Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Kasus Tanah Gedung Pramuka & SLB Kupang, Yafet Rissy : Jubir Esau Konay “Kebakaran Jenggot”

Kasus Tanah Gedung Pramuka & SLB Kupang, Yafet Rissy : Jubir Esau Konay “Kebakaran Jenggot”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
  • visibility 116
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Pengacara andal yang berhasil memenangkan kasus gugatan sengketa Pilkada Sabu Raijua hingga pasangan Orient P Riwu Kore dan Thobias Ully terdiskualifikasi; Yafet Y. W. Rissy, S.H, M.Si, LLM, PhD. menegaskan bahwa kliennya Vredy Kolloh selaku ahli waris dari Karel B. S. Kolloh tidak pernah ada sengketa atau permasalahan apa pun dengan Esau Konay.

Kepada Garda Indonesia pada Selasa malam, 9 November 2021, Pengacara yang akrab disapa AFHEAD ini pun menekankan obyek tanah yang digugat Vredy Kolloh merupakan tanah milik keluarga Kolloh At uf (bahasa Dawan Timor artinya turun temurun). “Obyek tanah Gedung Pramuka dan SLB milik sah keluarga Kolloh At uf. Jadi ini masalah keluarga Kolloh At uf dengan Gubernur NTT, bukan dengan keluarga Esau Konay,” tegasnya.

Yafet Rissy pun menegaskan akan melaporkan juru bicara (jubir) Esau Konay, Marthen Soleman Konay dengan dugaan telah menyebarkan berita bohong dan pencemaran nama baik terkait gugatan Vredy Kolloh kepada Gubernur NTT perihal kepemilikan tanah Gedung Kwarda Pramuka NTT.

Menurut Yafet Rissy, gugatan Vredy Kolloh kepada Gubernur NTT tidak ada sangkut paut dengan Keluarga Esau Konay dan ahli warisnya. “Lalu, mengapa Marthen Soleman Konay Jubir keluarga Esau Konay seperti kebakaran jenggot memberikan pernyataan bahkan mempublikasi bahwa Vredy Kolloh tidak punya legal standing terhadap obyek yang menjadi gugatan,” tanyanya.

Yafet Rissy membantah Vredi Kolloh memalsukan dokumen terkait sengketa dengan Undana. Laporan keluarga Konay di Polda NTT telah dihentikan tahun 2019 di tingkat penyelidikan dengan alasan tidak cukup bukti.

“Lalu, di mana pemalsuan dokumennya?Atas dasar itulah, maka saya selaku kuasa hukum dari Vredy Kolloh akan segera melaporkan Marthen Soleman Konay yang mengaku sebagai jubir Esau Konay, karena telah menyebarkan berita bohong,” tegas Yafet Rissy.

Yafet pun menyampaikan secara gamblang bahwa sesuai dengan surat dari Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur Direktorat Reserse Kriminal Umum kepada saudara Ferdinand Konay Nomor B/519/X/2019/Ditreskrimum perihal perkembangan hasil penyelidikan, pada poin 3 secara jelas menyebutkan bahwa adapun alasan penghentian penyelidikan terhadap laporan saudara Ferdinand Konay) setelah dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi terlapor serta bukti – bukti yang ada bahwa tidak cukup bukti” yang mendukung bahwa kasus tersebut adalah kasus “pemalsuan”.

Dalam surat tersebut, imbuh Yafet Rissy, sudah sangat jelas bahwa Polda NTT dalam hal ini Ditreskrimum pada tahun 2019 telah menghentikan laporan tudingan dugaan pemalsuan yang dilaporkan oleh Ferdinand Konay karena tidak cukup bukti.

“Lantas kenapa sekarang jubir Esau Konay berkoar- koar di media terkait pemalsuan dan mempersoalkan mengenai legal standing?, sekali lagi saya tegaskan gugatan kami terhadap Gubernur NTT sudah masuk di Pengadilan Negeri Kupang, soal legal standing gugatan adalah urusan pengadilan bukan urusan Jubir Esau Konay” terang Yafet Rissy sembari menegaskan kalau keluarga Esau Konay merasa bahwa tanah gedung Kwarda Pramuka dan SLB adalah miliknya, silakan gugat ke pengadilan, bawa semua bukti asli ke pengadilan, biar semua jelas di pengadilan.

“Ahli waris dari keluarga Kolloh At uf punya bukti sah kepemilikan lahan tanah di Gedung Pramuka dan SLB, karena itu menggugat Gubernur NTT yang hingga saat ini belum membayar ganti rugi tanah kepada keluarga Kolloh At uf,” tandas Yafet Rissy.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    Pemerintah Sepakat Ongkos Umrah Jemaah Haji 49,8 Juta Rupiah

    • calendar_month Kam, 16 Feb 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah dan Komisi VIII DPR telah menyepakati besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) 1444 Hijriah atau 2023 Masehi dengan rata-rata Rp90.050.637,26 per jemaah haji reguler. Angka ini terdiri atas dua komponen, yaitu biaya perjalanan ibadah haji (Bipih) yang ditanggung jemaah dengan rata-rata Rp49.812.700,26 (55,3%) dan penggunaan nilai manfaat per jemaah sebesar […]

  • Oknum Satpol PP Pemprov NTT Diduga Aniaya Istri Hingga Tewas

    Oknum Satpol PP Pemprov NTT Diduga Aniaya Istri Hingga Tewas

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Salah satu aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas sebagai anggota Satuan Polisi Pamong Praja Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Satpol PP Pemprov NTT) diduga menganiaya istrinya hingga tewas. Korban, Josefina Maria Mey (ASN Diaspora NTT, red) dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 12 Agustus 2024 pasca-perawatan intensif beberapa hari di IGD Rumah Sakit Leona […]

  • Lebih Untung Beli Mobil Suzuki Saat Paskah dan Idulfitri 2023

    Lebih Untung Beli Mobil Suzuki Saat Paskah dan Idulfitri 2023

    • calendar_month Sen, 10 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | PT. Surya Batara Mahkota (SBM) selaku main dealer mobil Suzuki wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) membuat terobosan penjualan dengan memberikan berbagai kemudahan, diskon hingga hadiah bagi para calon konsumen. Khusus pada momentum perayaan hari besar keagamaan yakni Paskah dan Idulfitri 1444 H, masyarakat yang mengimpikan membeli mobil Suzuki bakal diuntungkan. Lantas, […]

  • “Marah Presiden Jokowi” Sabrila Dapat Ponsel Baru

    “Marah Presiden Jokowi” Sabrila Dapat Ponsel Baru

    • calendar_month Kam, 29 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 81
    • 0Komentar

    Loading

    Pulau Buton, Garda Indonesia | Sabrila, Pelajar SMA Negeri 1 Batauga mengejar rombongan Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Pasar Rakyat Bandar Batauga di Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara pada Selasa sore, 27 September 2022. Karena kejadian tersebut, telepon genggam milik Sabrila rusak. Sabrila pun sempat menangis sambil “memarahi” Presiden Jokowi. “HP-ku rusak karena […]

  • UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    UGM Angkat Bicara Soal Foto Ijazah Jokowi Yang Viral, Ini Faktanya

    • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 593
    • 0Komentar

    Loading

    Rektor UGM, Ova Emilia, menegaskan pihak kampus tidak bertanggung jawab atas tersebarnya foto tersebut. Pasalnya, ijazah asli Jokowi sudah diserahkan langsung kepada yang bersangkutan sejak kelulusannya.   Yogyakarta | Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya buka suara terkait beredarnya foto dokumen ijazah yang disebut milik Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di media sosial. Rektor UGM, Ova […]

  • Bintang Puspayoga Terima Tongkat Estafet PPPA dari Yohana Yembise

    Bintang Puspayoga Terima Tongkat Estafet PPPA dari Yohana Yembise

    • calendar_month Jum, 25 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia periode 2014—2019 Yohana Yembise menyerahkan jabatannya kepada Menteri PPPA RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati atau Bintang Puspayoga pada kegiatan Pisah Sambut Menteri PPPA di Jakarta pada Kamis, 24 Oktober 2019. Yohana Yembise mengaku sudah mengenal Menteri Bintang sebelumnya, sebagai istri Mantan […]

expand_less