Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

Hasan Nasbi Sindir Purbaya : Jangan Merasa Pintar Sendiri, Negara Butuh Kerjasama

  • account_circle melihatindonesia
  • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
  • visibility 383
  • comment 0 komentar

Loading

Sindiran itu muncul setelah Purbaya menuding sejumlah pemerintah daerah menimbun dana publik tanpa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat.

 

Jakarta | Suasana politik di lingkar pemerintahan kembali memanas setelah pengamat politik sekaligus pendiri Public Virtue Initiatives, Hasan Nasbi, melontarkan kritik tajam terhadap Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Melalui unggahan di platform X, Hasan menyoroti gaya komunikasi Purbaya yang dinilai terlalu menyudutkan pejabat lain, terutama kepala daerah, terkait isu dana publik yang mengendap di bank.

Ia menulis, “Kritik boleh, tapi jangan merasa paling pintar sendiri. Negara ini dibangun dengan kerja sama, bukan saling menggurui.”

Sindiran itu muncul setelah Purbaya Yudhi Sadewa menuding sejumlah pemerintah daerah menimbun dana publik tanpa segera digunakan untuk kepentingan masyarakat.

Ia menilai dana yang seharusnya mendorong pembangunan justru mengendap di bank, memperlambat perputaran ekonomi di daerah.

Pernyataan Purbaya tersebut memicu reaksi keras. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, membela langkah pemerintah daerah dengan alasan kehati-hatian fiskal agar penggunaan anggaran lebih tepat sasaran.

Hasan Nasbi pun menilai bahwa perdebatan semacam itu tidak seharusnya dilakukan di ruang publik dengan nada menyalahkan.

Menurut Hasan, komunikasi yang menuding pihak lain hanya akan menimbulkan jarak antara pemerintah pusat dan daerah.

“Kalau setiap pejabat pusat berbicara seolah semua daerah salah, itu akan menciptakan ketegangan. Pemerintahan yang efektif lahir dari sinergi, bukan ego,” ujarnya.

Komentar Hasan mendapat perhatian luas, termasuk dari pegiat media sosial Chusnul Chotimah.

Ia menilai kritik tersebut bukan hanya soal kebijakan, tapi juga menyentuh persoalan integritas dan gaya kepemimpinan.

“Yang paling benci orang jujur adalah mereka yang tak siap dikritik,” tulis Chusnul dalam tanggapannya di media sosial.

Hingga kini, Kementerian Keuangan belum mengeluarkan tanggapan resmi atas kritik tersebut. Namun, perdebatan ini menambah daftar panjang dinamika komunikasi antarpejabat di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mengelola dana publik dan menjaga hubungan harmonis antara pusat dan daerah.(*)

 

  • Penulis: melihatindonesia

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    “Membela Diri” Kasus Amaq Sinta Dihentikan Polda NTB

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Purwanto menyatakan bahwa, pihaknya telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terkait perkara Murtede alias Amaq Sinta yang menjadi korban begal tapi ditetapkan sebagai tersangka. Djoko Purwanto menjelaskan, penyetopan proses hukum Amaq Sinta tersebut setelah dilakukannya proses gelar perkara yang dihadiri oleh jajaran Polda […]

  • Tren Busana Nataru 2025, ‘Couple Outfit’ Anak dan Pasangan

    Tren Busana Nataru 2025, ‘Couple Outfit’ Anak dan Pasangan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • account_circle Ferdy Daud
    • visibility 542
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng | Menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2025, sejumlah merek busana atau brand fashion lokal, nasional, hingga internasional mulai meluncurkan koleksi busana tematik yang dirancang secara khusus untuk momen liburan akhir tahun. Pada tahun ini, tren yang mendapat perhatian besar adalah konsep couple outfit, yaitu pakaian yang dapat dipadupadankan antara anak dan orang […]

  • Pelantikan Jokowi & KH Ma’ruf Amin Dilakukan Pasca-Ibadah Umat Kristiani

    Pelantikan Jokowi & KH Ma’ruf Amin Dilakukan Pasca-Ibadah Umat Kristiani

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | “Kita mendoakan agar prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019—2024 bakal berjalan dengan aman dan lancar. Kita juga mendoakan agar Presiden Jokowi dapat menjadikan dan menyatukan Indonesia,” ujar Pastor (Administrator) Paroki Santo Petrus Perumnas Monang Maning Denpasar, Rm. Aloysius I Wayan Supriyadi, SVD pada Minggu, 20 Oktober 2019 […]

  • Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

    Siapkan 11 Tuntutan, BEM Seluruh Indonesia Demo 2 September

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Meski ditunda sehari, Ikram memastikan aksi akan tetap berlangsung di berbagai daerah pada 2 September. Ia menekankan, BEM SI masih memantau kondisi agar segala bentuk tuntutan bisa tersampaikan dengan baik.   Jakarta | Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memastikan akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran bertajuk Indonesia C(emas) Jilid II pada Selasa, 2 […]

  • Marak Jual Beli Surat Negatif Covid-19, Polri Pantau RS dan Lab Nakal

    Marak Jual Beli Surat Negatif Covid-19, Polri Pantau RS dan Lab Nakal

    • calendar_month Sab, 24 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Satgas Covid-19 mengeluarkan Adendum Surat Edaran Nomor 13 tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama Ramadan 1442 Hijriyah. Suat Edaran ini adalah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN). Pengetatan dilakukan dari mulai H-14 peniadaan mudik periode […]

  • NTT Patut Waspada Meski Zona Hijau, Marius : Tren OTG Cenderung Naik

    NTT Patut Waspada Meski Zona Hijau, Marius : Tren OTG Cenderung Naik

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Juru bicara gugus tugas percepatan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Provinsi NTT yang juga Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si. mengatakan, meski Provinsi NTT kembali ke jalur atau zona hijau karena pasien 01 telah sembuh. Namun masyarakat NTT diminta untuk tetap waspada. […]

expand_less