Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

Gubernur NTT: “Sindrom dengan Stigma Miskin Lemahkan Daya Juang”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Jan 2019
  • visibility 105
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Viktor Laiskodat-Gubernur NTT mengatakan bahwa kita tidak pernah serius membangun manusia; Gereja dan Pemerintah NTT belum mampu mengeluarkan manusia NTT dari sindrom kemiskinan. “Gereja dan Pemerintah harus sungguh-sungguh bekerja untuk mengangkat rasa optimis diri dari seluruh kita untuk melihat masa depan,” tegas Gubernur Viktor. Pernyataan tersebut disampaikan Viktor Laiskodat dalam pesan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang (Jumat,4/1/2019).

Hal itu, jelas Gubernur Viktor tercermin dari perencanaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kab/kota yang terkesan takut yang hanya berkisar 90—100 Milliar. “Bagaimana kita bisa bangkit dan sejahtera jika PAD seperti itu,”tanya Gubernur Viktor.

Suasana Perayaan Natal Oikumene 2018 di Gereja Kaisarea BTN Kolhua Kota Kupang

Dengan rasa optimis dan berkeyakinan, Gubernur Viktor menyatakan bahwa percuma kita berbakti dan beriman jika tidak ada manusia yang keluar dari kemiskinan dan kebodohan tersebut menjadi manusia pintar dan kaya. Gubernur juga mempertanyakan kepada para peserta Natal Oikumene 2018.

“Siapa yang lahir di dunia ini yang ingin miskin dan bodoh,” tanya Gubernur Viktor.

Semua pemimpin harus berpihak kepada orang miskin dan bodoh; bukan karena kemiskinan dia berpihak namun mereka tidak layak sehinggga mereka segan. Maka sebagai gubernur, salah gubernur itu, salah bupati itu, jika tidak segera menyiapkan sebuah program untuk mengangkat mereka dari kemiskinan dan kebodohan.

Baca juga : 

http://gardaindonesia.id/2019/01/04/pesan-natal-oikumene-2018-gubernur-viktor-laiskodat-jangan-takut/

Karena itu, tanya Gubernur Viktor, “Sebuah pemerintahan perlu propaganda; pemerintahan tanpa propaganda mati dan propaganda selalu provokatif, karena itu saya memilih yang bodoh dan miskin masuk neraka namun siapa yang mau masuk neraka?”

Pernyataan senada tentang sindrom miskin juga pernah disampaikan Gubernur Viktor dalam pidato politik dalam rangka HUT NTT Ke-60 di Sidang Paripurna Istimewa DPRD NTT, Kamis/20/12/2018. Dalam kesempatan tersebut Gubernur Viktor Laiskodat mengatakan bahwa ‘Sindrom (=himpunan gejala atau tanda yang terjadi serentak_KBBI V) dengan Stigma (=ciri negatif yang menempel pada pribadi seseorang_KBBI V) Kemiskinan Melemahkan Daya Juang Masyarakat Nusa Tenggara Timur’.

Viktor Laiskodat menilai secara kritis terhadap cita-cita kelahiran Nusa Tenggara Timur dengan tingkat capaian pembangunan yang tercermin dalam kondisi obyektif kehidupan masyarakat.

“Secara jujur kita harus akui bahwa perbandingan antara harapan dengan kenyataan masih timpang; pembangunan NTT selama 60 tahun belum sanggup menjawab tantangan sejarah menghadirkan kesejahteraan yang adil bagi masyarakat NTT,” tutur Gubernur NTT Viktor Laiskodat di hadapan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Presiden Portobrigade Oekusi Ambenu Dr Mari Alkatiri, Unsur Forkompinda, Ketua DPRD NTT dan jajaran anggota serta hadirin paripurna istimewa.

Lanjut Gubernur, Meskipun telah banyak kemajuan yang dicapai namun secara umum kehidupan masyarakat NTT masih diliputi berbagai tekanan kemiskinan, pengangguran, keterbelakangan, sakit penyakit, kelaparan, dan ketidakberdayaan.

“Masyarakat NTT bahkan mengalami stigmanisasi sebagai provinsi termiskin dan stigma ini melahirkan sindrom kemiskinan yang membebani dan melemahkan daya juang kita,” ungkap Gubernur Viktor. (+)

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tom Lembong Lapor Balik Hakim Tipikor Yang Penjarakan Dirinya

    Tom Lembong Lapor Balik Hakim Tipikor Yang Penjarakan Dirinya

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Loading

    Tom Lembong resmi bebas dan keluar dari Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur, pada Jumat malam, 1 Agustus 2025 sekitar pukul 22.05 WIB. Tom bebas usai Presiden Prabowo mengusulkan abolisi dan disetujui Dewan Perwakilan Rakyat.   Jakarta | Mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong melalui kuasa hukumnya melaporkan dugaan pelanggaran kode etik dan […]

  • Domba Penghasil Wol Berharga 40 Kali Lipat dari Domba Biasa

    Domba Penghasil Wol Berharga 40 Kali Lipat dari Domba Biasa

    • calendar_month Kam, 6 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Pasca-seminggu kelahirannya, seekor anak domba sudah dianggap sebagai aset yang berharga. Karena keanggunannya yang tak terbantahkan, orang-orang berbondong-bondong untuk mengambilnya sebagai hewan peliharaan. Mungkin karena kecantikan yang mereka miliki, kartun populer Inggris “Shaun the Sheep” didasarkan pada domba Blacknose. Domba Valais Blacknose adalah spesies dengan sejarah yang kaya dan merupakan anggota keluarga kambing. Sejarah awalnya […]

  • Kisah Sukses TJSL PLN Peduli di Nusa Tenggara Tahun 2022

    Kisah Sukses TJSL PLN Peduli di Nusa Tenggara Tahun 2022

    • calendar_month Jum, 20 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) terus berkomitmen menjalankan program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) secara keberlanjutan melalui program yang dapat membangun kemandirian bagi para penerima manfaat dan tentunya selaras dengan transformasi yang dilakukan oleh PLN. Sejalan bersama arahan Kementerian BUMN, PLN UIP Nusra telah […]

  • Pangdam IX/Udayana Pantau Pengerjaan Proyek Pasar Kaubele-TTU

    Pangdam IX/Udayana Pantau Pengerjaan Proyek Pasar Kaubele-TTU

    • calendar_month Sen, 13 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Panglima Komando Militer IX/Udayana Bali, Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., mengunjungi Desa Oepuah Selatan, Kecamatan Biboki Moenleu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin,13 Mei 2019. Kegiatan tersebut merupakan kunjungan kerja kedua, sekaligus memantau proses pengerjaan Pasar Kaubele di desa setempat. Disaksikan media ini, Pangdam bersama rombongan didampingi Danrem […]

  • Kantor Bahasa NTT Helat Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

    Kantor Bahasa NTT Helat Penyuluhan Penggunaan Bahasa Indonesia

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik, benar, serta tepat sangat diperlukan baik itu di lingkungan pemerintahan, di lingkungan pendidikan, maupun di media massa. Pada lingkungan pemerintahan, penggunaannya sebagian besar adalah untuk keperluan tata naskah dinas seperti surat-menyurat dan pembuatan dokumen resmi. Pada lingkungan pendidikan, penggunaannya yang utama adalah untuk pengajaran di kelas, […]

  • Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    Wisuda Ke-2, Universitas Persatuan Guru 1945 NTT Mewisuda 751 Wisudawan

    • calendar_month Kam, 2 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT sebagai transisi dari Universitas PGRI NTT, pada Jumat, 3 Mei 2019 pukul 07.00—selesai di Aula El Tari Kupang, mewisuda 751 wisudawan dari 11 Prodi dan 5 Fakultas. Sebelumnya, pada wisuda perdana, Jumat,28 September 2018 di tempat yang sama, UPG 1945 NTT mewisuda 588 wisudawan dari […]

expand_less