Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Kemen PPPA & Yayasan Sejiwa Edukasi PATBM tentang Parenting di Era Digital

Kemen PPPA & Yayasan Sejiwa Edukasi PATBM tentang Parenting di Era Digital

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 6 Nov 2019
  • visibility 139
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Persoalan anak merupakan persoalan multisektor, karena itu perlu disikapi secara serius, komprehensif melalui aktivitas yang terpadu. Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dikelola oleh sekelompok orang yang tinggal di desa/kelurahan sangat tepat untuk dikuatkan.

Melalui PATBM, diharapkan terbangun suatu sistem pada tingkat komunitas dan keluarga untuk pengasuhan yang aman, guna mencegah kekerasan, meningkatnya ketrampilan hidup dan ketahanan bagi Anak. Demikian pula masyarakat diharapkan mampu mengenali, menelaah, dan mengambil Inisiatif untuk mencegah dan memecahkan permasalahan kekerasan terhadap anak di lingkungan sendiri.

Pesatnya perkembangan teknologi di era digital memberikan berbagai dampak baik secara positif maupun negatif khususnya pada anak, dampak positifnya anak dengan mudah mengakses namun dampak negatif juga ditimbulkan dari bahaya internet, yaitu kecanduan bermain games yang rentan menjadi korban kejahatan seksual di dunia maya, serta terpaparnya konten pornografi dan informasi yang berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak.

Survei Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menunjukkan bahwa sebanyak 65,34% anak pada usia 9—19 tahun telah memiliki gawai (smartphone), data ini membuktikan bahwa tidak ada daerah yang bebas dari isu kejahatan terhadap anak baik pornografi dan prostitusi di ranah daring.

Kadis PPPA NTT, Sylvia Peku Djawang (kiri) didampingi Kabid Pemenuhan Hak Anak, Dra.Maria Patricia Sumarni,M.M. (baju putih) saat membuka pelatihan Parenting di Era Digital bagi Aktivis PATBM

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Sylvia.R.Peku Djawang, S.P., M.M. pada Selasa, 5 November 2019 di Aula Hotel Neo Aston Kupang.

Bertolak pada kondisi tersebut maka Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dan Yayasan Sejiwa menghelat kegiatan Pelatihan Parenting di Era Digital bagi Aktivis PATBM yang dilaksanakan pada tanggal 5—7 November 2019 di Aula Hotel Neo Aston Kupang.

“Pelatihan ini bertujuan untuk menyosialisasikan berbagaí kebijakan pencegahan agar anak tidak terjerumus dalam bahaya internet,” jelas Sylvia Peku Djawang.

Para aktivis PATBM saat mengikuti pelatihan Parenting di Era Digital

Selain itu, Melalui Aktivis PATBM diharapkan dapat menyampaikan ilmu yang didapatkan kepada para orang tua di lingkungan sekitar, minimal di rumah masing-masing agar menjadi teladan dimasyarakat tentang cara mendidik anak diera digital.

“Tujuan utama kegiatan ini agar dapat membuka wawasan para orang tua dan pendidik, agar mampu menjadi pendamping dan pelindung anak di era digital saat ini. Mereka diajak untuk membentuk diri menjadi suri teladan bagi anak, baik didunia nyata maupun di ranah daring (online) dan menjadi nitizen unggul. Orang tua diberi pemahaman bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan anak agar bisa dekat dan mampu membangun kedisiplinan, menanamkan nilai luhur serta kebiasaan baik pada anak, serta bagaimana cara mempengaruhi anak agar bisa menjadi manusia yang cerdas, berkarakter dan mandiri,” jelas Sylvia Peku Djawang secara gamblang.

“Intinya agar dapat membentuk anak menjadi generasi masa depan bermanfaat,” tandas Kadis PPPA NTT ini dengan optimis.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

    Kristin Mendrofa, Gantung Diri atau Digantung? Keluarga Tak Terima Alasan

    • calendar_month Rab, 27 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Loading

    Padang, Garda Indonesia | “Dugaan bunuh diri atas Kristin Mendrofa sangat menyakitkan hati seluruh keluarga kami. Gantung diri apa digantung?,” jawaban spontanitas Arisman Mendrofa Ayah dari Kristin Mendrofa. Diketahui, gadis belia Kristin Mendrofa asal Kepulauan Nias yang merantau dan ditemukan tewas yang diduga gantung diri pada Minggu, 24 Mei 2020 sekira pukul 04.00 WIB dini […]

  • Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    Kuasa Hukum Pertanyakan Proses Hukum Pelaku Perusakan Enam Rumah di Belu

    • calendar_month Ming, 12 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kuasa Hukum para korban perusakan enam rumah di Dusun Kimbana B, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Silvester Nahak, S.H. mempertanyakan perkembangan proses hukum terhadap para pelaku. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/01/07/kuasa-hukum-minta-polisi-segera-tahan-pelaku-perusakan-enam-rumah-di-belu/ “Saya pertanyakan perkembangan perkara tindak pidana perusakan rumah di Bakustulama,” ungkap Sil Nahak, demikian […]

  • BPIP Buka Suara Soal Paskibraka Mencopot Jilbab di IKN

    BPIP Buka Suara Soal Paskibraka Mencopot Jilbab di IKN

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Nusantara | Kepala Badan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi buka suara terkait anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2024 yang tidak menggunakan jilbab. Yudian menyebutkan para Paskibraka putri itu sukarela untuk mengikuti aturan terkait pakaian. “BPIP memahami aspirasi masyarakat, BPIP menegaskan tidak melakukan pemaksaan lepas jilbab. Penampilan Paskibra putri dengan mengenakan pakaian, atribut dan sikap […]

  • Singa Selatan—Sejarah Barongsai di Indonesia

    Singa Selatan—Sejarah Barongsai di Indonesia

    • calendar_month Sel, 17 Feb 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Loading

    Barongsai, dikenal sebagai barongan Cina, Merujuk pada kamus online Kemendikbud, Barongsai adalah tarian tradisional yang kerap dipertunjukkan saat perayaan Imlek. Tarian tradisional ini berasal dari Tiongkok dan biasanya ditarikan oleh dua orang yang mengenakan kostum menyerupai singa. Populer di Indonesia, terutama di daerah dengan mayoritas masyarakat keturunan Tionghoa, Barongsai telah menjadi bagian tak terpisahkan dari […]

  • 43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    43 TKI Asal NTT Meninggal Dunia Kurun Waktu Jan-Juni 2018

    • calendar_month Jum, 22 Jun 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    NTT, gardaindonesia.id – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kupang mencatat Sebanyak 43 (Empat Puluh Tiga) Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal NTT yang meninggal dunia sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Plt. Kepala BP3TKI Kupang, Siwa,SE kepada gardaindonesia.id melalui pesan Whatsapp, membeberkan kondisi tersebut. “Posisi menjadi 43 jenazah, hari ini (Jumat/22 Juni 2018) […]

  • Terampil ‘Digital Marketing’ & Sablon, Milenial Sumba Raih Pelatihan PLN

    Terampil ‘Digital Marketing’ & Sablon, Milenial Sumba Raih Pelatihan PLN

    • calendar_month Sen, 3 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba-N.T.T., Garda Indonesia | Selain menghadirkan listrik di Pulau Sumba melalui program PLN Peduli, PLN juga menyelenggarakan Pelatihan Sablon dan Digital Marketing untuk Milenial Bukit Wisata Wairinding. Pelatihan tersebut digelar di Kantor Desa Pambota Njara, Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, 28—30 Juli 2020. Sebanyak 20 peserta mengikuti pelatihan hasil kerja sama PLN dengan Pemerintah Kabupaten […]

expand_less