Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Ini Alasan Jokowi Pilih dr. Terawan, Tito, Burhanudin & Yasonna Jadi Menteri

Ini Alasan Jokowi Pilih dr. Terawan, Tito, Burhanudin & Yasonna Jadi Menteri

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
  • visibility 45
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pada Kamis, 24 Oktober 2019 sore, didampingi Mensesneg Pratikno, Presiden Jokowi membuka alasan pemilihan anggota Kabinet Indonesia Maju kepada wartawan, di Istana Merdeka, Jakarta.

Usai memanggil satu persatu dan memperkenalkan kepada wartawan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada telah mengangkat dan mengambil sumpah para menteri Kabinet Indonesia Maju, di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2019.

Dari nama-nama menteri anggota Kabinet Indonesia Maju itu pemilihan sejumlah nama dianggap cukup mengejutkan.

Untuk itu, Presiden Jokowi menyampaikan penjelasan atas pemilihan sejumlah nama yang dianggap mengejutkan masyarakat.

Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto; Presiden Jokowi menjelaskan, pemilihan dr. Terawan Agus Putranto sebagai Menteri Kesehatan karena saat memimpin RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, melakukan tugasnya dengan baik.

“Menteri ini titik beratnya lebih pada pengelolaan, lebih kepada manajemen. Baik itu manajemen anggaran, baik itu manajemen personalianya yang ada di Kementerian Kesehatan, baik manajemen mendistribusikan anggaran agar betul-betul bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Presiden Jokowi. Karena itu, lanjut Presiden, menterinya harus memiliki pengalaman dan manajemen yang baik. Presiden mengaku melihat dr. Terawan dalam mengelola RSPAD memiliki kemampuan.

Alasan kedua, dr. Terawan memiliki rekam jejak yang diakui di dunia internasional, yaitu pernah didaulat menjadi Ketua International Committee on Military Medicine (ICMM), sebuah organisasi dokter militer dunia. Selain itu, pengalaman dr. Terawan di lapangan juga dibutuhkan untuk menghadapi bencana dan ancaman endemik.

“Kita ini selalu berada dalam posisi bencana dan ancaman endemik di Indonesia masih ada. Saya lihat waktu beberapa kali saya undang, orientasinya adalah preventif. Itu yang akan lebih dititikberatkan. Artinya yang berkaitan dengan pola hidup sehat, pola makan yang sehat, olahraga yang sehat, bukan titik beratnya pada mengurusi yang telah sakit. Membuat rakyat kita sehat. Saya kira itu,” jelasnya Presiden Jokowi.

Jaksa Agung, S.T. Burhanudin; Adapun terkait pemilihan S.T. Burhanudin sebagai Jaksa Agung, Presiden Jokowi mengatakan ia membutuhkan orang yang berasal dari internal agar lebih memahami hal-hal di dalam Kejaksaan Agung. Untuk diketahui, sebelumnya S.T. Burhanudin pernah menjabat sebagai Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara.

“Pak Jaksa Agung juga saat bertemu dengan saya menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan proses-proses perbaikan internal dan juga yang berkaitan dengan pencegahan korupsi. Saya kira itu yang saya sangat tertarik,” kata Presiden.

Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Untuk posisi Menteri Dalam Negeri, Presiden Jokowi menilai Tito Karnavian memiliki pengalaman di lapangan dan hubungan dengan daerah yang baik selama menjabat sebagai Kapolri.

Untuk itu, Presiden memberikan tugas kepada Tito Karnavian untuk mengawal cipta lapangan kerja agar investasi di daerah bisa berjalan dengan baik.

“Juga saya sampaikan yang berkaitan dengan pelayanan, utamanya di bidang yang berkaitan dengan pelayanan publik di daerah-daerah agar bisa dikoordinasi dengan baik dengan seluruh kepala daerah yang ada sehingga tata kelola dalam pelayanan kepada dunia usaha, dunia bisnis, dalam investasi, itu betul-betul bisa ramah, cepat, dan kita harapkan penciptaan lapangan kerja bisa dilakukan,” sambung Presiden Jokowi yang didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly; Sementara untuk Menteri Hukum dan HAM, Presiden Jokowi memberikan tugas untuk memperbaiki dan mengoreksi apa yang perlu diperbaiki.

Secara khusus, Presiden menugaskan Yasonna Laoly untuk menyelesaikan omnibus law yang merupakan sebuah pekerjaan besar.

“Bagaimana kurang lebih 74 UU itu bisa direvisi sekaligus sehingga bisa memperbaiki pelayanan-pelayanan publik yang ada, pelayanan kepada dunia usaha, sehingga betul-betul cipta lapangan kerja itu konkret bisa kita lakukan. Saya kira tugas menteri ada di situ. Termasuk juga yang berkaitan dengan tata kelola yang ada di lapas,” ungkap Presiden. (*)

Sumber berita (*/Bey Machmudin–Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    Hati-hati! Akun Facebook Anda Diretas Jadi Penipuan Hadiah IPhone dari JNE

    • calendar_month Rab, 19 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Puji syukur saya bisa mendapat hadiah berupa iPhone XS Max 256 GB hanya dengan membayar Rp.800.000 sebagai pajak hadiah dari Event JNE bagi smartphone. Awalnya saya lihat banyak teman-teman di facebook yang suda dapat jadi saya coba untuk ikutan event nya dan Alhamdulillah saya tidak sangka sekali, tadi pagi kurir JNE […]

  • Wali Kota Jefri Riwu Kore Terima Satya Lencana Pembangunan

    Wali Kota Jefri Riwu Kore Terima Satya Lencana Pembangunan

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 28
    • 0Komentar

    Loading

    Banyumas -Jateng, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang Dr.Jefriston R.Riwu Kore, MM,.MH menerima Tanda Kehormatan Satya Lencana Pembangunan Bidang Koperasi dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo pada puncak peringatan Hari Koperasi ke-72, Jumat, 12 Juli 2019 di GOR Satria Purwokerto Kabupaten Banyumas -Jawa Tengah. Dilansir dari www.ayanews.co ,Penganugerahan Satya Lencana ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah […]

  • Komunitas ‘Salam Satu Aspal’ Putihkan Stadion Gelora Bung Karno

    Komunitas ‘Salam Satu Aspal’ Putihkan Stadion Gelora Bung Karno

    • calendar_month Sab, 13 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komunitas Motor ‘Salam Satu Aspal’ dan Perkumpulan Ojek Daring Indonesia (PRODA) dipimpin oleh Politisi Partai Golkar yang juga Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersama melakukan konvoi 10.000 motor ke Gelora Bung Karno (GBK) untuk menghadiri Kampanye Akbar Joko Widodo – KH Maruf Amin, Sabtu, 13 April 2019. Kampanye Akbar yang dikemas […]

  • Maskapai Asing Masuk Ke Indonesia? HIPMIKINDO Dukung Penuh

    Maskapai Asing Masuk Ke Indonesia? HIPMIKINDO Dukung Penuh

    • calendar_month Jum, 14 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Diskursus yang dilontarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait maskapai asing yang diundang masuk ke dalam bisnis penerbangan nasional bermaksud agar harga tiket pesawat domestik yang dikeluhkan masyarakat dapat kembali normal dan tidak mahal. Diskursus tersebut didukung penuh oleh Barisan Muda Himpunan Pengusaha Mikro Dan Kecil Indonesia (HIPMIKINDO). Ketua Umum BM HIPMIKINDO, […]

  • 20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    20 Anak Positif Covid-19 dari 82 Kasus di Provinsi Nusa Tenggara Timur

    • calendar_month Ming, 24 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dari 82 orang yang positif Covid-19, kurang lebih ada 20 orang yang masuk dalam kategori anak yaitu usia 0 hingga 18 tahun. Ada beberapa klaster yang masuk kategori itu antara lain klaster Magetan dan klaster Sangkalala itu rata-rata masuk dalam kategori. Demikian pernyataan resmi dari Sekretaris I Gugus Tugas Percepatan Penanganan […]

  • KKB Tembak Mati Pilot WNA Selandia Baru di Mimika

    KKB Tembak Mati Pilot WNA Selandia Baru di Mimika

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Mimika | Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyandera dan menembak mati pilot helikopter milik PT Intan Angkasa Air Service, Glen Malcolm Conning (50) berkebangsaan Selandia Baru dan membakar helikopter Jenis IWN, MD.500 ER PK, di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Senin, 5 Agustus 2024 sekitar pukul 10:00 WIT. Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, […]

expand_less