Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
  • visibility 110
  • comment 0 komentar

Loading

Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Apa yang kita kerjakan saat ini akan menjadi fondasi atau dasar pijakan kebijakan masa depan sehingga kita mampu menatap masa depan dengan tidak lagi menjadi bagian dalam sejarah membuat provinsi ini menjadi miskin. Akan tetapi kita bangga saat tidak menjabat lagi nanti, kita akan melihat bahwa kita meletakan dasar pembangunan menatap masa depan, dengan kebanggaan yang luar biasa,” tekan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL)

Penekanan Gubernur VBL tersebut disampaikannya pada acara penandatanganan memory of understanding (MoU) antara PT. Bank Pembangunan Daerah NTT dengan PT. Digital Pemerintah Indonesia tentang pemanfaatan pelayanan perbankan Bank NTT melalui layanan platform digital Pemprov NTT yang dihadiri Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Marisi Parulian di Sulamada Resort, Labuan Bajo, pada Jumat, 8 Oktober 2021.

Dalam sambutannya Gubernur VBL menyampaikan harapannya agar melalui pinjaman daerah, infrastruktur dapat dibangun sehingga perekonomian daerah dapat bergerak ke arah yang lebih baik.

“Dengan ditandatanganinya kesepakatan para bupati untuk melakukan pinjaman daerah, maka dapat dipastikan bahwa seluruh infrastruktur yang dulu pembangunannya menjadi kendala saat ini akan dibangun dengan baik. Stimulus ekonomi dengan terbangunnya infrastruktur tersebut dapat bergerak ke arah yang lebih baik,” ujar Gubernur VBL.

Gubernur VBL juga menitipkan pesan kepada Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri agar aturan mengenai pinjaman daerah dapat direvisi karena sudah ketinggalan zaman.

“Kami telah mengusulkan lewat Menteri Keuangan dan nanti akan disampaikan kepada Mendagri bahwa ada hal yang menarik. Tapi selama ini tidak diperhatikan oleh pemerintah daerah yaitu aset tanah pemda baik pemkab maupun pemprov harus bekerja sama dengan pihak ketiga lalu pihak ketiga tersebut melakukan pinjaman ke bank untuk membangun kepentingan perusahaannya. Akan tetapi setelah itu, pemerintah daerah sendiri tidak boleh meminjam di bank secara langsung dengan jaminkan asetnya itu. Sehingga saya berpikir ini merupakan aturan yang memberatkan atau sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman sehingga perlu dilakukan penyesuaian,” urai VBL.

Karena itu, imbuh VBL, lewat ibu direktur kami menitipkan agar aturan tersebut direvisi kembali sehingga ke depannya pemerintah daerah lewat BUMD-nya mampu bekerja sama dengan seluruh aset-aset pemerintah daerah untuk melakukan pinjaman daerah agar BUMD ikut berperan dalam pembangunan-pembangunan daerah di mana pun itu berada.

Gubernur VBL pun menyampaikan terima kasih kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri keuangan beserta seluruh jajaran karena terus mendampingi dan memberikan pemahaman kepada NTT mengenai pinjaman daerah.

“Kami berterima kasih karna Kementerian Dalam Negeri yang telah mendukung NTT melalui pinjaman-pinjaman daerah. Karena lewat pinjaman daerah ini sekitar 900 km jalan provinsi telah dapat dikerjakan. Dan saya juga berterima kasih kepada Mendagri dan Menteri Keuangan beserta seluruh jajarannya yang terus mendampingi kami untuk memberikan pemahaman kepada NTT supaya berpikir lebih maju,” ucap Gubernur VBL.

Gubernur VBL juga berterima kasih kepada Bank NTT karena dinilai telah bekerja dengan luar biasa sehingga Bank NTT mendapat predikat Bank dengan kesehatan tingkat dua yang belum pernah diraih oleh Bank NTT selama ini. “Saya berterima kasih kepada Bank NTT yang telah bekerja dengan luar biasa. Karena sudah sejak berdirinya Bank NTT belum pernah menyandang predikat Bank dengan kesehatan tingkat dua yang artinya bank ini dikerjakan dengan profesional yang baik,” ucapnya.

Jika hal tersebut terus dipertahankan, tandas Gubernur VBL, maka tahun 2023 Bank NTT dapat menjadi Bank Devisa. Jika hal tersebut dapat terpenuhi, maka tahun 2025 Bank NTT dapat Go Publik. Apabila hal tersebut dapat terpenuhi maka pesannya bahwa Bank NTT dipercaya oleh publik. Pekerjaan-pekerjaan dengan pinjaman daerah lewat pinjaman BPD adalah salah satu cara untuk membangun daerah ini dan juga membangun bank ini menjadi bank yang kuat dan solid sehingga ke depan dapat menjadi bank publik.

Sementara itu, Direktur Fasilitasi Dana Perimbangan dan Pinjaman Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Marisi Parulian menyampaikan bahwa pinjaman daerah berguna untuk membiayai program-program prioritas untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi serta untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat, maka diperlukan pembiayaan yang cukup besar untuk membiayai program-program prioritas antara lain melalui pinjaman daerah,” ucap Marisi. (*)

Sumber dan foto (*/Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT)

Editor (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    Bupati/Wabup Sabu Raijua & Lembata Dilantik di Masa Pandemi ke Endemi

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Drs. Nikodemus Rihi Heke, M.Si. dan Yohanis Uly Kale, A.Md sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua periode 2021—2024 dan Dr. Thomas Ola Langoday, S.E. M.Si. dilantik sebagai Bupati Lembata sisa masa jabatan periode 2017—2022, oleh Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat mewakili Presiden RI Joko Widodo pada Kamis pagi, 16 September […]

  • Dandrem 161/WS Bantah Pemutarbalikan Fakta Perbatasan Timor Leste

    Dandrem 161/WS Bantah Pemutarbalikan Fakta Perbatasan Timor Leste

    • calendar_month Sab, 8 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Anggota Komisi 8 Parlemen Nasional bidang Pertahanan dan Kerjasama Luar Negeri, David Diaz Ximenes menyatakan bahwa warga Desa Manusasi , Kecamatan Miomaffo Barat, Kab. Kefamenanu – Indonesia, diduga telah melakukan pelanggaran perbatasan di wilayah Timor Leste, dikarenakan tanah tersebut subur direbut oleh warga. Dilansir dalam media Timor Leste,Kamis/ 7 September 2018, dikatakan, […]

  • Grand Final Putri Pariwisata NTT 2019–Perempuan Harus Aktif Promosi Pariwisata

    Grand Final Putri Pariwisata NTT 2019–Perempuan Harus Aktif Promosi Pariwisata

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kaum perempuan perlu terus mendayagunakan potensi serta sumber daya untuk turut mempromosikan dan mengembangkan pariwisata. Harus bangkit dan berprestasi. Bukan hanya cantik dan menarik melainkan harus punya intetektual tingggi, kecerdasan emosional serta spiritual dan sikap dan perilaku yang baik Hal tersebut dikatakan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat melalui sambutannya yang disampaikan […]

  • PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    PIPEBI Peduli Korban Badai Seroja di Desa Tuapukan & Pukdale Kab Kupang

    • calendar_month Ming, 25 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Persatuan Istri Pegawai Bank Indonesia (PIPEBI) menggalang donasi dan memberikan bantuan berupa beras, minyak goreng, telur, mie instan dan gula pasir kepada korban bencana Badai Seroja di Desa Tuapukan dan Pukdale, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 23 April 2021. PIPEBI Peduli Bencana Alam NTT terlaksana atas […]

  • Pertamina Kick Off UMK Academy Jatimbalinus, 288 Mitra Siap Naik Kelas

    Pertamina Kick Off UMK Academy Jatimbalinus, 288 Mitra Siap Naik Kelas

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 1Komentar

    Loading

    Pada tahun 2025, pendampingan akan dilakukan oleh 10 akselerator lokal yang tersebar di empat provinsi. Para mitra nantinya akan dibagi menjadi empat kelompok, yaitu: Go Online, Go Digital, Go Modern, dan Go Global, sesuai dengan tahap dan kebutuhan dari UMK masing-masing.   NTT | Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menghelat kick off program Pertamina UMK […]

  • Serah Piagam Penghargaan di Malaka, Eurico Guteres Dinilai Berbohong ke Eks Pejuang Timtim

    Serah Piagam Penghargaan di Malaka, Eurico Guteres Dinilai Berbohong ke Eks Pejuang Timtim

    • calendar_month Sel, 14 Des 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Malaka-NTT, Garda Indonesia | Puluhan warga pejuang eks Timtim yang berdomisili di Kabupaten Malaka dan Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi komplain di hadapan Eurico Guteres selaku Ketua Forum Komunikasi Pejuang Timor – Timur (FKPTT) saat sedang menyerahkan piagam penghargaan patriot bela negara di RT 23/ RW 02, Dusun Bakateu, Desa Wehali, Kecamatan […]

expand_less