Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Guru SMA di Lembata NTT Dianiaya Keluarga Siswa

Guru SMA di Lembata NTT Dianiaya Keluarga Siswa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
  • visibility 54
  • comment 0 komentar

Loading

Lembata, Garda Indonesia | Seorang guru  di sekolah menengah atas negeri (SMAN) 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memperoleh perlakuan kasar berupa makian hingga pukulan fisik ke tubuh sang guru. Kejadian itu terjadi pada tanggal 19 Februari 2024 di ruang kelas XI C-4.

Respons pun berdatangan dari sesama guru hingga PGRI Kabupaten Lembata yang mengecam tindakan main hakim dari oknum keluarga siswa tanpa melakukan klarifikasi. Kasus ini telah dilaporkan dengan laporan polisi nomor: STPL/24/II/2024/NTT/RES LEMBATA berupa pengaduan tindakan penganiayaan oleh terlapor Muhamad Rizal Saputra.

Kepada media ini saat dikonfirmasi, sang guru bernama Damianus Dolu (DD) 38 tahun, mengungkapkan kronologis kejadian. “Setelah mengecek kehadiran siswa, saya langsung mengkonfirmasi kelengkapan catatan, dan saat itu siswa-siswa sudah dibagi dalam kelompok. Sesampainya pada siswi yang bersangkutan, saya melihat siswi ini masih mencatat, saya pun langsung mengonfirmasi,” beber Guru Dami.

Guru Dami : Ade, minggu lalu katanya catatan sudah lengkap tetapi alasan lupa di rumah, kenapa hari ini masih catat? Siswi (P) : Siapa yang bilang lupa Pa? (sambil komat-kamit)

Guru Dami : Saya ada data ade, saya ada catat ade punya alasan minggu lalu. (Respons siswi tersebut masih komat-kamit).

Guru Dami pun mengabaikan perilaku siswi tersebut dan bergerak menuju ke kelompok lain. Namun, pada saat mau melangkah ke samping kiri, siswi tersebut dengan nada sinis berujar, “sante sa ka, Pa?”

Guru Dami lalu merespons dengan refleks menepuk bahu kiri siswi tersebut, menegur sambil berkata,” Ade jaga sikap, kita dua umur tidak sama, guru tegur saja kamu jawab seperti ini, apalagi orang tua!” seraya melihat tulisan nama Puteri Anisa Nasiro di bagian pundak kiri baju menggunakan bolpoin tinta biru.

Guru Dami pun langsung menegur, “itu buktinya, perempuan tulis nama di pundak baju menunjukkan sikap kurang bagus” lalu berbalik ke meja guru untuk mencatat perilaku/sikap yang dilakukan oleh siswi tersebut, (19/02-2024 : Puteri Anisa Nasiro (karakternya kurang).

Selanjutnya, Guru Dami melakukan proses pembelajaran seperti biasanya, sampai pada menit ke-20, siswi itu langsung keluar dari ruang kelas tanpa izin. Ia pun mengabaikannya dan terus melakukan proses pembelajaran.

Sekitar masuk pukul 10:00 WITA, pada saat itu Guru Dami sementara mendampingi siswa-siswi dalam kelompok bagian belakang, siswi yang bersangkutan masuk kembali ke dalam ruang kelas dan mengambil tas dan keluar ruang kelas lagi tanpa izin.

Sesampainya di pintu keluar, Bapak dan kakak dari siswi ini, langsung ceroboh masuk ke ruang kelas dan berteriak mengeluarkan makian, “ P*k*m*i, B*n*sat, Bapa L*h*k”

“Bapak dari siswi (Puteri Anisa Nasiro) langsung menuju ke arah saya sambil berteriak “ ini, Pa Guru ka? Sambil menyorong tangan kanannya, saya pun ikut memberi tangan untuk berjabat tangan namun Bapaknya langsung menarik dan memutar tangan kanan saya dan saya pun berusaha untuk menarik tangan kembali dari genggaman bapaknya,” papar Guru Dami.

Tiba-tiba, lanjut Guru Dami, kakak laki-lakinya berumur 21 tahun naik di atas meja dan langsung lompat menendang dirinya di dada lalu terhempas ke belakang. “Pada saat itu, saya berusaha untuk menghindar (berlari) ke arah kanan bagian deretan meja bagian belakang, namun kakaknya mengejar, langsung menarik baju dan menghantam di bagian belakang menggunakan tangan kanannya,” beber Guru Dami.

Guru Dami pun tetap berusaha berlari menghindar keluar dari ruang kelas XI C-4, namun bapak dan kakak dari Puteri Anisa Nasiro masih mengejar dirinya sampai di depan halaman sekolah. Lalu, kakak Puteri Anisa Nasiro menghantam Guru Dami di bagian dada menggunakan tangan kanannya.(*)

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resmi! Johanes Andes Prihatin Dilantik Jadi Sekda Belu

    Resmi! Johanes Andes Prihatin Dilantik Jadi Sekda Belu

    • calendar_month Jum, 1 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, Sp.PD – KGEH, FINASIM mengambil sumpah dan melantik Johanes Andes Prihatin,S.E, M.Si. menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Belu di aula Gedung Wanita Betelalenok Atambua, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 1 Oktober 2021. Pengambilan sumpah dan pelantikan berdasarkan Keputusan Bupati Belu, nomor: BKPSDMD 820/373/Kep/IX/2021, […]

  • Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

    Akika Cafe—Tempat ‘Hangout’ Asyik di Kota Kupang

    • calendar_month Sen, 3 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Anda masyarakat Kota Kupang, pelancong maupun turis Nusantara yang berencana menikmati akhir pekan sambil menikmati suasana malam minggu sembari berdendang maupun mendengar alunan musik berbagai genre, ini ada sebuah cafe yang terletak di areal pemukiman penduduk. Cafe Akika namanya, terletak di Jalan Amabi gang Womintra Nomor 7, Kelurahan Maulafa, Kecamatan […]

  • ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    ‘Selmata & The Bride’ Berbagi Kasih Natal Bersama Anak Panti Asuhan

    • calendar_month Ming, 16 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Yayasan Selendang Mama Beta (Selmata) dan Persekutuan Doa The Bride Berbagi Kasih dalam Kebersamaan Natal bersama anak panti asuhan yang berada di seputar Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur, Sabtu/15/12/18 pukul 18.00 WITA—selesai. Mengambil lokasi di Aula Sekolah Kepolisian Negara(SPN) Kupang, Selmata dan The Bridge menghadirkan sebanyak 200 anak-anak dari 6 (enam) […]

  • Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    Oknum Pegawai Bank Pemerintah di NTT Cabuli 8 Anak Laki-laki

    • calendar_month Sab, 3 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Loading

    Masyarakat diimbau waspada menjaga anaknya supaya terhindar dari kejahatan pedofilia, apalagi sesama jenis yang semakin marak di NTT.   Larantuka | Aksi bejat diduga dilakukan oleh seorang oknum pegawai bank pemerintah di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Oknum pegawai bank tersebut dikenal berinisial AR diduga mencabuli 8 (delapan) anak laki-laki. Masyarakat diimbau waspada […]

  • Jokowi Dorong Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    Jokowi Dorong Pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

    • calendar_month Sel, 4 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa perlindungan terhadap korban kekerasan seksual perlu menjadi perhatian bersama, utamanya kekerasan seksual pada perempuan yang mendesak harus segera ditangani. Untuk itu, Presiden mendorong langkah-langkah percepatan pengesahan rancangan undang-undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang hingga kini masih berproses. Hal tersebut disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam […]

  • Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    Cara Latih Anak Jaga Kebersihan Lingkungan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • account_circle Logikafilsuf
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Loading

    Tidak semua perilaku baik lahir dari kesadaran. Ada yang tumbuh dari keteladanan, ada yang lahir dari kebiasaan, dan ada pula yang muncul karena lingkungan memaksanya. Pertanyaannya, apakah kita ingin anak menjaga kebersihan karena takut dimarahi, atau karena mereka memahami bahwa lingkungan yang bersih menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat dan bermartabat. Inilah perbedaan mendasar yang […]

expand_less