Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pertanian Perkebunan » Lahan Tidur Lapas Kalabahi Jadi Produktif & Bermanfaat bagi Masyarakat Alor

Lahan Tidur Lapas Kalabahi Jadi Produktif & Bermanfaat bagi Masyarakat Alor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 167
  • comment 0 komentar

Loading

Kalabahi, Garda Indonesia | Pasca-sidak mendadak pada Minggu siang, 19 September 2021  sekitar pukul 11.10 WITA–selesai di Lapas Kalabahi, Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone melihat progres pengolahan lahan tidur Lapas Kalabahi seluas 15.000 m2 (1,5 hektar) di Kadelang yang dioptimalkan menjadi ladang sayur oleh Kalapas Kalabahi dan warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Lahan tersebut dieksekusi Kalapas Kalabahi Efendi Yulianto menjadi sarana asimilasi dan edukasi (SAE) bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) Lapas Kalabahi atas arahan dari Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone. Sebelumnya, lahan tersebut hanya ditumbuhi semak belukar, namun pasca-tiga bulan dilantik menjadi Kalapas, kini, lahan tersebut diolah lokasi wisata petik sayur dengan memberdayakan sekitar 17 orang WBP.

Pantauan Garda Indonesia pada Minggu siang, 19 September 2021, saat sidak mendadak Kakanwil Marciana Dominika Jone di lokasi lahan yang diolah menjadi wisata petik sayur dan kebun Kelor tersebut, tampak Kalapas dan WBP sementara merawat sayur mayur berupa bunga kol, sawi, kangkung, pohon pepaya, dan menyiapkan media tanam untuk ditanami Kelor dari Dekranasda NTT.

Kakanwil Kemenkumham Provinsi NTT, Marciana Dominika Jone saat meninjau progres pengolahan lahan oleh Lapas Kalabahi

Kalapas Efendi Yulianto menyampaikan, terealisasinya wisata petik sayur dan kebun Kelor yang bermanfaat bagi masyarakat tersebut atas arahan dari Kakanwil Marciana Dominika Jone dan bantuan dari Bupati Alor, Amon Djobo. “Bapak Bupati memberikan bantuan kepada Lapas Kalabahi berupa sumur bor, pompa air, dan mobil pick up,” ungkapnya sembari menyampaikan progres persiapan penanaman Kelor.

Selain itu, imbuh Kalapas Efendi, Wisata Petik Sayur Lapas Kalabahi menambah penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Dan sesuai dengan program kerja Bupati Amon Djobo “Alor Kenyang, Alor Sehat, Alor Pintar, Bersama-sama Membangun Alor”

“Masyarakat di Kalabahi, ibu kota Kabupaten Alor termasuk dari Pulau Pantar datang membeli sayur di sini. Takaran pembelian sayur oleh masyarakat dipatok 5 ribu rupiah dan dapat memetik sendiri. Adapun dari hasil penjualan sayur mayur, 50 persen ke WBP, 15 persen PNBP, 35 persen untuk operasional,” tandasnya.(*)

Penulis, editor dan foto (+roni banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apakah Hipokrisi Jadi Syarat Masuk ke Politik Praktis?

    Apakah Hipokrisi Jadi Syarat Masuk ke Politik Praktis?

    • calendar_month Rab, 9 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Apakah syarat untuk masuk ke dalam dunia politik praktis itu harus jadi munafik? Katanya politik praktis itu panggung hipokrisi ‘par excellence’, di mana aktor dan aktris politik memainkan peran dengan topeng-topeng. Sehingga pemahaman tentang politik praktis jadi sekadar siapa, dapat apa, memainkan peran apa, kapan, di mana, dan bagaimana skenarionya. Semoga […]

  • Dengkul dan Pinggul

    Dengkul dan Pinggul

    • calendar_month Jum, 9 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Dahlan Iskan Ia pengusaha kaya. Punya pabrik kecap dan saus. Punya kebun durian. Vilanya di lereng Gunung Penanggungan besar dan indah. Waktu saya ke vila itu lagi, bulan lalu, ada lift baru. Padahal vila itu hanya 2 lantai. Dulu tidak ada lift. Rupanya ia tidak tahan lagi: lutut kirinya kesakitan –untuk naik tangga. […]

  • Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    Tergoresnya Makna Hari Anak Nasional—Peti Mati untuk Penegak Hukum

    • calendar_month Sel, 23 Jul 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rianti Aprilia Feoh Kupang-NTT, Garda Indonesia | Tanggal 23 Juli dikenal sebagai peringatan Hari Anak Nasional, yang dimaknai sebagai kepedulian Bangsa Indonesia terhadap perlindungan kepada Anak Indonesia agar tumbuh dan berkembang secara optimal, dengan mendorong Keluarga Indonesia menjadi lembaga pertama dan utama dalam memberikan perlindungan kepada anak, sehingga akan menghasilkan generasi penerus bangsa […]

  • ‘Pre Launching Paradiso Regency’ pada HUT Ke-74 RI, Ayo! Kesempatan Terbatas

    ‘Pre Launching Paradiso Regency’ pada HUT Ke-74 RI, Ayo! Kesempatan Terbatas

    • calendar_month Jum, 16 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sejahtera Regency selaku developer (pengembang perumahan/hunian) dibawah pimpinan Bobby Lianto, melakukan Pre Launching Hunian dengan brand ‘Paradiso Regency’ yang berlokasi di pesisir Pantai Paradiso Kelurahan Oesapa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Dihadapan wartawan (Kamis, 15 Agustus 2019 pukul 15:30 WITA) saat sesi konferensi pers yang dihelat pada REI Expo di […]

  • PSN Ngada Juara ETMC XXXII Rote Ndao, Mabar Tuan Rumah ETMC XXXIII

    PSN Ngada Juara ETMC XXXII Rote Ndao, Mabar Tuan Rumah ETMC XXXIII

    • calendar_month Ming, 3 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Loading

    Rote, Garda Indonesia | Perhelatan Kompetisi Sepakbola Liga 3 El Tari Memorial Cup (ETMC) 2023 yang diselenggarakan di Kabupaten Rote Ndao resmi berakhir pada Sabtu, 2 September 2023. Tim sepakbola asal Kabupaten Ngada yakni PSN Ngada berhasil keluar sebagai sang juara usai menundukkan Bintang Timur Atambua via drama adu penalti dengan skor 4 – 3. […]

  • Ingin Punya HP Android, Seorang Pemuda di Kupang Nekat Curi Sapi

    Ingin Punya HP Android, Seorang Pemuda di Kupang Nekat Curi Sapi

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gustaf Verianus Naitek (29) warga RT 01/RW 01 Desa Oelbanu, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang menjadi tersangka kasus pencurian sapi dan mengakui perbuatannya di Pengadilan Negeri Oelamasi, pada Selasa, 27 Agustus 2019. Karena ingin tampil mengikuti perkembangan zaman membuat dirinya nekat mencuri sapi milik tetangganya untuk membeli handphone (HP) Android atau […]

expand_less