Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

Larantuka Festival, Ajang Amal bagi Penyintas Erupsi Lewotobi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 22 Nov 2024
  • visibility 254
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka Festival merupakan festival mandiri komunitas Bergiat Untuk Nusa (BERGUNA) yang dijalankan dengan berkolaborasi bersama beberapa komunitas lain dan Pemda Flores Timur.

 

Larantuka | Komunitas BERGUNA Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menghelat Larantuka Festival di pelataran talud kawasan perlindungan terumbu karang pada Kamis—Sabtu, 14—16 November 2024.

Perhelatan ini berjalan guna mengangkat peran komunitas dalam menjaga kelestarian ekosistem laut Flores Timur, promosi ekonomi kreatif dan penggalangan dana bagi penyintas erupsi gunung Lewotobi dengan tema “Vibrasi Positif Untuk Nagi”.

Kegiatan selama tiga hari ini dimeriahkan dengan penampilan berbagai band lokal, pentas musik dan teater lokal, lomba paduan suara, lomba tarian kreasi, talk show, serta pameran produk usaha ekonomi kreatif.

Ketua panitia, Rofinus Monteiro menuturkan, Larantuka Festival merupakan ruang edukasi giat komunitas sekaligus sebagai ajang untuk bertumbuhnya ekonomi kreatif (Ekraf) di tengah suasana duka yang melanda Flores Timur akibat erupsi Gunung Lewotobi.

“Larantuka Festival ini kami jalankan sebagai ajang promosi kawasan perlindungan terumbu karang yang sedang digalahkan oleh komunitas BERGUNA dan Pokmaswas Sandominggo, walau dalam suasana sulit, festival ini tetap dijalankan karena apa pun keadaannya perekonomian harus tetap berputar,” ujar Rofinus.

Larantuka Festival 2024 sendiri diselenggarakan dengan beberapa tujuan, antara lain:

  • Sebagai pembuktian bahwa komunitas secara mandiri dapat mengadakan kegiatan positif yang berdampak luas;
  • Sebagai ruang ekspresi komunitas dalam berkarya dan ruang bertemunya pelaku ekraf dengan para pembeli;
  • Sebagai ajang promosi ruang terbuka Pelataran Talud Kawasan Perlindungan Terumbu Karang Larantuka yang nyaman dijadikan lokasi edukasi perlindungan terumbu karang dan pengembangan ekonomi kreatif masyarakat.

Lurah Kelurahan Larantuka, Petrus Ignasius Diaz Wungubelen dalam sambutannya menegaskan tentang pentingnya kolaborasi positif dalam bergiat bersama. Menurutnya, dengan adanya sinergitas semua pihak maka dapat mewujudkan apa yang direncanakan dengan baik.

“Semua hal positif harus didukung dengan kerja kolaborasi dari semua pihak, sehingga dapat mewujudkan mimpi kita bersama,” kata dia.(*)

Sumber (*/Nikolaus da Silva)

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Bantu Dana Dukung Konas FK-PKB PGI XV di NTT

    Bank NTT Bantu Dana Dukung Konas FK-PKB PGI XV di NTT

    • calendar_month Jum, 14 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bank Pembangunan Daerah (BPD) NTT menyerahkan bantuan dana mendukung kegiatan Konsultasi Nasional Forum Komunikasi Pria Kaum Bapa (FK-PKB) PGI XV. Bantuan dana sebesar 200 juta rupiah tersebut diserahkan secara simbolis kepada Panitia kegiatan di kantor pusat Bank NTT lantai 2 pada Rabu, 12 Oktober 2022. Direktur Kredit Bank NTT, Paulus Steven […]

  • Bamsoet Pinta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan & Tepat Waktu

    Bamsoet Pinta Pengusaha Bayar THR Sesuai Ketentuan & Tepat Waktu

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengingatkan kepada para pengusaha agar tidak telat membayar Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para pekerjanya. Sebagaimana ketentuan dari Kementerian Ketenagakerjaan, THR wajib diterima oleh para pekerja H-7 sebelum Idul Fitri. “THR merupakan hak bagi para pekerja dan kewajiban bagi para pengusaha. Jika THR dibayar sebelum […]

  • BP PAUD Dikmas Sesalkan Indikasi Pungli PIP oleh PKBM Harapan Bangsa

    BP PAUD Dikmas Sesalkan Indikasi Pungli PIP oleh PKBM Harapan Bangsa

    • calendar_month Sel, 20 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Sesuai Permendikbud RI Nomor 5 Tahun 2017 tentang Organisasi dan Tata Kerja Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (disingkat BP PAUD dan Dikmas) dan sebagai bagian dari 21 (dua puluh satu) BP PAUD dan Dikmas yang baru dibentuk di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan; BP PAUD dan Dikmas Provinsi […]

  • Jalin Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Target 1 Juta Vaksinasi per Hari

    Jalin Sinergi Lintas Sektor, Pemerintah Target 1 Juta Vaksinasi per Hari

    • calendar_month Sel, 22 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah berhasil mewujudkan target vaksinasi sebesar 700 ribu per hari sebagaimana yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 17 Juni 2021, pemerintah berhasil mencatat capaian angka 716 ribu vaksinasi per harinya. “Bapak Presiden pada minggu lalu, meminta agar kita bisa bekerja sama dengan TNI dan Polri […]

  • Dokter Tifa Ungkap Gibran Ngantukan Lebih Baik Dibanding Ptosis

    Dokter Tifa Ungkap Gibran Ngantukan Lebih Baik Dibanding Ptosis

    • calendar_month Ming, 11 Jan 2026
    • account_circle Penulis
    • visibility 367
    • 0Komentar

    Loading

    Dokter Tifa membandingkan istilah ngantukan dengan istilah medis ptosis yang sebelumnya sempat diungkapkan dokter Tompi dan ramai dibahas publik.   Jakarta | Dokter sekaligus pakar neuroscience behavior dan epidemiolog, dr Tifauzia Tyassuma atau dokter Tifa melontarkan pernyataan kontroversial terkait Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia menanggapi materi stand up comedy Pandji Pragiwaksono yang menyebut mata […]

  • Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita

    • calendar_month Ming, 19 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Ketika Belum Merdeka Sekolah Kita Oleh Prof. Feliks Tans, M.Ed., Ph.D. (Sebuah Catatan Ringan Menyambut Belajar di Rumah) Pandemi penyakit virus korona sejak 2019 (Covid-19), Moga-moga segera bisa diatasi, mengharuskan banyak orang bekerja di/dari rumah. Termasuk jutaan pelajar kita di seluruh negeri ini. Mereka pun harus tinggal dan belajar di rumah. Dari hari ke hari. […]

expand_less