Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Guru SMA di Lembata NTT Dianiaya Keluarga Siswa

Guru SMA di Lembata NTT Dianiaya Keluarga Siswa

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 11 Mar 2024
  • visibility 117
  • comment 0 komentar

Loading

Lembata, Garda Indonesia | Seorang guru  di sekolah menengah atas negeri (SMAN) 1 Nubatukan, Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memperoleh perlakuan kasar berupa makian hingga pukulan fisik ke tubuh sang guru. Kejadian itu terjadi pada tanggal 19 Februari 2024 di ruang kelas XI C-4.

Respons pun berdatangan dari sesama guru hingga PGRI Kabupaten Lembata yang mengecam tindakan main hakim dari oknum keluarga siswa tanpa melakukan klarifikasi. Kasus ini telah dilaporkan dengan laporan polisi nomor: STPL/24/II/2024/NTT/RES LEMBATA berupa pengaduan tindakan penganiayaan oleh terlapor Muhamad Rizal Saputra.

Kepada media ini saat dikonfirmasi, sang guru bernama Damianus Dolu (DD) 38 tahun, mengungkapkan kronologis kejadian. “Setelah mengecek kehadiran siswa, saya langsung mengkonfirmasi kelengkapan catatan, dan saat itu siswa-siswa sudah dibagi dalam kelompok. Sesampainya pada siswi yang bersangkutan, saya melihat siswi ini masih mencatat, saya pun langsung mengonfirmasi,” beber Guru Dami.

Guru Dami : Ade, minggu lalu katanya catatan sudah lengkap tetapi alasan lupa di rumah, kenapa hari ini masih catat? Siswi (P) : Siapa yang bilang lupa Pa? (sambil komat-kamit)

Guru Dami : Saya ada data ade, saya ada catat ade punya alasan minggu lalu. (Respons siswi tersebut masih komat-kamit).

Guru Dami pun mengabaikan perilaku siswi tersebut dan bergerak menuju ke kelompok lain. Namun, pada saat mau melangkah ke samping kiri, siswi tersebut dengan nada sinis berujar, “sante sa ka, Pa?”

Guru Dami lalu merespons dengan refleks menepuk bahu kiri siswi tersebut, menegur sambil berkata,” Ade jaga sikap, kita dua umur tidak sama, guru tegur saja kamu jawab seperti ini, apalagi orang tua!” seraya melihat tulisan nama Puteri Anisa Nasiro di bagian pundak kiri baju menggunakan bolpoin tinta biru.

Guru Dami pun langsung menegur, “itu buktinya, perempuan tulis nama di pundak baju menunjukkan sikap kurang bagus” lalu berbalik ke meja guru untuk mencatat perilaku/sikap yang dilakukan oleh siswi tersebut, (19/02-2024 : Puteri Anisa Nasiro (karakternya kurang).

Selanjutnya, Guru Dami melakukan proses pembelajaran seperti biasanya, sampai pada menit ke-20, siswi itu langsung keluar dari ruang kelas tanpa izin. Ia pun mengabaikannya dan terus melakukan proses pembelajaran.

Sekitar masuk pukul 10:00 WITA, pada saat itu Guru Dami sementara mendampingi siswa-siswi dalam kelompok bagian belakang, siswi yang bersangkutan masuk kembali ke dalam ruang kelas dan mengambil tas dan keluar ruang kelas lagi tanpa izin.

Sesampainya di pintu keluar, Bapak dan kakak dari siswi ini, langsung ceroboh masuk ke ruang kelas dan berteriak mengeluarkan makian, “ P*k*m*i, B*n*sat, Bapa L*h*k”

“Bapak dari siswi (Puteri Anisa Nasiro) langsung menuju ke arah saya sambil berteriak “ ini, Pa Guru ka? Sambil menyorong tangan kanannya, saya pun ikut memberi tangan untuk berjabat tangan namun Bapaknya langsung menarik dan memutar tangan kanan saya dan saya pun berusaha untuk menarik tangan kembali dari genggaman bapaknya,” papar Guru Dami.

Tiba-tiba, lanjut Guru Dami, kakak laki-lakinya berumur 21 tahun naik di atas meja dan langsung lompat menendang dirinya di dada lalu terhempas ke belakang. “Pada saat itu, saya berusaha untuk menghindar (berlari) ke arah kanan bagian deretan meja bagian belakang, namun kakaknya mengejar, langsung menarik baju dan menghantam di bagian belakang menggunakan tangan kanannya,” beber Guru Dami.

Guru Dami pun tetap berusaha berlari menghindar keluar dari ruang kelas XI C-4, namun bapak dan kakak dari Puteri Anisa Nasiro masih mengejar dirinya sampai di depan halaman sekolah. Lalu, kakak Puteri Anisa Nasiro menghantam Guru Dami di bagian dada menggunakan tangan kanannya.(*)

Penulis (+Roni Banase)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    SMPK Santo Yoseph Kupang; Sekolah Berbasis Ekologis

    • calendar_month Sel, 31 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – SMP Katolik Santo Yoseph didirikan pada tanggal 6 Januari 1966. Kala itu digagas oleh seorang tokoh awam Katolik, Bapak Yos Djogo,B.Sc. , yang keseharianya bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Dinas Pertanian NTT. SMP Katolik Santo Yoseph; Sekolah milik Yayasan Swastisari Keuskupan Agung Kupang berlokasi di Jalan E.R.Herewila No. 27 RT […]

  • Penantian Warga Tiga Dusun di Batas RI-Timor Leste Berbuah Terang Listrik

    Penantian Warga Tiga Dusun di Batas RI-Timor Leste Berbuah Terang Listrik

    • calendar_month Kam, 11 Des 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Tiga dusun yang kini resmi menikmati terang listrik adalah Dusun Kewar di Desa Kewar, Dusun Makokon di Desa Nanaet, dan Dusun Haliulu di Desa Fatubenao.   Belu | PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang kembali menorehkan komitmennya dalam mewujudkan pemerataan akses energi di Nusa Tenggara Timur. Pada kurun waktu satu bulan terakhir, PLN berhasil […]

  • Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    Makin Untung, Panen Kedua Poktan Poco Leok Binaan PLN UIP Nusra

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 1Komentar

    Loading

    Manggarai, Kelompok tani budidaya hortikultura binaan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Wela Sita Werek, Ulumbu, Desa Wewo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali menghelat panen pada Rabu, 24 April 2024. Di panen kedua ini, salah satu dari 16 kelompok tani di Poco Leok binaan PT PLN (Persero) UIP Nusra […]

  • SPK Kuda Hitam Pilkada Gubernur NTT 2024

    SPK Kuda Hitam Pilkada Gubernur NTT 2024

    • calendar_month Rab, 18 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Drs. Ignatius Sinu, M.A. Sejak awal saya ingatkan dua Flores seangkatan ini, Melky dan Ansy. Ketika legislatif perolehan suara keduanya signifikan, ada modal. Yang diwaspadai jangan sampai muncul poros tengah. Gabungan partai kecil melawan partai besar. Ada figur untuk poros tengah yakni Simon Petrus Kamlasi (SPK). Jika dia lolos, maka Melky dan Ansy […]

  • Yayasan Fahiluka Bagi Sembako di Belu, Ini Tanggapan Ketua Fraksi NasDem

    Yayasan Fahiluka Bagi Sembako di Belu, Ini Tanggapan Ketua Fraksi NasDem

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Pembagian sembako di Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut, tidak ada kaitan sama sekali dengan Paket SEHATI, pasalnya pembagian itu dilakukan oleh Yayasan Fahiluka yang bergerak dalam bidang sosial kemanusiaan. Demikian dikatakan Ketua Fraksi NasDem DPRD Belu, Benediktus Manek ketika dihubungi Garda Indonesia melalui sambungan telepon seluler […]

  • Menteri PPPA dan DPR RI Sepakat RUU PKS Segera Disahkan

    Menteri PPPA dan DPR RI Sepakat RUU PKS Segera Disahkan

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga didampingi Sekretaris Kementerian PPPA dan jajaran Eselon 1 mengikuti rapat pertama dengan Komisi VIII DPR RI di Jakarta pada Rabu, 13 November 2019. Dibuka Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, pembahasan rapat menyoroti evaluasi dan rencana realisasi program PPPA, rencana tindak […]

expand_less