Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Humaniora » Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

Jelajah Musik Tradisional Timor dengan Inovasi Instrumen Gaya Baru

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 26 Nov 2022
  • visibility 56
  • comment 0 komentar

Loading

Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan provinsi kaya warisan budaya, adat istiadat, bahasa, dan musik tradisional. Salah satu jenis budaya yang mengakar kuat pada masyarakat NTT adalah budaya tutur atau lisan. Tradisi ini ada dalam kehidupan, mulai dari ritual adat, syair gembala saat menggembalakan ternak, nyanyian saat panen hasil kebun, membangun rumah adat, hingga nyanyian penghiburan di acara kedukaan.

Di berbagai daerah termasuk di daratan Pulau Timor, seseorang yang fasih berbahasa daerah, memiliki status sebagai penutur yang bisa melantunkan syair tradisional. Dalam perjalanannya, tidak adanya pengarsipan membuat sulitnya pewarisan syair-syair tersebut ke generasi selanjutnya. Hal ini menjadi keresahan karena di dalam syair terkandung makna/nilai kehidupan yang sangat tinggi.

Kehadiran musik cukup berpengaruh dalam dinamika sosial masyarakat. Musik juga mampu menetralkan kondisi perasaan manusia termasuk juga sebagai “agen” pemberitaan sosial budaya. Dalam hal ini, setiap lirik lagu mampu memberi pengetahuan baru kepada pendengar. Kini, penyajian musik beragam, hal ini mempermudah dalam menikmati, memahami dan memaknai musik.

Di generasi saat ini, musik bisa mudah diterima apabila relevan dan mengikuti zaman. Kenyataannya musik tradisional memiliki sedikit peminat karena dianggap jadul dan kedaerahan padahal sebenarnya semua jenis musik memiliki nilainya masing-masing. Hal ini kemudian menjadi konstruksi bahwa musik tradisional adalah milik orang daerah dan masyarakat tertentu saja, tentu hal ini berpengaruh pada generasi sekarang karena tidak mengenal musik tradisional atau daerahnya sendiri.

Maka dari itu, salah satu solusi agar bisa mengenal dan merasa dekat dengan musik tradisional adalah menyajikan musik baru dengan gaya sekarang dipadukan dengan instrumen musik modern sehingga menjadi warna baru dan lebih mencintai identitas budaya serta tidak luntur oleh zaman. Hal ini juga sebagai bentuk pelestarian terhadap nilai budaya dengan cara yang inovatif dan kreatif.

Beralaskan keresahan ini, maka lahirlah ide inovasi penyajian musik instrumen tradisional dan penciptaan karya gaya baru ciri khas budaya Pulau Timor sebagai upaya pelestarian musik tradisional bagi generasi, dengan tajuk kegiatan, Jelajah Nada Timor.

Jelajah Nada Timor adalah perjalanan merekam nada, syair, tutur dan musik tradisional di 5 (lima) kabupaten di Pulau Timor, diselaraskan dengan musik oleh Tarwis Lifani Haning atau juga dikenal dengan Shagah, musisi post-rock/ ambient dari Kota Kupang, menghasilkan 1 Extended Play (EP) atau mini album yang terdiri dari lima lagu.

Rangkaian panjang Jelajah Nada Timor dimulai dari riset dan pemantapan konsep, di mana Shagah dan tim produksi memilih dan meneliti syair, tutur dan musik tradisional ciri khas Pulau Timor. Konsep dimatangkan lagi agar terfokus pada bidang, nilai yang diambil. Proses ini dilakukan di Kota Kupang.

Kemudian, Ekspedisi Nada Timor atau perjalanan merekam syair. Shagah dan tim produksi melakukan perjalanan ke lima kabupaten di Pulau Timor juga mendokumentasikan cerita, foto, studio, serta video sebagai arsip dokumentasi.

Setelah selesai, tim akan kembali ke Kupang untuk produksi musik atau studio session (aransemen, perekaman, editing, mixing dan mastering), dilakukan di studio musik di Kota Kupang.  Dan terakhir ialah Perilisan EP atau mini album bersamaan dengan dokumentasi selama ekspedisi. Akan ada pre-release lagu dahulu yang diputarkan di beberapa radio lokal. Lagu bisa diakses di berbagai platform musik juga diproduksi/dicetak dalam bentuk CD album fisik orisinal. Rangkaian Jelajah Nada Timor berlangsung selama 3 (tiga) bulan dari Oktober 2022 hingga Januari 2023.

Selain Tarwis Lifani Haning sebagai Project Leader dan Composer, proses kreatif penggarapan EP juga melibatkan etnomusikolog Rayhan Sudrajat sebagai Produser, juga rapper Malysk sebagai Mixing Engineer.

Kegiatan Jelajah Nada Timor didukung oleh Ditjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.(*)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Studi Tiru di Kumham Jakarta, Merci Jone: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih WBK

    Studi Tiru di Kumham Jakarta, Merci Jone: Keterbatasan Bukan Penghalang Raih WBK

    • calendar_month Rab, 3 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tahapan meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) masih berlanjut. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kumham) Nusa Tenggara Timur di bawah komando Kakanwil Marciana Dominika Jone, melaksanakan studi tiru ke Kumham DKI Jakarta pada Senin, 1 November 2021. Hadir di aula Kanwil Kumham DKI Jakarta tepat pukul 09.00 WIB, kedatangan […]

  • Edukasi Literasi ala FKIP UPG 45 NTT Bagi Anak SD dalam Festival Li Ngae

    Edukasi Literasi ala FKIP UPG 45 NTT Bagi Anak SD dalam Festival Li Ngae

    • calendar_month Sab, 19 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kehadiran mahasiswa dan dosen FKIP Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Persatuan Guru (UPG) 1945 NTT dalam kegiatan Festival Li Ngae pada 17—25 Oktober 2019 di Pulau Semau, Kabupaten Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam rangka memberikan edukasi literasi. Adapun bentuk edukasi literasi yang diberikan Mahasiswa dan Dosen Prodi Pendidikan Bahasa […]

  • Panen Garam dan Rumput Laut di Raijua, Gubernur VBL Cari Pasar bagi Petani

    Panen Garam dan Rumput Laut di Raijua, Gubernur VBL Cari Pasar bagi Petani

    • calendar_month Jum, 23 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Raijua, Garda Indonesia | Saat melakukan panen garam di Tambak Garam Dahiae di Kecamatan Raijua, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) merespons kondisi para petani yang memprihatinkan, terlihat menumpuknya stok garam karena kesulitan pangsa pasar. Tindakan riil yang dilakukan Gubernur NTT yang suka melakukan sidak ke lokasi ini pun langsung menelepon Menteri Koordinator Bidang Perekonomian […]

  • Propam Polri Periksa Napoleon Dugaan Aniaya Muhammad Kace

    Propam Polri Periksa Napoleon Dugaan Aniaya Muhammad Kace

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri akan memeriksa Irjen Napoleon Bonaparte usai kembali berkasus dalam dugaan penganiayaan tersangka penistaan agama, Muhamad Kosman alias Muammad Kace pada Rabu, 29 September 2021 Hal itu dilakukan usai Polri mendapat izin resmi dari Mahkamah Agung untuk memeriksa terdakwa kasus dugaan penerimaan suap dari Djoko Tjandra […]

  • Kado Ultah V, Pena Batas RI-RDTL Masuk Program Inspirasi Indonesia

    Kado Ultah V, Pena Batas RI-RDTL Masuk Program Inspirasi Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu, Garda Indonesia | Persatuan Jurnalis Belu Perbatasan (Pena Batas) RI-RDTL menjadi salah satu organisasi profesi wartawan di Indonesia yang masuk dalam program Inspirasi Indonesia. Program ini ditayangkan TVRI Nasional pada Kamis 16 Juni 2022, pukul 11.00 WIB. Penayangan program ini disaksikan sejumlah wartawan Pena Batas RI-RDTL di kediaman Andre Witak (Wartawan TVRI dan Teni […]

  • Pasien Covid-19 Berhasil Sembuh Jadi 112, Positif 1.790 Orang

    Pasien Covid-19 Berhasil Sembuh Jadi 112, Positif 1.790 Orang

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 mencatat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh di Indonesia terus bertambah mencapai 112 orang, sedangkan kasus positif menjadi 1.790 orang sementara meninggal 170 orang hingga Kamis, 2 April 2020 pukul 12.00 WIB. Dibanding sehari sebelumnya, jumlah pasien sembuh bertambah sebanyak sembilan orang dari 103 pasien, sedangkan kasus […]

expand_less