Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

Ketua atau Pengurus RT Tumpuan Suksesnya SP2020 di Tengah Pandemi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 13 Sep 2020
  • visibility 41
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) kembali menghelat Sensus Penduduk secara offline sejak tanggal 1—30 September 2020, di mana sebelum pada 15 Februari—29 Mei 2020, telah dilaksanakan secara online. Sensus Penduduk offline memang diperuntukkan bagi warga yang belum mengikuti dan menunaikan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) online.

Namun, berbeda dalam kegiatan Sensus Penduduk offline, kali ini proses pendataan penduduk yang dilakukan oleh para petugas sensus yang telah direkrut oleh BPS di tengah suasana pandemi, yang harus beradaptasi dengan protokol kesehatan dan wajib berhati-hati.

Para petugas sensus dari BPS Kabupaten/Kota setempat yang telah dilengkapi dengan tanda pengenal, surat tugas, dan atribut pelindung diri berupa face shield, masker, sarung tangan, dan hand sanitizer; akan mendatangi rumah masyarakat satu per satu untuk melakukan pencatatan atau sensus. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk menerima kedatangan petugas sensus serta memberikan jawaban dengan benar dan jujur.

Data merupakan kunci pembangunan di masa depan, maka peran serta seluruh penduduk, dapat mewujudkan Satu Data Kependudukan. Petugas Sensus akan datang dan Mencatat Penduduk Indonesia dengan menggunakan data administrasi kependudukan dari Ditjen Dukcapil sebagai basis data dasar yang kemudian dilengkapi pada pelaksanaan SP2020. Upaya ini menjadi langkah penting diwujudkannya Satu Data Kependudukan Indonesia. Dengan demikian, peran Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat sangat diperlukan dan dapat menunjang suksesnya SP2020, karena RT mengetahui persis kondisi riil warganya.

Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus (kiri) bersama Kabid Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Tio Faryda Gultom; dan Kabid Statistik Distribusi, Demarce M.Sabuna. usai jumpa media terkait rilis bulanan dan Sosialisasi SP2020 Offline

Kepala BPS Provinsi NTT, Darwis Sitorus dalam rilis media pada Selasa, 1 September 2020, mengungkapkan bahwa Sensus Penduduk (SP2020) merupakan sensus ke-7 (sensus pertama pada tahun 1961 dan terulang setiap 10 tahun, red). “Untuk SP2020, tujuannya untuk menyajikan data kependudukan yang berkolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang mengedepankan data de facto (berdasarkan fakta,red) dan de jure (registrasi),” urainya.

Kondisi di Provinsi NTT, ungkap Darwis, dari total penduduk sekitar 5,5 juta jiwa, hasil SP Online hanya dapat didata sekitar 1 juta jiwa. “Masih banyak tantangan kita, karena hasil SP Online kemarin belum maksimal, walaupun ada pandemi Covid-19, tata kelola SP2020 dilakukan dengan mengerahkan petugas sensus yang mengedepankan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Untuk model pendataan, imbuh Darwis, petugas sensus menyerahkan dokumen berupa kuisioner yang harus diisi oleh masyarakat. “Ini menjadi tantangan, sehingga kita perlu menyosialisasikan agar masyarakat paham dan perlu didampingi karena banyak masyarakat yang tak bisa membaca dan menulis, sehingga diperlukan pendampingan,” bebernya.

Pendampingan pun, lanjut Darwis, dilakukan dengan memberdayakan dan melibatkan semua Ketua RT atau pengurus RT. “Mereka merupakan tumpuan harapan kita untuk melakukan pemeriksaan terhadap daftar penduduk yang telah tersusun yang bertujuan untuk verifikasi data kependudukan, sehingga tak ada masyarakat yang tak tercatat atau no left behind,” tegasnya.

Terkait pelibatan para Ketua atau pengurus RT, Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo pada Jumat, 4 September 2020,mengungkapkan terdapat honor bagi para RT atau pengurus RT. “Memang ada sedikit honor bagi para RT senilai Rp.125.000,- yang sebenarnya di awal agak lebih besar, namun ada pengurangan terkait Covid-19. Jadi, setelah selesai kegiatan pendataan, maka setiap RT berhak memperoleh honor mereka,” bebernya.

Kepala BPS Kota Kupang, Ramly Kurniawan Tirtokusumo

Mengenai jumlah petugas sensus yang direkrut oleh BPS Kota Kupang dan bertugas di wilayah Kota Kupang, urai Ramly, sebanyak 310 petugas sensus dan 22 koordinator sensus kecamatan (koseka). “ 1 koseka mengkoordinasi sekitar 10—15 petugas sensus,” jelas Ramly seraya menyampaikan target untuk mendata semua penduduk di Kota Kupang. Namun, imbuh Ramly, kita mendata berbasis data dari Dukcapil, jika belum ada di dalam data, seperti penduduk baru, baru lahir, atau telah meninggal, maka akan disesuaikan karena data yang tersedia merupakan data semester I tahun 2019.

Ramly pun mengharapkan dukungan dan bantuan para Ketua RT atau Pengurus RT, karena sensus penduduk dapat berhasil, maka peran serta RT untuk dapat membantu memeriksa daftar penduduk dan memfasilitasi petugas sensus untuk memverifikasi dari rumah ke rumah agar semua penduduk tercatat.

Petugas Sensus Penduduk (SP2020), Surya Putra Indonesia Timur Tanamal (Uga) sedang mencatat data kependudukan warga RT 05 Kelurahan Oeba

Terpisah, salah satu petugas sensus penduduk (SP2020) bernama Surya Putra Indonesia Timur Tanamal yang biasa disapa Uga yang bertugas menyensus penduduk di wilayah RT 04, 05, dan 06 Kelurahan Oeba, Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang; merasa tertantang dan menarik menjadi seorang petugas sensus penduduk. “Kendala yang dihadapi terkait lokasi rumah masyarakat dan keberadaan orang di rumah karena sedang keluar atau belum pulang kantor. Jadi, harus beberapa kali melakukan kunjungan, sehingga memang sebaiknya perlu pendampingan dari Ketua atau pengurus RT,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua RT 06 RW 02 Kelurahan Oeba Nofan Immanuel Lopo kepada Garda Indonesia pada Rabu, 9 September 2020 mengatakan dirinya mendampingi petugas sensus untuk melakukan verifikasi data kependudukan, apakah ada penambahan atau pengurangan masyarakat?. “Saya mendampingi petugas sensus untuk melakukan kunjungan dari rumah ke rumah (door to door) sejak pukul 09.00—16.00 WITA, sekaligus dapat mengetahui apakah ada penambahan atau pengurangan warga, jadi sekalian saya juga bisa punya data terbaru,” urainya.

Berbeda dengan Ketua RT 04 Kelurahan Oeba Robinson Baok, kepada media ini, ia menuturkan bahwa beberapa hari saat ada pendataan dari petugas sensus, dirinya sedang melaksanakan tugas kantor, namun tetap melakukan pendampingan melalui telepon. “Sebenarnya, SP2020 bertujuan untuk memvalidasi data kependudukan, karena harus dilakukan cross check data terbaru, dan saya membantu dengan  memverifikasi data penduduk dan mengarahkan arah sensus dimulai dari rumah pertama hingga rumah terakhir di wilayah RT 04,” tandasnya.

Penulis dan editor (+rony banase)
Foto utama (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tangkap Gubernur Papua Lukas Enembe, Ini Kronologinya

    KPK Tangkap Gubernur Papua Lukas Enembe, Ini Kronologinya

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan upaya paksa penangkapan kepada tersangka Gubernur Papua Lukas Enembe di Papua. Ketua KPK Firli Bahuri menjelaskan, dalam proses penangkapan tersebut, KPK dibantu oleh Korp Brimob Polri, Polda Papua, BIN dan TNI. Dalam keterangannya, Firli menyebut Lukas begitu kooperatif saat dilakukan penangkapan. “Perlu kami […]

  • Imlek 2023, Pemkot Kupang & Paguyuban Tionghoa Kolaborasi

    Imlek 2023, Pemkot Kupang & Paguyuban Tionghoa Kolaborasi

    • calendar_month Ming, 22 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pada momen Imlek, Pemerintah Kota Kupang bersama paguyuban etnis Tionghoa di memasang lampion di sepanjang Jalan El Tari. Pemasangan lampion berlangsung sejak tanggal 19 Januari 2023 (sebelum perayaan Imlek) hingga 31 Januari 2023. Selain pemasangan lampion, rencananya akan dilaksanakan atraksi budaya termasuk di dalamnya pertunjukan barongsai untuk memeriahkan perayaan Imlek […]

  • BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Loading

    Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).   Sumba | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur konsisten mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi beberapa komoditas unggulan di pulau Sumba. Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu […]

  • Laris di KTT ASEAN, Produk UMKM Binaan PLN Diborong Menteri

    Laris di KTT ASEAN, Produk UMKM Binaan PLN Diborong Menteri

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Produk dari usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan PT PLN (Persero) laris manis pada perhelatan Small-Medium Enterprises (SMEs) Hub yang merupakan rangkaian kegiatan pendukung dari KTT Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo. Produk-produk berupa kerajinan tangan, kopi, tenun, hingga suvenir dari binaan Rumah BUMN Bajawa dan Rumah BUMN Ende ini […]

  • Layak Jadi Kapolri, Komjen Listyo Prabowo Gapai Dukungan Oji AMS Banten

    Layak Jadi Kapolri, Komjen Listyo Prabowo Gapai Dukungan Oji AMS Banten

    • calendar_month Ming, 17 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Loading

    Pandeglang, Garda Indonesia | “Estafet kepemimpinan di institusi Polri, beralih saat Jenderal Polisi Drs Idham Ajis,M.Si memasuki masa pensiun dan  Presiden Jokowi telah memilih mantan Kapolda Banten yang sekarang menjabat Kabareskrim Polri, Komjenpol Listyo Sigit Prabowo sebagai penggantinya, tentunya ini sangat membanggakan bagi kami khususnya pemuda Banten,“ ungkap Koordinator perwakilan AMS Banten Oji Fachruroji, S.H., […]

  • 1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    1,8 Juta Vaksin Covid-19 Tahap 2 Tiba di Indonesia

    • calendar_month Jum, 1 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 32
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Sebanyak 1,8 juta vaksin Covid-19 dari perusahaan Sinovac, tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Provinsi Banten, pada Kamis, 31 Desember 2020. Kedatangan vaksin ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya 1,2 juta vaksin Sinovac tiba pada 6 Desember 2020 lalu. Sebelumnya, pesawat Boeing 777-300 ER dari maskapai Garuda Indonesia dengan nomor […]

expand_less