Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

Keluarga Korban Lion Air JT610 Gugat Produsen Pesawat Boeing

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Mar 2019
  • visibility 57
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Sejumlah keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT610 mengajukan gugatan terhadap produsen pesawat yang berbasis di Chicago, Amerika Serikat, The Boeing Company. Gugatan ini didaftarkan ke Pengadilan Cook County, negara bagian Ilinois, oleh keluarga korban melalui firma hukum Girardi and Keese bersama firma hukum terkenal asal Amerika Serikat, Edelson PC.

Berdasarkan pers rilis yang diterima media ini pada Senin/11 Maret 2019 pukul 22.48 WITA, Adapun gugatan yang disampaikan keluarga korban terkait kelalaian terhadap tanggung jawab produk (product liability) dan tanggung jawab mutlak (strict product liability) yang dilakukan Boeing.

“Saya tidak suka bicara mengenai besaran kompensasi untuk keluarga korban. Tapi yang jelas, pengadilan dan juri di Amerika dikenal paling besar dalam memberikan kompensasi dibanding pengadilan manapun di seluruh dunia. Dalam kasus terakhir, mereka memberi jutaan dolar sebagai kompensasi,” kata George Hatcher dari lembaga pendamping korban Air Crash Consultant.

Pesawat Boeing Max merupakan pesawat yang dirancang untuk bersaing dengan pesawat Airbus A320 yang hemat konsumsi bahan bakar.

Pesawat tipe Boeing Max telah dilengkapi fitur otomatis Maneuvering Characteristic Augmentation System (MCAS) yang didesain untuk menyiasati mesin yang berukuran lebih besar tapi tetap hemat bahan bakar.

Meski begitu, buku manual penerbangan Boeing atau Flight Operations Manual (FOM) tidak mencantumkan panduan penting dalam pengoperasian MCAS sehingga berdampak pada kemampuan pilot dalam mengendalikan pesawat Lion Air JT610.

Selain tidak tercantum di buku manual penerbangan, para pilot juga tidak mendapat pelatihan mengenai fitur otomatis tadi. Belakangan diketahui, Boeing memutuskan tidak menginformasikan kepada pilot serta tidak menyelenggarakan pelatihan terkait perubahan dalam sistem pengendalian Boeing Max untuk mengurangi biaya pelatihan pilot.

Pasca kecelakaan fatal Oktober lalu, otoritas penerbangan Federal Aviation Administration (FAA) menerbitkan buletin darurat pada 7 November 2018 kepada semua perusahaan penerbangan pengguna pesawat Boeing Max 8.

Dalam buletin itu, FAA menjelaskan bahwa pilot dapat mengatasi malfungsi MCAS hanya dengan menekan dua tombol.

“Kondisi ini jika tidak diatasi dapat menyebabkan penerbang kesulitan mengendalikan pesawat dan berakibat hidung pesawat menukik ke bawah secara berlebihan, kehilangan ketinggian signifikan, dan kemungkinan benturan dengan daratan,” demikian isi buletin tersebut.

FAA juga menjelaskan bahwa kesalahan pada sensor Angel of Attack (AoA) dapat menyebabkan pesawat menukik tajam ke bawah.

Sementara itu, penyelidikan awal yang dilaksanakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Republik Indonesia mengindikasikan sensor AoA telah memberikan informasi yang salah.

Selama dua belas menit, MCAS menekan hidung pesawat ke arah bawah sementara pilot berjuang menjaga hidung pesawat tetap tegak. Hingga akhirnya pesawat menukik tajam ke dasar Laut Jawa.

“Firma hukum Girardi and Keese memutuskan tidak menggugat Lion Air saat ini karena kemungkinan mereka juga termasuk korban,” ungkap George Hatcher yang baru-baru ini menemui keluarga korban kecelakaan Lion Air JT610 di Jakarta.

Tentang Girardi and Keese Lawyer

Girardi and Keese Lawyer merupakan firma hukum yang berbasis di Los Angeles dengan pengalaman panjang menangani kasus kecelakaan penerbangan, kematian akibat kelalaian (wrongful death), dan gugatan massal (mass trot). Sejak 1965, Girardi and Keese telah menjalani ribuan kasus dengan melawan perusahaan raksasa, menyelamatkan lebih dari $ 10 miliar untuk klien mereka.  Untuk informasi lebih lanjut, silakan kunjungi http://www.girardikeese.com

Tentang Air Crash Consultant

Air Crash Consultant didirikan untuk menghubungkan dan menjembatani pengacara dan klien mereka khususnya dari berbagai negara. Lembaga ini bisa dikatakan merupakan pendukung hubungan antara pengacara dan klien. (*)

Sumber berita (*/Tim IMO Indonesia)
Editor (+rony banase)
Foto by latimes.com

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Karateka KKI Ranting Rumah Jabatan Bupati TTS Raih Juara I Tingkat Provinsi NTT

    Karateka KKI Ranting Rumah Jabatan Bupati TTS Raih Juara I Tingkat Provinsi NTT

    • calendar_month Ming, 12 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Atlet Kushin Ryu M Karate-do Indonesia ranting rumah jabatan Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), mengikuti lomba tingkat provinsi jenjang SMA/SMK di seluruh NTT, dihelat oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2021, secara online ‘daring’ pada Juni 2021. Dan menggapai juara 1 tingkat provinsi. Demikian diungkapkan pelatih Frasiska Ottu pada Sabtu […]

  • HATI-HATI Beredar Ratusan Ribu iPhone Ilegal, Polri Segera Blokir

    HATI-HATI Beredar Ratusan Ribu iPhone Ilegal, Polri Segera Blokir

    • calendar_month Sen, 31 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 29
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri akan memblokir 191 ribu handphone ilegal berbagai merek, bukan tanpa alasan, handphone dengan IMEI ilegal dan tanpa verifikasi tersebut merugikan negara hingga ratusan miliar. Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar mengatakan, aksi IMEI ilegal ini terjadi antara 10—20 Oktober 2023, dengan jumlah yang tak sedikit. Dari 191 ribu […]

  • Real Count, SIAGA Menang 41,40% Pilgub NTT 2024

    Real Count, SIAGA Menang 41,40% Pilgub NTT 2024

    • calendar_month Rab, 27 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | Pasangan Calon Gubernur dan Gubernur NTT nomor 3, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu (SIAGA) memenangkan pertarungan dalam kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) 2024. Berdasarkan data real count yang masuk di pusat data SIAGA, pasangan yang diusung Partai NasDem, PKB dan PKS ini unggul 41,40 persen suara, disusul pasangan Melki-Johni 32,4 persen dan pasangan Ansy-Jane 26,18 […]

  • Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tahan Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    Kuasa Hukum Minta Polisi Segera Tahan Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    • calendar_month Sel, 7 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum para korban perusakan enam rumah di Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Nahak, SH meminta secara tegas kepada pihak kepolisian untuk segera menahan para pelaku. Baca juga :  http://gardaindonesia.id/2020/01/03/enam-rumah-di-belu-hancur-diserang-massa-wartawan-diancam/ “Jangan kita berdalih bahwa ini massa, karena massa itu kumpulan […]

  • Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    Angin Kencang di NTT Masih Berlangsung s.d Agustus 2019, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Kam, 6 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Angin Kencang yang berlangsung sejak 31 Mei 2019 hingga kini belum menurun intensitasnya dan diperkirakan masih terus berlanjut hingga pada Agustus 2019. Hal ini disampaikan oleh Forcaster On Duty BMKG Metro El Tari Kupang (Prakirawan) Nanik Tresnawati pada Media Garda Indonesia pada Kamis, 6 Juni 2019 pukul 16.25 WITA “Untuk angin […]

  • Cermati Usulan Bawaslu, Kemendagri Tunda Pelantikan Orient Riwu Kore

    Cermati Usulan Bawaslu, Kemendagri Tunda Pelantikan Orient Riwu Kore

    • calendar_month Kam, 4 Feb 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertimbangkan usulan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk menunda pelantikan Orient Patriot Riwu Kore sebagai Bupati Sabu Raijua. Pertimbangan ini diambil, setelah Kemendagri menghelat rapat bersama KPU dan Bawaslu yang membahas status kewarganegaraan Bupati Sabu Terpilih saat perhelatan Pilkada 9 Desember 2020. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/02/02/diduga-palsu-bawaslu-sabu-raijua-telusuri-status-warga-negara-bupati-terpilih/ “Tadi pagi, kami […]

expand_less