Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

Kejagung Tetapkan Tiga Hakim Jadi Tersangka Kasus Gratifikasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
  • visibility 186
  • comment 0 komentar

Loading

Ikatan Media Online (IMO) Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI atas komitmennya dalam memberantas praktik mafia peradilan di Indonesia.

 

Jakarta | Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan 3 (tiga) hakim menjadi tersangka kasus dugaan suap dan atau gratifikasi dalam putusan lepas (ontslag) kasus korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Ketiga hakim tersebut yakni DJU (Djuyamto), ASB (Agam Syarif Baharuddin), dan AM (Ali Muhtarom).

Hasil pemeriksaan, penyidik mendapatkan fakta bahwa ketiganya menerima uang suap senilai miliaran melalui tersangka MAN (Muhammad Arif Nuryanta) selaku Wakil Ketua PN Jakarta Pusat pada saat itu. Adapun uang suap tersebut berasal dari tersangka AR (Ariyanto) yang merupakan advokat tersangka korporasi dalam kasus ini.

“Ketiga hakim tersebut mengetahui tujuan penerimaan uang tersebut, yaitu agar perkara tersebut diputus ontslag,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Abdul kata Qohar.

Ikatan Media Online (IMO) Indonesia pun memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI atas komitmennya dalam memberantas praktik mafia peradilan di Indonesia.

“Saya sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Kajagung dalam menyikat habis mafia hukum peradilan di Indonesia,” kata Ketua Umum IMO Indonesia Yakub F. Ismail pada Senin, 14 April 2025.

Yakub Ismail pun menekankan berdasarkan hal itu, maka tidak ada lagi keraguan terhadap institusi Kejaksaan dalam menegakkan hukum di tanah air. Ia menambahkan bahwa hasil kinerja Kejagung ini secara tidak langsung semakin menebalkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum dalam memberantas perkara korupsi yang telah mendarah daging.

“Praktik korupsi di republik ini hampir sukar dibasmi secara total. Namun dengan komitmen dan keberanian penegak hukum, terutama dalam hal ini oleh Kejaksaan, maka publik layak optimis bahwa harapan Indonesia bersih itu masih ada,” tandasnya. (*)

Sumber (*/tim IMO)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur dan Wagub NTT Ikut Apel Kehormatan di TMP Dharmaloka

    Gubernur dan Wagub NTT Ikut Apel Kehormatan di TMP Dharmaloka

    • calendar_month Ming, 17 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Apel kehormatan dan renungan suci ini dipimpin oleh Kapolda NTT dan diikuti juga oleh ASN Pemprov NTT, perwakilan prajurit TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut dan Angkatan Udara, perwakilan Polri, Satpol PP, serta perwakilan Menwa dan Pramuka.   Kupang | Menyambut detik-detik peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur NTT Melki Laka Lena […]

  • Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    Rawat Kampung Adat Maghilewa, Yayasan Arnoldus Wea Bantu ‘Sound System’

    • calendar_month Ming, 18 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Loading

    Maghilewa, Garda Indonesia | Yayasan Arnoldus Wea Dhegha Nua menyerahkan bantuan berupa seperangkat sound system kepada Komunitas Pariwisata Kampung Adat (KOMPAK) Maghilewa, pada Sabtu 17 April 2021 pukul 13.00 WITA, di Sa’o Ine Wua, Kampung Maghilewa, Desa Inerie, Kecamatan Inerie, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penyerahan bantuan seperangkat sound system ini dilakukan oleh Reinard […]

  • Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama

    Mahfud MD Perintahkan Usut Tuntas Dua Super Tanker Iran dan Panama

    • calendar_month Sab, 27 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terus mengawal proses hukum dan mengusut tuntas kasus penangkapan dua kapal super tanker asal Iran dan Panama yang melakukan pelanggaran di teritorial Indonesia pada tanggal 24 Januari 2021 lalu. Dalam upaya penuntasan kasus itu, Menko Mahfud MD telah beberapa kali […]

  • Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    Jaminan PLN Bagi Warga Sekitar PLTP Ulumbu 5—6

    • calendar_month Rab, 1 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) telah melangsungkan free prior informed consent (FPIC) atau persetujuan atas dasar informasi di awal tanpa paksaan (PADIATAPA) di Gendang Gonggor, Desa Wewo, Satar Mese, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 30 September 2023. Sosialisasi ini dimaksudkan agar masyarakat sekitar kawasan […]

  • Pernyataan Sikap DPP IMO-Indonesia, Terkait Surat Dewan Pers No.371/DP/K/VII/2018

    Pernyataan Sikap DPP IMO-Indonesia, Terkait Surat Dewan Pers No.371/DP/K/VII/2018

    • calendar_month Sab, 28 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Sudah selayaknya Dewan Pers dapat mengayomi keberadaan IMO-Indonesia selaku organisasi Badan Usaha, bukan sebaliknya melakukan diskriminasi terhadap organisasi yang baru muncul, seperti cuplikan yang tertulis dalam surat Dewan Pers No. 371/DP/K/VII/2018 Tanggal 26 Juli 2018, pada alenia 11, yang tertulis “Dewan Pers sama sekali tak mengenal orang yang melakukan aksi tersebut, termasuk […]

  • KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    KemenPPPA & UNFPA Rumuskan Strategi Pencegahan Perkawinan Anak

    • calendar_month Sab, 17 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Indonesia menduduki peringkat ke 7 di dunia dan ke 2 di ASEAN dengan angka perkawinan anak tertinggi. Selain memengaruhi Indeks Pembangunan Manusia (IPM), perkawinan anak juga memengaruhi Indeks Kedalaman Kemiskinan. Dalam upaya menekan angka perkawinan anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama The United Nations Population Fund (UNFPA) mengadakan […]

expand_less