Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hari Lahir Pancasila dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

Hari Lahir Pancasila dan Komitmen Pemberantasan Korupsi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 1 Jun 2021
  • visibility 86
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Setiap tanggal 1 Juni segenap bangsa Indonesia dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote memperingati Hari Lahir Pancasila.

Kepada media pada Senin, 31 Mei 2021; Gabriel Goa, Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) menyatakan, hari lahir Pancasila 1 Juni ini, perlu dimaknai dalam upaya pemberantasan korupsi dan kondisi ini harus menjadi perhatian semua anak bangsa, karena korupsi sangat menyalahi prinsip dasar Pancasila sebagai falsafah (ideologi) negara.

Peringatan hari lahir Pancasila pada tahun 2021, kata Gabriel, tentu sebagai momentum membangkitkan kembali guna menghayati serta mengamalkan sila-sila dari Pancasila. “Semua pihak terutama pejabat negara (eksekutif dan legislatif) maupun swasta harus sama-sama bersepakat bahwa hunus bilah pedang anti korupsi mampu melesak cepat, tertuju menusuk dan mematikan detak jantung laten korupsi,” ujar Penggiat Anti Korupsi tersebut.

Gabriel Goa mengatakan,  jika ada yang berani korupsi, maka sama saja berani mengkhianati nilai-nilai dari setiap butir dari yang ada di dalam Pancasila. “Sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, memiliki esensi agar kita takut, terhindar dari niat dan godaan untuk berperilaku koruptif, karena yakin setiap derap langkah, perilaku dan perbuatan kita di dunia fana ini diketahui oleh Tuhan Yang Maha Esa (YME),” terangnya sembari menegaskan bahwa sila pertama Pancasila  harus konkret serta mampu menjaga pribadi untuk tidak berperilaku koruptif karena takut akan dosa.

Dengan demikian, lanjut Gabriel, akan menjadikan kita manusia yang adil dan beradab, sesuai sila kedua Pancasila. Semangat dan implementasi esensi sila pertama dan kedua, kata dia, dapat menjadi tujuan sila ketiga, Persatuan Indonesia, dalam mengentaskan budaya korupsi yang telah berakar urat di negeri ini.

Bahkan, tegas Gabriel, tentunya perang melawan laten korupsi ini, harus dipimpin dengan penuh hikmat dan kebijaksanaan, sebagaimana esensi dari sila ke empat Pancasila.

Ia meyakini bahwa sirnanya korupsi di Indonesia, tentunya menjadi harapan, impian dan cita-cita kita bersama demi keadilan sosial bagi seluruh Rakyat Indonesia, yang termaktub dalam sila kelima Pancasila.

Gabriel Goa berharap, bangsa Indonesia jangan hanya memperingati hari lahirnya Pancasila, dengan peringatan tahunan seperti tahun-tahun sebelumnya, apalagi dengan hingar bingar perayaan di tengah situasi dan kondisi pandemi Covid-19 yang mampu melumpuhkan negeri ini baik aspek ekonomi, kemanusian dan kesehatan.

Hal paling penting, tambah Gabriel, esensi dan nilai-nilai dari kelima butir Pancasila yang menjadi satu kesatuan utuh dan saling mengikat serta memiliki makna yang seharusnya menjadi landasan hidup berbangsa dan bernegara.

Maka, dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila 1 Juni 2021 ini, Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia (Kompak Indonesia) menyatakan sikap :

Pertama, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) terhadap uang negara merupakan perbuatan kejahatan serta mengkhianati Pancasila.

Kedua, mendesak KPK RI agar serius dalam melakukan pencegahan dan penindakan terhadap kasus-kasus korupsi di Indonesia.

Ketiga, mendesak Kejagung RI agar cepat dan tepat dalam menuntaskan skandal-skandal korupsi yang sedang ditangani dan serta melakukan koordinasi kepada kejaksaan tinggi (Kejati) se-tanah air untuk serius dalam menangani kasus-kasus korupsi di daerah.

Keempat, mendesak aparat kepolisian (Polri) agar mendukung total upaya pemberantasan korupsi oleh Kapolri Jendral Listio Sigit Prabowo serta serius melakukan koordinasi terhadap kepolisian daerah (Polda) sebagai bentuk keseriusan dalam penyelesaian kasus-kasus korupsi di daerah.

Kelima, mendesak Komisi III DPR RI agar memaksimalkan fungsi pengawasan terhadap kasus hukum (korupsi) baik yang ditangani oleh KPK, Polri, Kejagung dan serta segera melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama KPK, Kejagung dan Polri sebagai evaluasi dan pertanggungjawaban bersama dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

Keenam, mengajak solidaritas Penggiat Anti Korupsi dan Pers agar terus mengawal dan menyatakan perang terbuka melawan korupsi di negeri pertiwi.(*)

Sumber berita (*/tim Padma Indonesia)

Editor (+roni banase)

Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Alumni SMAN 1 Kupang Jadi Guru Besar Politeknik Negeri Kupang

    Alumni SMAN 1 Kupang Jadi Guru Besar Politeknik Negeri Kupang

    • calendar_month Jum, 21 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Pria kelahiran Kupang, 19 Juni 1976 ini menempuh pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Kupang pada tahun 1991—1994, sementara pendidikan dasar pada SD Negeri Naikoten 1 Kupang tahun 1982—1988 dan SMP Negeri 2 Kupang tahun 1988—1991.   Kupang | Ketua Prodi S2 Terapan – pemasaran, inovasi dan teknologi Politeknik Negeri Kupang (PNK), Jappy Parlindungan […]

  • Pemerintah Australia Ucap Terima Kasih kepada Satgas Penanggulangan Karhutla

    Pemerintah Australia Ucap Terima Kasih kepada Satgas Penanggulangan Karhutla

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyampaikan secara langsung ucapan rasa terima kasih atas keterlibatan Satgas Garuda dalam Operasi Bantuan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Australia Tahun 2020 kepada Presiden RI Ir. H. Joko Widodo saat berkunjung ke Australia bulan lalu. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C) […]

  • Pertamina Patra Niaga Peduli Korban Banjir Nagekeo NTT

    Pertamina Patra Niaga Peduli Korban Banjir Nagekeo NTT

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan komitmen Pertamina dalam mendukung masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi darurat bencana.   Nagekeo | Bencana banjir bandang yang melanda di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, pada Senin sore, 8 September 2025, telah mengguncang kehidupan masyarakat di 13 desa. Kecamatan Mauponggo menjadi wilayah dengan dampak paling besar. Hujan […]

  • Budi Arie Tegaskan Projo Bukan Relawan Pro Jokowi

    Budi Arie Tegaskan Projo Bukan Relawan Pro Jokowi

    • calendar_month Ming, 2 Nov 2025
    • account_circle melihatindonesia
    • visibility 472
    • 0Komentar

    Loading

    Budi Arie juga mengungkap rencana perubahan logo Projo agar tidak terkesan mengkultuskan seseorang.   Jakarta | Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menegaskan bahwa nama Projo bukanlah singkatan dari Pro Jokowi seperti yang selama ini dikenal publik. Ia menjelaskan, nama Projo berasal dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi. “Projo itu artinya negeri dan rakyat. Jadi […]

  • Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

    Gubernur 2 NTT: “Moratorium TKI Untuk Benahi Bersama Pengiriman Tenaga Kerja“

    • calendar_month Sab, 20 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Tenaga Kerja asal NTT yang mempunyai keinginan untuk bermigrasi melalui proses pengiriman tenaga kerja, harus sesuai prosedur dan aturan yang berlaku. Moratorium Pengiriman TKI/PMI yang dicanangkan dan dilaksanakan oleh Pemerintahan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi berdampak terhadap proses perekrutan, pelatihan dan pengirimanan tenaga kerja bersifat mengamankan dan mengawal proses pengiriman […]

  • Taat Pesan Kapolres Belu, Kapolsek Raimanuk Semangat Melayani

    Taat Pesan Kapolres Belu, Kapolsek Raimanuk Semangat Melayani

    • calendar_month Rab, 30 Nov 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Luas wilayah hukum Polsek Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bukan halangan dalam melaksanakan tugas pelayanan kepada masyarakat. Hal ini merupakan wujud ketaatan Kapolsek Raimanuk, IPDA Ilmudin bersama jajarannya terhadap pesan Kapolres Belu, AKBP Yosep Krisbiyanto. “Semua anggota polsek tinggal di Atambua. Akses jalan, ketersediaan air bersih dan jaringan […]

expand_less