Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Ketua Komisi I DPRD TTS Pinta Inspektorat Audit APBD Secara Transparan

Ketua Komisi I DPRD TTS Pinta Inspektorat Audit APBD Secara Transparan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 18 Jan 2022
  • visibility 44
  • comment 0 komentar

Loading

SoE – Garda Indonesia | Ketua Komisi I DPRD Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Dr. Uksam Selan meminta Inspektorat TTS sebagai auditor internal pemerintah daerah untuk melakukan audit secara menyeluruh dan transparan terhadap penggunaan APBD tahun 2021, termasuk tahun-tahun sebelumnya yang belum tuntas.

“Kita minta inspektorat untuk bekerja dalam koridor tanpa kepentingan. Ini menjadi poin penegasan agar inspektorat bisa bekerja secara profesional dan sportif. Kami berharap itu karena ada beberapa hasil audit yang kami nilai harus diperbaiki,” ungkap Uksam Selan di ruang kerjanya pada Senin, 17 Januari 2022.

Menurut Dr. Uksam Selan, masalah internet desa tahun 2020 menjadi sorotan Komisi I DPRD TTS. Karena itu, inspektorat diminta untuk mengaudit kembali terkait pengembalian dana operasional selama dua tahun berturut-turut, yang hingga saat ini belum dikembalikan.

“Ada laporan masuk dari beberapa desa terkait masalah internet desa. Itu, kita minta untuk diaudit dengan baik karena dana operasional selama dua tahun tidak dikembalikan. Yang dikembalikan itu hanya dana yang disetor ke pihak ketiga, katanya diganti kembali. Nah, dana operasional selama dua tahun ini siapa yang ganti? Karena itu, kita minta inspektorat untuk lakukan tugasnya secara tuntas untuk dapatkan solusi yang baik. Kalau mau diganti, ya ganti semua. Pihak Telkom segera mengganti kembali dana operasional,” jelasnya.

Selain internet desa, Dr. Uksam Selan menyebut juga Puskesmas Taneotob. Tetapi, pihaknya masih mengharapkan inspektorat sebagai auditor internal pemda agar betul-betul objektif. Jangan, rekomendasi yang diberikan inspektorat terkesan hanya menggantung saja dengan tidak merekomendasikan untuk bayar pihak ketiga, dan tidak merekomendasikan untuk tidak dibayar. Rekomendasinya hanya tentang ada kelebihan fisik, tetapi tidak ada rekomendasi lanjutan.

Anggota komisi I, Hendrikus Babys berharap hasil temuan inspektorat dapat ditindak secara tegas agar ada efek jera bagi oknum-oknum yang menyalahgunakan uang rakyat.

“Jika terbukti adanya temuan dalam audit, maka kita berharap pemerintah betul-betul bertindak supaya ada efek jera. Kalau tidak tegas, ya semua akan bersantai-santai saja dengan kondisi yang ada. Contohnya di Kuanfatu, ada desa yang pertanggungjawabannya sudah selesai tapi kondisi fisiknya tidak sesuai,” sebut Hendrik Babys, politisi Partai NasDem.

Hendrik Babys pun menyarankan kepada pemerintah daerah agar sedapat mungkin melakukan upaya pencegahan terhadap penyalahgunaan anggaran dana desa (ADD). Inspektorat, diharapkan segera mengecek kembali hasil audit pada tahun-tahun sebelumnya, yang hingga kini belum ditindaklanjuti, sebab hal tersebut akan terus dikontrol oleh lembaga DPRD, bahkan telah menjadi kontrol publik. (*)

Penulis (*/Daud Nubatonis)

Editor (+Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Surga Tersembunyi  di Pulai Sabu Raijua

    Surga Tersembunyi di Pulai Sabu Raijua

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh Yumi Ke Lele Sabu Raijua-NTT, Garda Indonesia | Bersyukur puji TUHAN dan terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemda Sabu Raijua, atas kegiatan yang luar biasa tahun ini yaitu Festival Jelajah Pesona Kelabba Madja 2019 yang dihelat pada 9—12 September 2019. Sabu yang dulu, sangat berbeda dengan sekarang. Jika dulu, Pulau Sabu merupakan Pulau […]

  • Pendekatan Jaringan Atasi Kesulitan Air Bersih Bagi Masyarakat NTT

    Pendekatan Jaringan Atasi Kesulitan Air Bersih Bagi Masyarakat NTT

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Program untuk mengentaskan kesulitan air bersih bagi masyarakat dilakukan dengan Pendekatan Jaringan atau Transmisi di Provinsi dan Kabupaten/Kota mengurus mengenai sambungan ke rumah. Sehingga kolaborasi ketika jaringan kita siapkan maka sambungan ke rumah dapat tercapai”, jelas Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Maksi Nenabu (Kamis,23/05/19) di sela-sela […]

  • PLN UIP Nusra Raih Pos Kupang Award 2024, Penggerak Electric Vehicle

    PLN UIP Nusra Raih Pos Kupang Award 2024, Penggerak Electric Vehicle

    • calendar_month Rab, 18 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 51
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang | PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara (UIP Nusra) menyabet penghargaan Pos Kupang Award 2024 untuk kategori Penggerak Electric Vehicle, Jumat, 13 Desember 2024. Penghargaan tersebut diperoleh PLN sebagai bentuk apresiasi atas segala daya upaya membangkitkan ekosistem kendaraan listrik di wilayah Nusa Tenggara, menjadi penggerak dalam transisi energi melalui kendaraan nol emisi. Asisten […]

  • Lagi, YPKM dan KASOGI Bantu Rumah untuk Warga Desa Pusu TTS

    Lagi, YPKM dan KASOGI Bantu Rumah untuk Warga Desa Pusu TTS

    • calendar_month Sab, 11 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    SoE, Garda Indonesia | Yayasan Pelita Kehidupan Masyarakat (YPKM), dan Komunitas Soe Berbagi (KASOGI) kembali memberikan bantuan 1 (satu) unit rumah layak huni ke Adelina Missa (40) warga desa Pusu, Kecamatan Amanuban Barat, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); diserahkan secara simbolis pada Sabtu 11 Juni 2022. Informasi yang dihimpun dan […]

  • Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Kecelakaan Trans Jawa

    Pemudik Waspada 9 Titik Rawan Kecelakaan Trans Jawa

    • calendar_month Kam, 20 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Korlantas Polri Polri telah memetakan 9 titik rawan kecelakaan di ruas tol Trans Jawa. Direktur Penegakkan Hukum Korlantas Polri, Brigjen Aan Suhanan menjelaskan daerah yang memiliki kriteria black spot sekitar 500 meter dari titik black spot. Poin kecelakaan minimal 30 atau lebih (kecelakaan menyebabkan meninggal dunia 10 poin, luka berat 5 […]

  • Anita Gah Edukasi Persatuan & Kesatuan dengan Empat Pilar Kebangsaan

    Anita Gah Edukasi Persatuan & Kesatuan dengan Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Kam, 20 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Empat Pilar Kebangsaan penting untuk tetap mempertahankan keutuhan dan persatuan Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang kokoh dan kuat. Mengapa Empat Pilar Kebangsaan sangat penting karena untuk mempertahankan Indonesia yang utuh dan damai sebagai bangsa yang berdiri kokoh diatas Empat Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik […]

expand_less