Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

Konektivitas Infrastruktur NTT melalui Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
  • visibility 144
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Josef Nae Soi-Wagub NTT menegaskan, persoalan infrastruktur NTT harus ditangani dengan pola kerja baru atau out of box. Dalam bahasa modern, dibutuhkan upaya quantum leap atau lompatan luar biasa untuk mengatasi keterbelakangan NTT terutama dalam aspek aksesibilitas.

“Dari 2.650 kilometer ruas jalan provinsi, sebagian besar saya istilahkan mati sebelah. Ada kurang lebih 1.650 kilometer jalan provinsi dengan kondisi sangat memprihatinkan,” jelas Josef Nae Soi saat menjadi Narasumber pada kegiatan ‘Sarasehan Hari Bakti Pekerjaan Umum ke-73 dan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS) ke-41 Tingkat Provinsi NTT’ di Ballroom Grand Mutiara, Kamis (29/11/18); dengan tema Infrastruktur Dalam Nusa Tenggara Timur Bangkit Menuju Sejahtera.

Menurut Wagub, banyak yang mencibir dan menganggap dirinya dan Gubernur Viktor berilusi saat bertekad menyelesaikan persoalan jalan Provinsi dalam kurun waktu tiga tahun. Bagaimana mungkin hal itu bisa diwujudkan? Dananya dari mana?

“Selama ini, kita sudah biasa mengandalkan dana dari APBN dan APBD untuk kerjakan jalan. Yang belum ada dan belum kita lakukan secara maksimal adalah dengan (cara) Pembiyaan Proyek Investasi (baca:Infrastruktur) Non Anggaran Pemerintah (PINA, red),” jelas Wagub Josef.

Lebih lanjut Wagub Josef Nae Soi mengatakan, Pembangunan Infrstruktur yang merupakan misi ketiga dari lima misi Viktori-Josef harus dilaksanakan secara serius. Karena jalan, jembatan, pelabuhan udara dan laut merupakan unsur aksesibilitas utama dalam mendukung pariwisata sebagai penggerak utama dalam kebangkitan NTT Menuju Sejahtera. Harus ada pikiran yang luar biasa atau out of box untuk membereskan persoalan konektivitas ini.

“Cara lain untuk membangun konektivitas infrastruktur jalan ini adalah Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Kita minta badan usaha kerja dulu, baru kemudian cicil. Bisa dengan cicil dari APBD kita dalam jangka waktu tertentu. Atau pilihan lainnya dengan menjaminkan jalan pada perusahaan dengan cicilannya berasal dari perhitungan penyusustan jalan dan bukan dari APBD. Tentu saja perusahaan yang diajak adalah yang bonafit dan yang mau membantu. Untuk ini dibutuhkan kemampuan lobi yang tinggi dan strategi yang cermat. Dan kami sedang memikirkan peluang ini, “jelas Wagub Josef.

Josef Nae Soi menyatakan, dirinya bersama Gubernur Viktor datang ke NTT dengan mimpi besar untuk membereskan JaLA yang adalah akronim dari Jalan, Listrik dan Air. Lanjut Nae Soi, hal-hal ini merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang tidak bisa lagi ditunda.

“Daerah Amfoang dari dulu tidak pernah merasakan kemerdekaan karena jalannya sangat memprihatinkan. Tahun depan sudah dialokasikan Rp.250 miliar untuk selesaikan jalan ke sana. Apalagi di sana akan dibangun Observatorium LAPAN yang sangat potensial. Begitupun jalan ke Elar, Manggarai Timur akan dibangun sekitar 14 kilometer tahun depan. Tidak ada lagi bangun jalan dengan sistem cicil, satu atau dua kilometer tiap tahunnya. Pembangunan jalan sepanjang ini tentu butuh sumberdaya manusia yang banyak. Kita membuka diri terhadap semua orang yang berkemaun baik termasuk yang berasal dari luar NTT,” pungkas Wakil Gubernur.

Bupati Belu, Wilibrodus Lay menyatakan dukungannya terhadap semua program pemerintah Provinsi. Daerahnya siap mensinkronkan program-prgram pemerintah kabupaten Belu dengan RPJMD Provinsi.

“Di Belu, dalam pembangunan jalan, saya juga mengabaikan aspek pemerataan yakni bangun jalan satu kilometer di desa ini, dua kilometer di di sana, satu kilometer di desa itu. Yang penting masyarakat nikmati pembangunan. Pendekatan seperti ini tidak selesaikan masalah. Yang saya lakukan adalah fokus pada poros-poros ekonomi. Ada yang saya bangun sampai 17 kilometer. Saya berharap bapak gubernur dan wakil gubernur juga dapat melobi ke pusat untuk tambah dana APBD (kabupaten/kota) kita, ” kata Wili Lay.

Sumber berita (*/Humas Pemprov NTT)
Editor (*/Rony Banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mutasi Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Kupang Lantik 36 Pejabat Struktural

    Mutasi Lingkup Pemkot Kupang, Wali Kota Kupang Lantik 36 Pejabat Struktural

    • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 36 Pejabat Struktural Lingkup Pemerintah Kota Kupang dilantik/diambil Sumpah Jabatan oleh Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, M.M., M.H. pada Jumat, 10 Januari 2020 di Lantai I Balai Kota Kupang. Hadir dalam prosesi pelantikan tersebut antara lain Pj. Sekda Kota Kupang Ir. Elvianus Wairata, M.Si, Asisten Pemerintahan […]

  • Fulan Fehan Bebas Sampah, Bank NTT Bantu 15 Tong Sampah ke Pemda Belu

    Fulan Fehan Bebas Sampah, Bank NTT Bantu 15 Tong Sampah ke Pemda Belu

    • calendar_month Sab, 3 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Guna menjaga kebersihan, kelestarian destinasi wisata unggulan Kabupaten Belu dan menciptakan kenyamanan bagi pengunjung, Bank NTT Cabang Atambua memberikan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 15 unit tong sampah untuk ditempatkan di Destinasi Wisata Fulan Fehan. Penyerahan CSR ini diserahkan langsung oleh Dirut Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho kepada Bupati […]

  • Jokowi: Butuh Dukungan Kembangkan Vaksin Merah Putih dan Nusantara

    Jokowi: Butuh Dukungan Kembangkan Vaksin Merah Putih dan Nusantara

    • calendar_month Sab, 13 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Inovasi merupakan kunci bagi kemajuan sebuah negara, tak terkecuali Indonesia. Pemerintah Indonesia amat mendukung inovasi-inovasi baik yang tengah dikembangkan maupun yang telah diimplementasikan oleh para inovator kita. Di masa pandemi saat ini, inovasi khususnya di bidang farmasi tentu amat dinantikan. “Dalam situasi pandemi saat ini tentu kita semua mendukung adanya penelitian […]

  • Pulihkan Papua, Panglima TNI & Kapolri Dapat Suport dari Lapisan Masyarakat

    Pulihkan Papua, Panglima TNI & Kapolri Dapat Suport dari Lapisan Masyarakat

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pasca demo anarkis yang berujung ricuh di Jayapura, Papua, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian berkantor di Papua sejak Senin, 2 September 2019. Memasuki hari ke-4, situasi Papua semakin kondusif, aman dan terkendali. Masyarakat sudah kembali beraktivitas normal, perekonomian warga berjalan lancar, dan situasi kembali aman. Namun […]

  • Pemilik Lahan Proyek PLTP Ulumbu 5-6 Terima Ganti Rugi dari PLN

    Pemilik Lahan Proyek PLTP Ulumbu 5-6 Terima Ganti Rugi dari PLN

    • calendar_month Sel, 28 Nov 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Loading

    Mataram, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) telah melangsungkan kegiatan penyerahan uang ganti rugi kepada warga Poco Leok yang merupakan pemilik lahan dalam proyek pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) Ulumbu unit 5-6 Poco Leok, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT). Realisasi hak warga Poco Leok ini dilakukan di Kantor Camat Satar […]

  • 78 Tahun PLN Hadir Listriki Indonesia, Rasio Elektrifikasi Capai 99,74%

    78 Tahun PLN Hadir Listriki Indonesia, Rasio Elektrifikasi Capai 99,74%

    • calendar_month Sen, 30 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Hari Listrik Nasional (HLN) ke-78 diperingati pada 27 Oktober 2023, PT PLN (Persero) menegaskan komitmennya untuk terus menerangi negeri. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan upaya terbaik PLN dan sinergi dengan pemerintah hingga triwulan III tahun 2023, rasio elektrifikasi nasional mencapai 99,74%. ”Sebagai badan usaha milik negara (BUMN) yang diberi mandat […]

expand_less