Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Andre Vincent Wenas

Oke, pertanyaan pertama dulu ya. Siapa yang takut dengan interpelasi? Apakah Gubernur Anies Baswedan? Atau ketujuh fraksi itu? Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, PKB-PPP. Atau keduanya? Ya Anies ya ketujuh fraksi itu, sama-sama takut.

Kenapa Anies mesti takut dengan interpelasi? Apakah ada yang ia tidak mampu menjelaskannya, atau dibuat tidak mampu (oleh sekelompok mafia misalnya) untuk menjelaskannya.

Lalu, kenapa ketujuh fraksi itu juga takut dengan interpelasi? Apakah ada yang mesti ditutup-tutupi jangan sampai terbongkar dalam sesi tanya jawab formal nanti?

Kemarin (Kamis, 23 Sept 2021), saya berdialog (berdebat?) dengan kader Gerindra di TV One, disiarkan secara live. Pak Syarif namanya. Ia bilang bahwa mereka menolak interpelasi lantaran framing dari PSI adalah untuk membatalkan Formula E. Dan karena itu mereka rupanya tidak setuju. Begitu menurutnya.

Hmm… aneh juga. Membatalkan Formula E itu adalah konsekuensi dari: Studi Kelayakan (apakah hasil studi menunjukkan layak atau tidaknya perhelatan ini dilakukan) yang mesti dibikin oleh eksekutif, dan dari kesepakatan pihak Eksekutif dan Legislatif setelah melewati proses interpelasi (tanya jawab formal). Mana bisa PSI sendiri membatalkan?

Kalau takut dengan apa yang ia katakan sebagai “framing” untuk membatalkan Formula E, ya tinggal berdebat dan ajukan argumentasi-argumentasi yang masuk akal saja dalam forum formal-terbuka di sesi interpelasi itu. Bukankah begitu selayaknya? Masak sih sudah gentar dahulu dengan apa yang menurutnya adalah “framing”, itu khan cuma gambaran bayang-bayang saja dalam suatu komunikasi politik?

Kalau Gubernur Anies begitu yakin bahwa perhelatan ini amat sangat penting dan genting penyelenggaraannya bagi kepentingan rakyat Jakarta, serta bisa menjelaskan rasionalisasinya secara terbuka, tentu tidak ada masalah untuk tidak membatalkannya. Bisa lanjut terus.

Tapi kalau tidak bisa atau tidak mampu, atau tidak mau menjelaskan secara formal dan terbuka (jujur dan transparan kata Giring Ganesha), ya simple saja toh kesimpulannya? Batalkan dan balikan duitnya! Gitu aja kok repot.

Balikin duitnya? Iya, apa ada masalah? Kedip…kedip…

Yah memang, yang paling aneh memang kalau legislatifnya itu sendiri yang alergi dengan interpelasi. Dan malah balik badan bertindak  sebagai jubir dan ajudannya eksekutif. Bahkan, ini yang lebih parah, malah jadi herdernya (anjing penjaga) pihak eksekutif. Ini khan lucu bin norax-to-the-max!

Seyogianya legislatif punya kedudukan politik yang setara dengan eksekutif dan berfungsi untuk mengawasi jalannya roda pemerintahan (eksekutif) agar tetap on-track.

Ini malah bukannya mengawasi jalannya roda pemerintahan (fungsi kontrol), tapi malah bertandang malam-malam untuk diberi makan oleh Gubernur Anies. Lalu setelah perut kenyang, laksana paduan suara, mereka bersama-sama seakan menyanyikan lagu dangdut: Ada Uang Abang Disayang, Tak Ada Uang Abang ditendang!

Sebuah lagu bernada manja sekaligus juga bernada ancaman.

Acara makan malam-malam itu pun ditutup dengan seremoni berfoto bersama, dengan hiasan senyum semu sambil mesem-mesem.

Adakah guratan kelicikan di wajah mereka? Yang sayangnya tertutup oleh masker.

Jumat, 24 September 2021

Penulis merupakan Andre pemerhati ekonomi-politik

Foto utama oleh tirto.id

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    Prihatin! Keluarga Lius Berek: Kondisi Ekonomi Lemah, Ditipu Pula

    • calendar_month Sab, 22 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia |  ‘Sudah jatuh, tertimpa tangga pula’. Peribahasa ini, barangkali tepat disematkan kepada keluarga Basilius Berek, korban dugaan tindak pidana penipuan yang telah dilakukan oleh Alfonsius Lete hingga menyisakan kesulitan dalam melanjutkan proses pembangunan rumah baru idaman. Baca juga: https://gardaindonesia.id/2022/10/7-juta-raib-lius-berek-bakal-laporkan-alfons-lete-ke-polsek-tasbar/ Disaksikan Garda Indonesia, saat menyambangi kediaman keluarga Lius Berek pada Jumat pagi, 21 […]

  • Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

    Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

    • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung koperasi tingkat kabupaten dengan menjaring usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Belu. Kegiatan dengan tema ‘Temu Kemitraan UMKM’, dilaksanakan di aula Hotel Nusantara II Atambua pada Senin, 20 September 2021. Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Belu, Elfridus Hale di sela–sela kegiatan mengungkapkan, untuk […]

  • George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    George Hadjoh Dorong Kota Kupang Jadi Kota Musik

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 1Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Musik merupakan instrumen menembus ruang dan waktu, tidak mengenal sekat. Kota Kupang harus dijadikan kota hebat di gerbang selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dan menjadi miniatur Indonesia. Demikian ditegaskan Penjabat Wali Kota Kupang, George Hadjoh saat memberikan sambutan dalam penutupan Hari Musik Nasional pada Kamis sore, 9 Maret 2023 di […]

  • Tito Karnavian : Listyo Sigit Prabowo Sangat Siap Emban Amanah Kapolri

    Tito Karnavian : Listyo Sigit Prabowo Sangat Siap Emban Amanah Kapolri

    • calendar_month Sel, 19 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menyebut sosok Listyo Sigit Prabowo yang ditunjuk Presiden Joko Widodo sebagai calon Kapolri tunggal pengganti Idham Azis, merupakan sosok yang cerdas dan tegas. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Rapat Kerja di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Senin, 18 Januari 2021. “Pak Sigit itu orangnya […]

  • Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    Perlunya Pengembangan Lembaga Keterampilan di Provinsi NTT

    • calendar_month Sel, 31 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Josephin N. Fanggi, S.ST. Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan provinsi dengan persentase penduduk miskin terbesar ketiga di Indonesia sebesar 21,03 persen pada Semester II tahun 2018 [Data Badan Pusat Statistik (BPS)]. Berdasarkan piramida penduduk, sebagian besar penduduk berada pada usia muda. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Bulan Agustus Tahun 2018 yang dilakukan oleh […]

  • Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Korban Tewas Sembilan Orang

    Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Korban Tewas Sembilan Orang

    • calendar_month Sen, 4 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    BPBD Flores Timur mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki–laki dan pengunjung atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki. Masyarakat diminta mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.   Larantuka | Gunung Api Lewotobi Laki-laki erupsi atau meletus pada Minggu, 3 […]

expand_less