Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Kadis PUPR Belu: Segmen Bantuan Dana Swadaya Itu Bukan Untuk Orang Miskin

Kadis PUPR Belu: Segmen Bantuan Dana Swadaya Itu Bukan Untuk Orang Miskin

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 26 Jul 2020
  • visibility 61
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Segmennya itu bukan untuk orang miskin. Segmennya itu untuk orang yang berpenghasilan rendah di bawah UMR. Jadi, orang miskin tidak bisa dapat,” demikian penegasan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Vincent K. Laka kepada Garda Indonesia melalui sambungan telepon seluler pada Minggu pagi, 26 Juli 2020.

Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/07/25/dana-bantuan-rumah-sederhana-sehat-di-belu-nama-janda-tua-tak-diusulkan/

Eng Laka, demikian sapaan karibnya menerangkan, bahwa orang yang penghasilannya di bawah Upah Minimum Regional/ Provinsi Nusa Tenggara Timur (UMR/UMP NTT) berhak terima, meski Veteran dan PNS/ASN sekalipun. “Ini, bantuan stimulan yang bersifat swadaya, bukan gratis untuk orang miskin. Yang menjadi patokan itu adalah penghasilan harus di bawah UMR. Jadi, penghasilan harus di bawah satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah,” urainya.

Skema dan syarat penerima bantuan dana rumah sederhana sehat di Kabupaten Belu

Persyaratan untuk mendapatkan rumah swadaya, beber Eng Laka, pertama, harus memiliki penghasilan tetap; kedua, harus mempunyai Kartu Keluarga (KK); ketiga, tinggal di desa bersangkutan; keempat, bersedia bekerja bersama kelompok; kelima, harus memiliki bahan bangunan dan lahan.

“Bantuan pemerintah hanya tujuh belas setengah juta. Dua setengah jutanya untuk bayar tukang, lima belas jutanya beli bahan. Sisanya dia tanggung sendiri. Rumahnya juga harus permanen karena bantuan pemerintah pusat ini untuk menghilangkan rumah tidak layak huni. Jadi, janda miskin ini kemungkinan tidak punya penghasilan tetap makanya tidak bisa”, sambungnya.

Sementara, bantuan rumah bagi orang miskin, lanjut Eng Laka, baru akan dianggarkan pada tahun 2021. Itu pun, penerima bantuan rumah wajib sediakan lahan. Pemerintah tidak membeli tanah. “Kita bangun rumah siap terima kunci. Kita sudah hitung-hitung biayanya berkisar 50—75 juta. Kalau bangunnya tahun depan, kita sudah harus verifikasi mulai sekarang. Dan, kita berharap semoga terwujud,” sibaknya.

“Yang jelas ada ketentuan terkait bantuan ini. Yang lolos verifikasi dan validasilah yang berhak terima,“ tambah Eng Laka via pesan WhatsApp.

Diketahui, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2020, Rp.1.950.000 (satu juta sembilan ratus lima puluh ribu rupiah) dari sebelumnya Rp.1.795.000 (satu juta tujuh ratus sembilan puluh lima ribu rupiah), sejak 1 November 2019 lalu. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+ rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    Bareskrim : Korban Investasi Bodong Rugi Hingga Puluhan Miliar

    • calendar_month Kam, 9 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menetapkan 7 (tujuh) tersangka kasus investasi bodong platform Binomo termasuk Indra Kenz. Hingga saat ini, tercatat ada 144 korban dengan kerugian lebih dari 83 miliar. “Kerugian para korban afiliator IK sebanyak 144 orang sekitar Rp. 83.365.707.894,” Kasubdit II Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Candra Sukma dalam keterangannya, pada Kamis, 9 […]

  • ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

    ‘Yellow Clinic’ Partai Golkar Vaksinasi Tahap II Pelajar SMAN 4 Atambua

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Vaksinasi tahap II, bantuan ‘yellow clinic’ Partai Golkar sebanyak 250 dosis bagi pelajar SMAN 4 Atambua berlanjut di Puskesmas Umanen, Kecamatan Atambua Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu, 29 September 2021. Anggota DPRD Belu fraksi Golkar, Benediktus Hale yang memantau secara langsung proses vaksin di Puskesmas Umanen, […]

  • Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    Kota Kupang dan 21 Kabupaten di NTT Waspada Hujan Angin Kencang

    • calendar_month Sab, 26 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Saat ini, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih berada di periode musim hujan. Bibit siklon tropis 99S terpantau di Laut Timor yang membentuk daerah pertemuan atau perlambatan angin (konvergensi) Laut Timor. Sistem ini juga menginduksi peningkatan kecepatan angin di wilayah NTT. Suhu muka laut di NTT masih cukup hangat, dan gelombang […]

  • Satu Keluarga di Manggarai Tinggal di Rumah Reot, Pemdes Tutup Mata

    Satu Keluarga di Manggarai Tinggal di Rumah Reot, Pemdes Tutup Mata

    • calendar_month Jum, 13 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Kini, Mama Theresia memikul seluruh beban rumah tangga seorang diri. Di balik wajahnya yang penuh ketegaran, dan tubuh yang kian membungkuk tersimpan cerita tentang perjuangan hidup yang nyaris tak tertahankan.   Ruteng | Hidup pada garis kemiskinan sungguh sangat menyedihkan. Ada hanya niat ikhlas dan semangat saja yang tertanam dalam benak agar bisa bertahan hidup […]

  • Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    Tempuh Jalan Terjal, Bupati & Wabup Belu Lihat Mata Air di Kaki Gunung Lakaan

    • calendar_month Ming, 18 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Lasiolat-Belu, Garda Indonesia | Guna memenuhi kebutuhan air bersih, Bupati dan Wakil Bupati Belu, dr. Taolin Agustinus, Sp.PD-KGEH, FINASIM dan Drs. Aloysius Haleserens, M.M. didampingi Kadis PUPR, Vincent K. Laka, S.T. dan Plt. Direktur PDAM, Ir. Fridolinus Siribein melakukan monitoring untuk melihat dan memastikan secara langsung lokasi serta debit air di sumber mata air Harewe […]

  • Gubernur NTT dan GM PLN UIP Nusra Bahas Potensi Energi Terbarukan

    Gubernur NTT dan GM PLN UIP Nusra Bahas Potensi Energi Terbarukan

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Loading

    GM PLN UIP Nusra, Rizki Aftarianto menekankan dalam rencana pengembangan kelistrikan 10 tahun ke depan di NTT, energi baru terbarukan (EBT) menjadi fokus utama, khususnya panas bumi dan tenaga surya.   Kupang | General Manager (GM) PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra), Rizki Aftarianto, bersama jajaran manajemen melakukan audiensi dengan Gubernur […]

expand_less