Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Lekuk Sejarah, Budaya, Wisata Pulau Timor

Lekuk Sejarah, Budaya, Wisata Pulau Timor

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 26 Sep 2024
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Pulau Timor terbagi menjadi dua wilayah: bagian barat termasuk Indonesia, yang dikenal sebagai Timor Barat, sedangkan bagian timur adalah negara merdeka, Timor Leste.

Luas Pulau Timor sekitar 30.777 km² terbagi atas luas Timor Barat 15.850 km² dan Timor Leste seluas 15.007 km². Nama pulau ini diambil dari kata ‘timor’,  bahasa Melayu untuk “timur”; dinamakan demikian karena dia terletak di ujung timur rantai kepulauan.

Pada pulau Timor terdapat 1 kota dan 5 kabupaten dengan populasi penduduk sebanyak 2.033.811 jiwa (kondisi September 2024) dengan sebaran yakni Kota Kupang 455.502 jiwa, Kabupaten Kupang 390.210 jiwa, Timor Tengah Selatan (TTS) 477.808 jiwa, Timor Tengah Utara (TTU) 274.104 jiwa, Belu 231.452 jiwa, dan Malaka 204.735 jiwa.

Sejarah Pulau Timor berasal dan berawal dari Gunung Lakaan, Belu, leluhur pertama orang Tetun bernama Laka Lorok Kmesak. Catatan sejarah paling awal tentang pulau Timor adalah Nagarakretagama pada abad ke-14, Pupuh 14, yang mengidentifikasi bahwa Timur sebagai sebuah pulau dalam wilayah Majapahit. Timor banyak dimasukkan ke dalam sastra kuno Jawa, jaringan perdagangan Cina dan India abad ke-14 sebagai pengekspor kayu cendana aromatik, budakmadu dan lilin yang lalu dijajah oleh Belanda yang beribu kota di Kupang dan Portugal pada pertengahan tahun 1600-an.

Sebagai pulau terdekat dengan pemukiman Eropa pada saat itu, Timor adalah tujuan dari William Bligh dan pelaut yang setia kepadanya setelah peristiwa Dahagi di atas Bounty pada tahun 1789. Pulau juga merupakan tujuan utama bagi korban yang selamat dari kapal karam HMS Pandora, dikirim untuk menangkap para pemberontak Bounty, mendarat pada tahun 1791 setelah kapal yang tenggelam di Karang Penghalang Besar.

Pulau Timor secara politik dibagi menjadi dua bagian selama berabad-abad. Belanda dan Portugis berjuang untuk mengontrol pulau itu sampai melalui Perjanjian Lisboa pada tahun 1859, tetapi mereka masih belum secara resmi menyelesaikan masalah perbatasan hingga tahun 1912. Timor Barat atau dikenal sebagai Timor Belanda sampai 1949 ketika menjadi Timor Indonesia, sebuah bagian dari bangsa Indonesia yang dibentuk dari Hindia Belanda, sedangkan wilayah timur pulau ini dikenal sebagai Timor Portugis, sebuah koloni Portugal sampai tahun 1975. Ini mencakup Oecussi-Ambeno di Timor Barat.

Pasukan Jepang menduduki seluruh pulau pada tahun 1942—1945. Mereka bertahan dalam kampanye gerilya yang pada awalnya dipimpin oleh pasukan komando Australia.

Menyusul kudeta militer di Portugal pada tahun 1974 Portugis mulai menarik diri dari Timor, kerusuhan internal berikutnya dan takut partai Fretilin yang dicurigai komunis, mendorong sebuah invasi oleh Indonesia, yang menentang konsep Timor Portugis yang merdeka. Pada tahun 1975, wilayah Timor Portugis diintegrasikan oleh Indonesia dan kemudian dikenal sebagai provinsi Timor Timur atau Timtim untuk singkatannya sekaligus merupakan provinsi ke-27 di negara itu, tetapi ini tidak pernah diakui oleh PBB atau Portugal.

Timor Barat adalah bagian dari provinsi Nusa Tenggara Timur di Indonesia, dan menawarkan berbagai daya tarik wisata alam dan budaya yang unik.

Sorotan Wisata di Timor Barat

Timor Barat menawarkan perpaduan antara pengalaman budaya, situs sejarah, dan keindahan alam. Mulai dari pantai dan gua di sekitar Kupang hingga desa-desa tradisional di dataran tinggi, pulau ini memberikan pengalaman yang unik dan berbeda dari destinasi wisata Indonesia lainnya.

  1. Kupang

Kupang adalah ibu kota provinsi Nusa Tenggara Timur dan merupakan pintu masuk utama ke Timor Barat. Kupang dikenal dengan pantai-pantainya yang indah, seperti Pantai Lasiana dan Pantai Teddys, yang menawarkan air jernih dan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan.

Kupang juga memiliki nilai sejarah sebagai pos kolonial, dengan peninggalan seperti Benteng Concordia.

  1. Pengaruh Budaya Rote

Timor Barat adalah rumah bagi suku Rote, dan pengunjung dapat merasakan budaya tradisional mereka, termasuk tenun ikat dan arsitektur unik seperti Lopo, rumah tradisional beratap jerami.

Daerah Kefamenanu menawarkan kesempatan bagi wisatawan untuk belajar tentang seni dan kerajinan lokal, termasuk tenun ikat.

  1. Desa Fatumnasi dan Gunung Mutis

Terletak di dataran tinggi, Desa Fatumnasi adalah desa tradisional yang dikenal dengan pemandangan alam yang indah dan warisan budayanya.

Dekat dengan desa ini, terdapat Gunung Mutis, puncak tertinggi di Timor Barat, yang menawarkan peluang tracking dan eksplorasi keanekaragaman hayati. Kawasan sekitar Gunung Mutis merupakan zona konservasi yang kaya akan flora dan fauna.

  1. Taman Nasional Gunung Mutis

Taman Nasional Gunung Mutis adalah kawasan yang dilindungi di mana wisatawan dapat menikmati hiking, berkemah, dan menjelajahi keindahan alam Timor.

Taman ini menjadi rumah bagi pohon eukaliptus yang menjulang tinggi, satwa langka, dan lanskap yang menakjubkan.

  1. Gua Kristal

Gua Kristal adalah gua yang menakjubkan di dekat Kupang dengan kolam air jernih di dalamnya. Gua ini menjadi favorit untuk berenang dan bertualang.

  1. Pulau Semau

Terletak di lepas pantai Kupang, Pulau Semau adalah tempat liburan yang tenang dan indah dengan pantai berpasir putih dan air jernih yang cocok untuk snorkeling dan berenang.

Semau menawarkan pengalaman yang lebih sepi dengan sedikit wisatawan dibandingkan area utama di Timor Barat.

  1. Desa Boti

Desa Boti adalah desa tradisional di mana masyarakat Boti, salah satu kelompok adat yang masih tersisa di Timor, tetap menjalankan adat istiadat dan ritual kuno mereka.

Pengunjung dapat menyaksikan tradisi lokal, kerajinan tangan, dan gaya hidup unik masyarakat ini yang mempertahankan cara hidup mandiri dan menjauhi pengaruh modern.(*)

Sumber (*/faktasejarah/FB/Wikipedia)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kaesang Tegaskan PSI Solid Dukung Prabowo

    Kaesang Tegaskan PSI Solid Dukung Prabowo

    • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Loading

    Pernyataan ini disampaikan Kaesang sekaligus merespons maraknya konten di media sosial yang dinilai berusaha membenturkan Prabowo dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).   Jakarta | Konflik memanas yang sedang terjadi di tanah air, masih menimbulkan banyak tanggapan dari berbagai kalangan tanpa terkecuali setiap partai politik. Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep yang […]

  • Kodim 1627/Rote Ndao Bantu Alat Masak bagi Warga Terdampak Badai Seroja

    Kodim 1627/Rote Ndao Bantu Alat Masak bagi Warga Terdampak Badai Seroja

    • calendar_month Sel, 20 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Bakti Sosial berupa pembagian sembako kepada masyarakat terdampak Badai Seroja terus dilakukan oleh Kodim 1627/Rote Ndao. Komandan Kodim serta Babinsa dari masing-masing sektor hadir saat penyerahan bantuan pada Senin, 19 April 2021, bertempat di Desa Dolasin Kecamatan Rote Barat Daya dan Desa Kuli Aisele serta Desa Kuli, Kecamatan Lobalain, Kabupaten […]

  • Parade 737 Motif Tenun, NTT Bertenun Raih Rekor MURI

    Parade 737 Motif Tenun, NTT Bertenun Raih Rekor MURI

    • calendar_month Sab, 21 Des 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Peringatan HUT ke-66 NTT juga turut dimeriahkan oleh penampilan Tarian daerah, lagu-lagu daerah oleh paduan suara San Jose dan Parade Padu-Padan Tenun by Erwin Yuan.   Kupang | Pemerintah Provinsi NTT berhasil menorehkan prestasi membanggakan pada peringatan hari ulang tahun (HUT) NTT ke – 66 tahun 2024 melalui pemecahan Rekor MURI Parade Tenun Jenis dan […]

  • Ratusan Kilogram Narkotika dari 13 Kasus Dimusnahkan Bareskrim Polri

    Ratusan Kilogram Narkotika dari 13 Kasus Dimusnahkan Bareskrim Polri

    • calendar_month Sen, 29 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Direktorat Jenderal Tindak Pidana Narkoba, Mabes Polri memusnahkan total ribuan gram narkotika jenis sabu-sabu, ganja dan pil ekstasi di Instalasi Kesling RSPAD Gatot Subroto pada Rabu, 24 Agustus 2022. Acara pemusnahan barang bukti yang disita tim Direktorat Narkotika Mabes Polri itu di pimpin langsung Wadir Tipidnarkoba Bareskrim Polri Kombes Pol Jayadi. […]

  • Kedaulatan Pangan di Tangan Petani

    Kedaulatan Pangan di Tangan Petani

    • calendar_month Sel, 13 Sep 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yucundianus Lepa Dapatkah petani negeri ini memiliki kedaulatan pangan sebagaimana impian banyak orang? Pertanyaan seperti ini akan terus mengganggu manakala petani kita tidak memiliki otonomi atas pangan yang dihasilkan, terpuruk tingkat kesejahteraannya, tidak terlindungi, menjadi mangsa para tengkulak dan hampir pasti menjadi sumber produksi kemiskinan. Apakah kedaulatan pangan itu? Kedaulatan pangan merupakan pemenuhan hak […]

  • Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    Petani Sawah Tadah Hujan di Manggarai Timur Kekurangan Air

    • calendar_month Ming, 8 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Borong, Garda Indonesia | Beberapa hektar tanaman padi di desa Gurung Liwut, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), terancam gagal panen. Gradus Amput, petani asal Kampung Paka, Desa Gurung Liwut, Kabupaten Manggarai Timur pada Minggu, 8 Januari 2023, mengatakan hujan tidak turun sejak dua minggu kemarin sampai sekarang. Akibatnya, kondisi sawah […]

expand_less