Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Istana Kepresidenan Tegur Para Menteri Kabinet Merah Putih

Istana Kepresidenan Tegur Para Menteri Kabinet Merah Putih

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 25 Okt 2024
  • visibility 162
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta | Saat belum genap sepekan para pembantu Presiden Prabowo Subianto dilantik masuk dalam jajaran Kabinet Merah Putih pada Senin, 21 Oktober 2024, mereka langsung mendapat teguran dari Istana Kepresidenan.

Teguran dilayangkan oleh Sekretaris Kabinet (Setkab) Mayor Teddy Indra Wijaya kepada jajaran menteri Kabinet Merah Putih melalui grup WhatsApp (WA).

Hal itu diungkap Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi yang menyebut isi surat tersebut mengenai teguran ringan supaya jajaran menteri dapat lebih berhati-hati dalam menggunakan kop surat kementerian dan tanda tangan menteri.

Teguran itu buntut langkah Menteri Desa, dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto yang memakai kop dan stempel kementerian dalam undangan yang diperuntukkan bagi acara pribadi.

“Semua imbauan untuk semua menteri di Kabinet Merah Putih,” ujar Budi kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Rabu, 23 Oktober 2024.

Ditekankan Budi, teguran itu berisi penekanan supaya para menteri tidak menggunakan fasilitas kementerian untuk kepentingan pribadi dan keluarga serta kolega.

Adapun isi surat teguran yang disampaikan Teddy kepada jajaran menteri di Kabinet Merah Putih melalui grup WhatsApp:

Yth. Para Menteri Kabinet Merah Putih

Dengan hormat,

Ijin mengingatkan untuk kebaikan bersama :

Dalam masa awal jabatan harap berhati-hati dalam membuat surat atas nama / Kop / Stempel Kementerian & tanda tangan Menteri, Terkait acara pribadi & menghindari hal-hal yang berpotensi menjadi polemik di masyarakat.

Tekankan bagian Humas / Media setiap Kementerian, untuk lebih berhati hati sehingga mencegah peretasan atau pengambilan website / Media Sosial resmi di Kementerian masing-masing.

Terima kasih.

Seperti diketahui, Yandri kedapatan memakai kop dan stempel kementerian dalam surat undangan untuk acara acara peringatan tahunan wafatnya sang ibunda, sekaligus syukuran yang dihelat Pondok Pesantren BAI Mahdi Sholeh Ma’mun, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten, pada Selasa, 22 Oktober 2024.

Politisi PAN itu telah mengakui kesalahannya, serta telah meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi tindakan serupa di masa mendatang.(*)

Sumber (*/asumsi)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Percepat Implementasi Kartu Prakerja, Daftar ‘Online’ di April Pekan Kedua

    Percepat Implementasi Kartu Prakerja, Daftar ‘Online’ di April Pekan Kedua

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Program Kartu Prakerja Komite Cipta Kerja telah mempersiapkan Program Kartu Prakerja bagi para pencari kerja dan pekerja formal/informal yang terkena dampak langsung dari berkurangnya aktivitas ekonomi nasional saat pandemi Virus Korona (Covid-19) dengan memulai pendaftaran secara online mulai minggu kedua April 2020. Pelaksanaan dan penyesuaian fokus dari Program Kartu Prakerja tersebut […]

  • Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam Pengguncang Markas Polisi

    Mengenal Syamsul Jahidin, Mantan Satpam Pengguncang Markas Polisi

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • account_circle Rosadi Jamani
    • visibility 877
    • 0Komentar

    Loading

    Publik ramai membicarakan sosok pemberani, dan mantan Satpam. Sosok ini telah mengguncang markas polisi. Dialah Syamsul Jahidin, bukan Syamsul yang itu ya. Ini asli Syamsul pemberani. Namanya, dari lahir memang Syamsul Jahidin. Ia bukanlah dari akademi kepolisian, bukan dari barisan keluarga ningrat, melainkan dari pos satpam. Tempat paling jujur untuk belajar tentang negara, menjaga pintu, […]

  • Hoaks B.J. Habibie Meninggal! Presiden Jokowi Jenguk di RSPAD

    Hoaks B.J. Habibie Meninggal! Presiden Jokowi Jenguk di RSPAD

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Beredar isu Presiden ketiga Republik Indonesia B.J. Habibie meninggal dunia, pada Selasa dini hari. Kabar tersebut dipastikan sebagai berita bohong (hoaks) atau tidak benar dan telah terkonfirmasi. Presiden Joko Widodo pada Senin sore, 9 September 2019, menjenguk Presiden ke-3 Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie. B.J. Habibie yang diketahui sedang menjalani perawatan […]

  • Bareskrim Selidik Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis & ‘Bully’ di KPI

    Bareskrim Selidik Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis & ‘Bully’ di KPI

    • calendar_month Jum, 3 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 1Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyatakan bakal menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dan bully ‘perundungan’ yang terjadi di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. “Saya sudah arahkan untuk lidik,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, pada Kamis, 2 September 2021. Menurut Komjen Agus, penanganan perkara tersebut akan diarahkan ke […]

  • Pemerintah Jepang dan PATRIA Dukung Wisata Hijau Indonesia

    Pemerintah Jepang dan PATRIA Dukung Wisata Hijau Indonesia

    • calendar_month Sen, 22 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pandemi Covid-19 lebih-kurang 2 (dua) tahun, berdampak pada menurunnya pendapatan masyarakat, khususnya yang bergerak dalam bisnis pariwisata. Melandainya pandemi, menghidupkan gairah masyarakat global untuk kembali berwisata di seluruh Indonesia. Tak heran pariwisata menjadi salah satu primadona pemulihan ekonomi negara. Melihat krisis ekologi global, Perkumpulan Alumni Margasiswa Republik Indonesia (PATRIA) memandang perlu […]

  • Bank NTT Tegaskan Tidak Menerima Calon Pegawai Yang Telah Menikah

    Bank NTT Tegaskan Tidak Menerima Calon Pegawai Yang Telah Menikah

    • calendar_month Sel, 10 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tes penerimaan calon pegawai Bank Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak ada kaitan dengan Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dan Bank NTT mau transparan dalam proses penerimaan calon pegawai Bank NTT tahun buku 2019. Demikian penegasan Kepala Divisi Manajemen Risiko Bank NTT, Louis K.Gonsalves Atie mewakili Kepala Divisi SDM yang sedang bertugas […]

expand_less