Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Kinerja Pencegahan KPK, Firli : Takaran Tak Hanya dari Unit Korsupgah

Kinerja Pencegahan KPK, Firli : Takaran Tak Hanya dari Unit Korsupgah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 11 Jul 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi H. Firli Bahuri angkat suara terkait pemberitaan tentang hasil audit BPK atas kinerja pencegahan KPK yang tengah beredar.

Dalam media statement yang diterima redaksi, pada Minggu sore, 11 Juli 2021, Ketua KPK H. Firli menyampaikan beberapa hal, bahwa :

Pertama, audit yang dimaksud adalah pemeriksaan dengan tujuan tertentu (PDTT) atas audit kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada semester II tahun 2020 untuk unit kerja Direktorat Pelacakan Aset, Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi).

Kedua, atas inisiatif KPK, cakupan audit kinerja diminta untuk diperluas mencakup Kedeputian Pencegahan. KPK ingin mendapatkan penilaian yang objektif dari pihak lain tentang kinerja fungsi pencegahan yang dilakukan oleh Direktorat LHKPN, Gratifikasi, Litbang, Dikyanmas, dan Korsupgah.

Ketiga, BPK menyetujui, namun hanya unit kerja Korsupgah yang akan diaudit kinerja, karena keterbatasan sumber daya BPK. Direktorat Dikyanmas dan Korsupgah pada tahun 2020, masih berada di bawah Kedeputian Pencegahan.

Keempat, Hasil audit kinerja yang disampaikan untuk ditindaklanjuti antara lain terkait dengan Peraturan Komisi (Perkom) No. 7 tahun 2020.

Adapun, rekomendasi BPK untuk perbaikan Peraturan Komisi (Perkom) antara lain:

  1. Perkom menyebutkan tugas dan fungsi Direktorat Labuksi membuat aplikasi terkait pengelolaan aset, barang bukti dan eksekusi. Ini merupakan tugas pada Direktorat Pengelolaan Data dan Informasi atau sekarang bernama Direktorat Manajemen Informasi;
  2. Perkom tidak menyebutkan secara eksplisit fungsi pencegahan pada Kedeputian Korsup. Sehingga, dikhawatirkan akan membuat pelaksanaan tugas Korsupgah tidak efektif.

Kelima, KPK menghormati hasil audit BPK dan telah menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan. Tindak lanjut atas rekomendasi perbaikan Perkom 7 tahun 2020 saat ini sedang berjalan, sebagaimana telah diputuskan dalam rapat evaluasi atas audit kinerja pada April 2021.

Keenam, Rekomendasi lain tentang Korsupgah, yaitu BPK menilai bahwa Monitoring Center for Prevention (MCP) Korsupgah untuk mengukur kemajuan pembangunan tata kelola pemerintahan daerah untuk pencegaham korupsi dalam 8 (delapan) elemen, sangat efektif dan strategis.

Bahkan direkomendasikan untuk memperkuat regulasi terkait MCP dalam bentuk Perpres atau aturan lainnya, sehingga kemudian dapat dikelola bersama-sama dengan kementerian/lembaga dan instansi lainnya.

Ketujuh, Rekomendasi berikut diberikan terkait dengan kelemahan MCP berdasarkan pengamatan BPK di lapangan. Perbaikan MCP direkomendasikan berupa  : (a)penguatan dukungan sarana dan prasarana di pemda, (b) revisi indikator penilaian agar lebih tajam dan realistis dan pelibatan kementerian/lembaga/pemda sebagai stakeholder, serta (c) penerapan pedoman monitoring pencegahan korupsi pada tata kelola pemda.

Kedelapan, atas rekomendasi tersebut, KPK telah menindaklanjutinya, yaitu dengan:

  1. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Deputi Korsup dengan Deputi Bidang Akuntan Negara dan Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah BPKP. Antara lain untuk pengelolaan MCP melalui perwakilan BPKP di 34 provinsi.
  2. Saat ini KPK sedang memproses pengelolaan 8 elemen MCP bersama 6 (enam) unit eselon 1 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), 2 (dua) unit eselon 1 BPKP dan 34 Kantor Perwakilan BPKP.

Kesembilan, Permintaan KPK agar BPK mengaudit pencegahan yang dilakukan oleh KPK juga didasarkan pada tujuan untuk terus meningkatkan kinerja di bidang pencegahan. Sehingga, menurut kami kurang tepat jika menyimpulkan efektifitas upaya pencegahan KPK hanya dengan sampel dari unit Korsupgah.

Kesepuluh, Sesuai amanah UU, KPK akan terus mengintensifkan pelaksanaan tugas pencegahan, koordinasi, dan monitoring baik di tingkat pusat maupun daerah dengan melibatkan segenap mitra pemangku kepentingan. (*)

Sumber berita dan foto (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Donasi IMO-Indonesia untuk Palu Mulai Terkumpul

    Donasi IMO-Indonesia untuk Palu Mulai Terkumpul

    • calendar_month Sab, 6 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Loading

    Palu-Sulteng, gardaindonesia.id – Gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Palu, Sulawesi Tengah, memunculkan empati dari berbagai pihak. Penanganan para penyintas belum sepenuhnya terpenuhi di wilayah-wilayah dengan Medan sulit ditembus. Korban tewas pun belum semuanya ditemukan. Perhatian terhadap para survivor korban gempa-tsunami Palu juga direspons cepat oleh Organisasi Ikatan Media Online (IMO)-Indonesia yang membuka posko […]

  • “Menang KO Tercepat 15 Detik” Petinju Mario Hunda Tumbangkan Ary Dewa

    “Menang KO Tercepat 15 Detik” Petinju Mario Hunda Tumbangkan Ary Dewa

    • calendar_month Rab, 10 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Niki-Niki, Garda Indonesia | Mario Hunda, Petinju dari Sasana SoE Boxing Camp Cikarang binaan Richard Riwoe berhasil menumbangkan Ary Dewa dari Sasana Aurora Boxing Camp Jakarta pada kelas terbang junior 49 kg, Mario menganvaskan lawannya di sudut ring dengan menang KO ronde pertama detik ke-15 dari laga 6 (enam) ronde. Kejuaraan Timor Big Fight memperebutkan […]

  • Kadis Kominfo Belu : Gunakan Media Sosial Secara Bijak

    Kadis Kominfo Belu : Gunakan Media Sosial Secara Bijak

    • calendar_month Sab, 5 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Johanes Andes Prihatin, S.E, M.Si. meminta  masyarakat Belu agar secara bijak dalam menggunakan media sosial, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hal ini disampaikannya terkait dilaporkannya akun facebook Frans Asten ke […]

  • Di NTT, 7 Petugas Pemilu Meninggal Dunia, 24 Petugas Sakit Akibat Kelelahan

    Di NTT, 7 Petugas Pemilu Meninggal Dunia, 24 Petugas Sakit Akibat Kelelahan

    • calendar_month Kam, 25 Apr 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Rentetan Pemilu Serentak 2019 hampir rampung namun menyisihkan kisah sedih dan memiluhkan. Akibat rentetan proses pemungutan suara dan perhitungan suara di TPS, distribusi logistik ke kantor lurah/desa hingga Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara di tingkat Kecamatan/PPK mengakibatkan petugas mengalami kelelahan, laka lantas hingga meninggal dunia Di Provinsi Nusa Tenggara Timur, 7 (tujuh) […]

  • Bank NTT Realisasi Pinjaman Daerah 150 Miliar untuk Manggarai Timur

    Bank NTT Realisasi Pinjaman Daerah 150 Miliar untuk Manggarai Timur

    • calendar_month Ming, 17 Apr 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur dan Bank NTT pada Sabtu, 16 April 2022, menandatangani akta pinjaman daerah senilai Rp 150  miliar untuk kepentingan pembangunan di kabupaten Manggarai Timur. Akta pinjaman ditandatangani Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, dan Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas. Penandatanganan akta itu disaksikan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu […]

  • Tiga Faktor Sukses Kota Prabumulih Keluar dari Zona Merah

    Tiga Faktor Sukses Kota Prabumulih Keluar dari Zona Merah

    • calendar_month Rab, 15 Jul 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Prabumulih-Sumsel, Garda Indonesia | Wali Kota Prabumulih Ir. H Ridho Yahya, M.M. mengungkapkan ada tiga faktor utama yang membuat Kota Prabumulih sukses keluar dari zona merah Corona Virus Disease (Covid-19). “Ketiga faktor tersebut di antaranya kesadaran warga, disiplin petugas dan memperketat masuknya masyarakat dari luar daerah,” katanya saat menjadi narasumber talkshow di Radio Sonora Palembang, […]

expand_less