Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » KPK OTT Rektor Universitas Lampung, Ada Uang, Emas & Deposito 4,4 Miliar

KPK OTT Rektor Universitas Lampung, Ada Uang, Emas & Deposito 4,4 Miliar

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 21 Agu 2022
  • visibility 52
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | KRM, Rektor Universitas Lampung (UNILA) periode 2020—2024, HY Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung, MB Ketua Senat Universitas Lampung, BS Kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Universitas Lampung, ML Dosen 6, HF Dekan fakultas Teknik Universitas Lampung, AT Ajudan KRM, dan AD Swasta; terciduk operasi tangkap tangan (OTT) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 19 Agustus 2022 sekitar pukul 21.00 WIB. Pada OTT tersebut, Tim KPK telah mengamankan 8 orang di wilayah Lampung, Bandung dan Bali.

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) H. Firli Bahuri dalam keterangan pers pada Minggu, 21 Agustus 2022, menyampaikan bahwa giat tangkap tangan atas dugaan tindak pidana korupsi berupa suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilinya terkait penerimaan calon mahasiswa baru pada Universitas Lampung tahun 2022.

Kronologis OTT tersebut, urai Firli, usai menindaklanjuti laporan masyarakat yang diterima KPK terkait dengan dugaan korupsi pada penerimaan mahasiswa di Universitas Lampung tahun 2022. Selanjutnya pada Jumat 19 Agustus 2022 sekitar pukul 21.00 WIB, Tim KPK bergerak ke lapangan dan menangkap serta mengamankan beberapa pihak yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi di Lampung dan Bandung.

“Pihak yang ditangkap di Lampung adalah ML, HF, HY beserta dengan barang bukti uang tunai sebesar Rp414,5 juta, slip setoran deposito di salah satu bank sebesar Rp800 juta, dan kunci safe deposit box yang diduga berisi emas senilai Rp1,4 Miliar,” ungkap Ketua KPK.

Kemudian, imbuh Firli, pihak yang ditangkap di Bandung adalah KRM, BS, MB dan AT beserta barang bukti kartu ATM dan buku tabungan sebesar Rp1,8 Miliar. Sedangkan AD ditangkap di Bali. Pihak-pihak dan barang bukti selanjutnya dibawa ke gedung Merah Putih KPK untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dengan telah dilakukannya pengumpulan berbagai informasi dan bahan keterangan terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud, kemudian berlanjut ke tahap penyelidikan yang kemudian ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup, maka KPK meningkatkan status perkara ini ke tahap penyidikan dengan mengumumkan 4 tersangka yaitu KRM Rektor Universitas Lampung periode 2020—2024, HY Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Lampung, MB, Ketua Senat Universitas Lampung dan AD Swasta

“Maka, untuk keperluan proses penyidikan, Tim Penyidik melakukan upaya paksa penahanan kepada para tersangka untuk 20 hari pertama, terhitung mulai tanggal 20 Agustus 2022 sampai dengan 8 September 2022 di Rutan KPK,” tandas Firli Bahuri. (*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rotary Kupang Central Helat Pelatihan P3K via Webinar di Era Normal Baru

    Rotary Kupang Central Helat Pelatihan P3K via Webinar di Era Normal Baru

    • calendar_month Sen, 7 Sep 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pertama kali sejak berdirinya Rotary Club Kupang Central, diinisiasi pelatihan Pengenalan Dasar Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) dan telah diselenggarakan bersama Rotaract (Rotary in Action) Kupang Fortuna pada Sabtu, 5 September 2020. Pelatihan yang dilaksanakan melalui webinar ini bertujuan mendorong masyarakat umum untuk meningkatkan pengetahuan, pengertian dan pemahaman mengenai pelaksanaan P3K […]

  • Maskapai Merpati Akan Beroperasi Lagi, Ini Tahapan & Persyaratannya

    Maskapai Merpati Akan Beroperasi Lagi, Ini Tahapan & Persyaratannya

    • calendar_month Rab, 14 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Majelis Hakim Pengadilan Niaga mengabulkan proposal perdamaian dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang atau PKPU PT Merpati Nusantara Airlines dengan kreditur di Pengadilan Negeri Surabaya. Menanggapi banyaknya pertanyaan yang ditujukan kepada Kementerian Perhubungan terkait apakah maskapai penerbangan ini akan segera beroperasi kembali, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Polana Banguningsih Pramesti, menjelaskan bahwa saat […]

  • 22 Tahun, 68 KK di Belu Tak Punya Lahan Garap, Bene Hale Sumbang Jagung

    22 Tahun, 68 KK di Belu Tak Punya Lahan Garap, Bene Hale Sumbang Jagung

    • calendar_month Sel, 8 Mar 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Belu – NTT, Garda Indonesia |  Ketua fraksi Golkar DRPD Belu, Benediktus Hale memulai masa reses pertama di tahun 2022, mengunjungi dan membagi hasil kebunnya sendiri berupa ratusan kilo gram jagung ke masyarakat RT 8 dan 9, Dusun Raihenek, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu, 6 Maret […]

  • Usia 18 Tahun, Generasi Digital Jadi Tantangan Persekutuan Doa GMIT

    Usia 18 Tahun, Generasi Digital Jadi Tantangan Persekutuan Doa GMIT

    • calendar_month Sel, 18 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kini, Persekutuan Doa GMIT genap berusia 18 tahun pada tanggal 17 Juni 2019; sejak secara resmi diterima dan ditetapkan sebagai sebuah wadah organisasi Unit Pembantu Pelayanan (UPP) dalam Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) saat Sidang Raya Sinode GMIT XXXII di Jemaat Elim Naibonat Klasis Kupang Timur pada tanggal 17 Juni […]

  • Ayodhia Kalake: Saya Sangat Cinta Tenun NTT

    Ayodhia Kalake: Saya Sangat Cinta Tenun NTT

    • calendar_month Rab, 24 Jan 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki lebih kurang 800 (delapan ratus) motif tenun (data Dekranasda Provinsi NTT) yang tersebar di wilayah Timor, Flores, Sumba, Alor, Rote Ndao dan Sabu Raijua. Ratusan ragam motif tenun yang kaya makna dan warna tersebut sayangnya belum semua mendapatkan perlindungan hukum berupa indikasi geografis (IG) dari Dirjen […]

  • Presiden Lantik Dua Menteri & Satu Kepala Lembaga Masa Bakti 2019—2024

    Presiden Lantik Dua Menteri & Satu Kepala Lembaga Masa Bakti 2019—2024

    • calendar_month Rab, 28 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo melantik dua menteri Kabinet Indonesia Maju untuk sisa masa jabatan periode 2019—2024 serta satu kepala lembaga pemerintah non-kementerian pada Rabu, 28 April 2021 di Istana Negara. Pelantikan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Para menteri yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 72/P Tahun 2021 tentang […]

expand_less