Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
  • visibility 96
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menghelat Sensus Penduduk secara offline sejak tanggal 1—30 September 2020, di mana sebelum pada 15 Februari—29 Mei 2020, telah dilaksanakan secara online. Sensus Penduduk offline memang diperuntukkan bagi warga yang belum mengikuti dan menunaikan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) online.

Namun, berbeda dalam kegiatan Sensus Penduduk offline, kali ini proses pendataan penduduk yang dilakukan oleh para petugas sensus yang telah direkrut oleh BPS di tengah suasana pandemi, yang harus beradaptasi dengan protokol kesehatan dan wajib berhati-hati.

Para petugas sensus dari BPS Kabupaten/Kota setempat yang telah dilengkapi dengan tanda pengenal, surat tugas, dan atribut pelindung diri berupa face shield, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer; akan mendatangi rumah masyarakat satu per satu untuk melakukan pencatatan atau sensus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan jawaban dengan benar dan jujur.

Data merupakan kunci pembangunan di masa depan, maka peran serta seluruh penduduk, dapat mewujudkan Satu Data Kependudukan. Petugas Sensus akan datang dan Mencatat Penduduk Indonesia dengan menggunakan data administrasi kependudukan dari Ditjen Dukcapil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan SP2020. Upaya ini menjadi langkah penting diwujudkannya Satu Data Kependudukan Indonesia. Dengan demikian, peran Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat sangat diperlukan dan dapat menunjang suksesnya SP2020, karena RT mengetahui persis kondisi riil warganya.

Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus (kiri) bersama Kabid Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Tio Faryda Gultom; dan Kabid Statistik Distribusi, Demarce M.Sabuna. usai jumpa media terkait rilis bulanan dan Sosialisasi SP2020 Offline

Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus dalam rilis media pada Selasa, 1 September 2020, mengungkapkan bahwa Sensus Penduduk (SP2020) merupakan sensus ke-7 (sensus pertama pada tahun 1961 dan terulang setiap 10 tahun, red). “Untuk SP2020, tujuannya untuk menyajikan data kependudukan yang berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengedepankan data de facto (berdasarkan fakta,red) dan de jure (registrasi),” urainya.

Kondisi di Provinsi NTT, ungkap Darwis, dari total penduduk sekitar 5,5 juta jiwa, hasil SP Online hanya dapat didata sekitar 1 juta jiwa. “Masih banyak tantangan kita, karena hasil SP Online kemarin belum maksimal, walaupun ada pandemi Covid-19, tata kelola SP2020 dilakukan dengan mengerahkan petugas sensus yang mengedepankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Untuk model pendataan, imbuh Darwis, petugas sensus menyerahkan dokumen berupa kuisioner yang harus diisi oleh masyarakat. “Ini menjadi tantangan, sehingga kita perlu menyosialisasikan agar masyarakat paham dan perlu didampingi karena banyak masyarakat yang tak bisa membaca dan menulis, sehingga diperlukan pendampingan,” bebernya.

Pendampingan pun, lanjut Darwis, dilakukan dengan memberdayakan dan melibatkan semua Ketua RT atau pengurus RT. “Mereka merupakan tumpuan harapan kita untuk melakukan pemeriksaan terhadap daftar penduduk yang telah tersusun yang bertujuan untuk verifikasi data kependudukan, sehingga tak ada masyarakat yang tak tercatat atau no left behind,” tegasnya.

Terkait pelibatan para Ketua atau pengurus RT, Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo pada Jumat, 4 September 2020,mengungkapkan terdapat honor bagi para RT atau pengurus RT. “Memang ada sedikit honor bagi para RT senilai Rp.125.000,- yang sebenarnya di awal agak lebih besar, namun ada pengurangan terkait Covid-19. Jadi, setelah selesai kegiatan pendataan, maka setiap RT berhak memperoleh honor mereka,” bebernya.

Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo

Mengenai jumlah petugas sensus yang direkrut oleh BPS Kota Kupang dan bertugas di wilayah Kota Kupang, urai Ramly, sebanyak 310 petugas sensus dan 22 koordinator sensus kecamatan (koseka). “ 1 koseka mengkoordinasi sekitar 10—15 petugas sensus,” jelas Ramly seraya menyampaikan target untuk mendata semua penduduk di Kota Kupang. Namun, imbuh Ramly, kita mendata berbasis data dari Dukcapil, jika belum ada di dalam data, seperti penduduk baru, baru lahir, atau telah meninggal, maka akan disesuaikan karena data yang tersedia merupakan data semester I tahun 2019.

Ramly pun mengharapkan dukungan dan bantuan para Ketua RT atau Pengurus RT, karena sensus penduduk dapat berhasil, maka peran serta RT untuk dapat membantu memeriksa daftar penduduk dan memfasilitasi petugas sensus untuk memverifikasi dari rumah ke rumah agar semua penduduk tercatat.

Petugas Sensus Penduduk (SP2020), Surya Putra Indonesia Timur Tanamal (Uga) sedang mencatat data kependudukan warga RT 05 Kelurahan Oeba

Terpisah, salah satu petugas sensus penduduk (SP2020) bernama Surya Putra Indonesia Timur Tanamal yang biasa disapa Uga yang bertugas menyensus penduduk di wilayah RT 04, 05, dan 06 Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang; merasa tertantang dan menarik menjadi seorang petugas sensus penduduk. “Kendala yang dihadapi terkait lokasi rumah masyarakat dan keberadaan orang di rumah karena sedang keluar atau belum pulang kantor. Jadi, harus beberapa kali melakukan kunjungan, sehingga memang sebaiknya perlu pendampingan dari Ketua atau pengurus RT,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Oeba Nofan Immanuel Lopo kepada Garda Indonesia pada Rabu, 9 September 2020 mengatakan dirinya mendampingi petugas sensus untuk melakukan verifikasi data kependudukan, apakah ada penambahan atau pengurangan masyarakat?. “Saya mendampingi petugas sensus untuk melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (door to door) sejak pukul 09.00—16.00 WITA, sekaligus dapat mengetahui apakah ada penambahan atau pengurangan warga, jadi sekalian saya juga bisa punya data terbaru,” urainya.

Berbeda dengan Ketua RT 04 Kelurahan Oeba Robinson Baok, kepada media ini, ia menuturkan bahwa beberapa hari saat ada pendataan dari petugas sensus, dirinya sedang melaksanakan tugas kantor, namun tetap melakukan pendampingan melalui telepon. “Sebenarnya, SP2020 bertujuan untuk memvalidasi data kependudukan, karena harus dilakukan cross check data terbaru, dan saya membantu dengan  memverifikasi data penduduk dan mengarahkan arah sensus dimulai dari rumah pertama hingga rumah terakhir di wilayah RT 04,” tandasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    Saraswati: Prostitusi ‘Online’ Melibatkan Anak Harus Dihentikan!

    • calendar_month Sab, 20 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Prostitusi online menjadi modus baru bagi pelaku perdagangan orang yang rentan terjadi karena faktor kemiskinan dan pendidikan yang rendah, pengetahuan yang minim, keterbatasan informasi mengenai dampak fisik dan psikis dari perdagangan orang dan juga adanya penyalahgunaan media sosial untuk tindakan pelanggaran hukum. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/03/19/awas-bujuk-rayu-puluhan-anak-jadi-korban-eksploitasi-seksual/ Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19, […]

  • Polisi dan TNI Adang Massa Aksi GEBRAK Menuju Gedung DPR/MPR

    Polisi dan TNI Adang Massa Aksi GEBRAK Menuju Gedung DPR/MPR

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ribuan peserta aksi massa Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) yang akan bergerak menuju depan Gedung MPR/DPR RI untuk melaksanakan unjuk rasa menolak revisi UU Ketenagakerjaan dihadang oleh kepolisian dan TNI. Penghadangan terjadi di Kabupaten Bekasi, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Jakarta Utara. Di Koja, Kepolisian Jakarta Utara menghalangi mobil komando […]

  • Soal Salah Ketik UU Cipta Kerja, Mahfud MD: Tujuannya Baik, Patut Diperbaiki

    Soal Salah Ketik UU Cipta Kerja, Mahfud MD: Tujuannya Baik, Patut Diperbaiki

    • calendar_month Jum, 6 Nov 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menko Polhukam Mahfud MD menanggapi soal salah ketik yang terjadi pada UU Cipta Kerja, menurutnya kesalahan ada yang sifatnya klerikal dan ada yang sifatnya substansial, yang sifat klerikal jalurnya dibicarakan di DPR, kalau substansi ke Mahkamah Konstitusi. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/10/26/salah-ketik-typo-senjata-utama-tangkal-kritikan-publik/ Terlepas dari itu, menurutnya UU ini memiliki tujuan baik dan […]

  • DPR Usul Hapus Kata “Gratis” di Program MBG, BGN Lapor Prabowo

    DPR Usul Hapus Kata “Gratis” di Program MBG, BGN Lapor Prabowo

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Loading

    Anggota DPR RI Fraksi Partai NasDem, Irma Chaniago mengusulkan agar nomenklatur Makan Bergizi Gratis diubah menjadi hanya Makan Bergizi, tanpa kata “gratis”. Menurutnya, istilah itu berkonotasi negatif.   Jakarta | Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan bakal melapor langsung kepada Presiden Prabowo Subianto terkait usulan anggota Komisi IX DPR RI, Irma Suryani Chaniago, […]

  • Per Hari 226 kg Sampah di Kota Kupang, DLHK Ubah Sampah Jadi Uang

    Per Hari 226 kg Sampah di Kota Kupang, DLHK Ubah Sampah Jadi Uang

    • calendar_month Jum, 28 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Menjaga kebersihan Kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peranan masyarakat dalam menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Upaya menanggulangi sampah terus dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Kupang, Dimulai dari sosialisasi di tingkat kelurahan dan kecamatan, monitoring dan pemantauan penanganan sampah serta […]

  • Kasus Investasi Bodong Aplikasi Binomo Dinaikkan ke Penyidikan

    Kasus Investasi Bodong Aplikasi Binomo Dinaikkan ke Penyidikan

    • calendar_month Sab, 19 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menaikkan kasus investasi bodong aplikasi Binomo dengan terlapor Crazy Rich Medan Indra Kenz ke penyidikan. Hal itu dilakukan usai proses gelar perkara. “Penyidik menemukan peristiwa pidana dan penyidik telah meningkatkan statusnya dari penyelidikan menjadi penyidikan,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers virtual pada Jumat 18 […]

expand_less