering tadahan hujan seluas 5 hektar di Air Bauk, Desa Babau yang telah berjalan sejak tahun 1986 yang dikelola oleh Kelompok Kaifo Ingu dengan pendampingan oleh Prof.Dr. Erna Hartati dari Fakultas Peternakan Undana Kupang pada tahun 2018; menggunakan teknologi hemat air dengan sumber mata air dari sumur bor ini mengelola lahan kering untuk menanam jagung, sorgum, padi, pepaya (hortikultura dan pohon buah); peternakan, dan Hijauan Pakan Ternak.

Usai bertemu pengelola Lahan Kering yang dikelola oleh Kelompok Kaifo Ingu, ilmuwan HITPI melanjutkan kunjungan lapangan ke Yayasan Williams dan Laura di Tilong pada pukul 13.10 WITA. Tiba di lokasi pada pukul 14.15 WITA, rombongan ilmuwan HITPI disambut oleh pengelola yayasan yakni salah satu dosen Fapet Undana.

Ketua Panitia Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3, Dr. Marthen Mullik dari Fakultas Peternakan Undana Kupang

Di lokasi lahan kering tersebut terdapat sumur bor sedalam 84 meter dan terdapat peternakan sapi, babi, kambing dan ayam. Usai menikmati makan siang bersama, rombongan ilmuwan HITPI menelusuri private property milik anggota DPR RI, Charles Mesang.

Yayasan Williams dan Laura mengemban misi sosial untuk berbagi ketrampilan dan pengetahuan dengan masyarakat sekitar dan mahasiswa.

Dr. Marthen Mullik, Ketua Panitia Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3 mengatakan bahwa kegiatan Field Trip ini dilakukan agar para ilmuwan HITPI dapat melihat langsung lahan kering di NTT yang merupakan lahan marginal. “Kami sengaja membawa ilmuwan HITPI agar melihat bahwa di lahan tandus berbatu, masyarakat NTT dapat tetap bertahan dan dapat mengelola lahan kering menjadi lahan potensial,” beber Dr. Marthen.

Selain itu, “Agar para ilmuwan HITPI dapat melihat langsung cara masyarakat mengelola lahan kering dan cara mengembangkan ternak sapi di lahan kering,” tandas Ketua Panitia Seminar Nasional dan Kongres HITPI ke-3 Tahun 2019 kepada Garda Indonesia.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    Nuansa Damai dan Pujian pada Allah Warnai Natal Oikumene UPG 1945 NTT

    • calendar_month Sen, 23 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Perayaan Natal Oikumene Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT mengusung tema ‘Hiduplah Sebagai Sahabat bagi Semua Orang’ dan sub tema ‘Melalui Natal Fakultas Hukum Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Kita Merajut Tali Persahabatan dengan Sesama’. Hadir Ketua YPLP UPG 1945 NTT, Samuel Haning, S.H., M.H., Rektor UPG 45 NTT, […]

  • Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

    Rencana Berkantor Gubernur VBL di Hutan Adat Besipa’e, Ini Reaksi Amaf Pa’e

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Besiapa’e-T.T.S, Garda Indonesia | Warga Desa Adat Besipa’e siap menyambut kedatangan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), yang menurut rencana akan berkantor di Hutan Adat Besipa’e pada Rabu, 20 Mei 2020. Demikian penegasan Niko Mana’o selaku Amaf dari Desa Pa’e saat dihubungi melalui telepon konferensi bersama Pendamping Desa Adat Besipa’e, Sherly Asbanu pada Sabtu, 16 […]

  • Anak Yatim Piatu Sumba Timur Gapai Kasih Natal 2025 dari PLN

    Anak Yatim Piatu Sumba Timur Gapai Kasih Natal 2025 dari PLN

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Loading

    Nike, pengasuh dari Panti Asuhan Kristen Prailiu, menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian yang diberikan PLN.   Sumba Timur | Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, semangat kepedulian menyelimuti insan PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sumba bersama unit kerja lainnya (PLN UP2K Sumba, ULPL Waingapu, dan ULP Sumba Timur) dalam kegiatan […]

  • Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

    Bank NTT Gagas Desa Wisata Berbasis Digital di Pulau Koja Doi

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Koja Doi-Sikka, Garda Indonesia | Desa Koja Doi di Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat sentuhan dan intervensi program dari Bank NTT. Pulau yang berpenghuni 1.543 jiwa (468 kepala keluarga) dan dikenal dengan wisata Batu Purba dan Jembatan Batu tersebut telah menyiapkan diri menjadi Desa Wisata Berbasis Digital. Bank NTT […]

  • Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

    Kopdit Pintu Air Pecut Semangat Insan Koperasi di Kutai Timur

    • calendar_month Kam, 24 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Sangatta, Garda Indonesia | Filosofi ‘kau susah aku bantu, dan aku susah kau bantu” adalah  dasar pijak koperasi kredit yang mengharuskan semua warga “orang miskin” bisa terlibat saling membantu, bergotong-royong, bahu membahu untuk meningkatkan ekonomi keluarga dengan pola simpan pinjam. Koperasi kredit, sejatinya adalah jembatan emas untuk hidup sejahtera asal anggotanya memahami sungguh cara berkoperasi […]

  • Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    Stok Bio Solar Menipis di Pulau Timor, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • account_circle Tim Pertamina Patra Niaga
    • visibility 523
    • 0Komentar

    Loading

    Merespons informasi yang beredar pada Minggu, 17 November terkait kesulitan masyarakat memperoleh BBM jenis Biosolar di sejumlah lembaga penyalur di Pulau Timor, Ahad Rahedi memberikan penjelasan.   Kupang | Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara (Jatimbalinus) memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah Jatimbalinus berjalan sesuai dengan kuota yang […]

expand_less