Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

Lihat Ruang Isolasi Covid-19 di RS SK Lerik, Wali Kota Jefri Pinta Warga Waspada

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 5 Apr 2020
  • visibility 39
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Wali Kota Kupang, Dr. Jefirstson R Riwu Kore, M.M., M.H. mengimbau warga kota untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus ini dengan cara menjaga kesehatan diri dan menjaga jarak dengan sesama atau (Physical Distancing) dan mengurangi aktivitas atau pertemuan-pertemuan yang tidak perlu (Social Distancing).

Selain itu, pinta Wali Kota Jefri (sapaan akrabnya, red), agar warga kota dapat mengikuti imbauan para pemimpin agama agar sementara waktu ini melakukan ibadah di rumah masing-masing,

“Ini semua demi kebaikan bersama. Karena kita semua berpeluang tertular dan menularkan virus bagi orang lain,” tegas Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di hadapan awak media usai meninjau langsung meninjau pembangunan ruang isolasi di RSUD SK Lerik Kota Kupang, pada Sabtu, 4 April 2020.

Kepada awak media, Wali Kota Jefri menyampaikan hendak memastikan kesiapan Pemkot Kupang dalam menghadapi pandemik Covid 19 atau Novel Coronavirus. “Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di NTT, RSUD SK Lerik akan menyediakan 10 ruang isolasi dengan 20 tempat tidur yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan dan diharapkan bisa selesai dalam waktu satu hingga dua hari ke depan,” ujarnya.

Wali Kota Jefri saat meninjau salah satu ruangan yang dipersiapkan untuk ruang isolasi Covid-19 di RSUD SK Lerik

Wali Kota Jefri juga mengatakan, meskipun hingga saat ini di Kota Kupang bahkan di Provinsi NTT pada umumnya tidak tercatat adanya kasus positif Covid-19, namun warga dan pemerintah harus tetap waspada dan mempersiapkan segala sesuatu termasuk diantaranya kesiapan Rumah Sakit dalam menyediakan ruang rawat inap atau ruang bertekanan negatif untuk isolasi pasien positif Covid-19.

Dirinya menyampaikan apresiasi kepada para dokter, perawat dan petugas medis serta pihak-pihak terkait lainnya yang telah bekerja sama dan berjibaku dalam menghadapi penyebaran virus Corona di Kota Kupang.

Pada kesempatan yang sama Wali Kota Jefri menyampaikan bahwa terhadap dampak dari pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Kupang akan menyiapkan anggaran sebesar Rp.45 miliar terutama untuk penanganan medis dan jaring pengaman sosial guna menjaga stabilitas daya beli masyarakat, salah satunya dengan membagikan voucer sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Direktur RSUD SK Lerik, dr. Marsiana Y. Halek di hadapan Wali Kota Kupang, memastikan akan menyelesaikan pengerjaan ruang isolasi tersebut secepatnya. Mengenai persediaan alat perlindungan diri (APD) saat ini menurutnya masih cukup, selain stok rumah sakit mereka juga mendapat bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi NTT dan Kota Kupang serta sumbangan dari para donatur.

Turut hadir dalam peninjauan ruang isolasi tersebut Kepala Bidang Pelayanan Medis RSUD SK Lerik, dr. M. Ihsan. (*)

Sumber berita dan foto (*/Humas Pemkot Kupang)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • WASPADA! Bibit Siklon Tropis 94S Berada di Laut Timor

    WASPADA! Bibit Siklon Tropis 94S Berada di Laut Timor

    • calendar_month Rab, 13 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Forum Pengurangan Risiko Bencana Nusa Tenggara Timur (Forum PRB NTT) meng-update area pemantauan atau invest atau bibit siklon 94S yang saat ini berada di laut Timor yang perlu diberikan atensi khusus sebagai dasar kewaspadaan atau kesiapsiagaan bagi masyarakat dan tidak perlu disikapi dengan terlalu panik. Mengapa demikian? Simak penjelasan dari Ketua […]

  • BMKG: Cuaca Dingin Juli Tak Terkait Fenomena Aphelion

    BMKG: Cuaca Dingin Juli Tak Terkait Fenomena Aphelion

    • calendar_month Sel, 11 Jul 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Isu Fenomena Aphelion beredar santer di pesan grup WhatsApp dan ke berbagai platform media sosial. Ini pesan tersebut, “Mulai besok jam 05.27, kita akan mengalami Fenomena Aphelion, di mana letak Bumi akan sangat jauh dari Matahari. Kita tidak bisa melihat fenomena tersebut, tapi kita bisa merasakan dampaknya. Ini akan berlangsung sampai […]

  • Fanus Atok & Julio Do Carmo ‘Seruduk’ Komisi II DPRD Belu

    Fanus Atok & Julio Do Carmo ‘Seruduk’ Komisi II DPRD Belu

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Stefanus Atok Bau dan Julio Do Carmo bersama puluhan anggota veteran Cabang Belu ‘seruduk’ (baca: mendatangi) Komisi II DPRD Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Senin, 7 Februari 2022. Kedatangan mereka ke komisi II itu guna mempertanyakan tentang perkembangan penanganan kasus dugaan pencemaran nama baik yang dilakukan oleh Agustinho Pinto, […]

  • Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    Sinergitas Lintas Sektor Cegah KDRT (Kekerasan dalam Rumah Tangga)

    • calendar_month Sen, 8 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung,gardaindonesia.id – Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan salah satu bentuk kekerasan berbasis gender yang paling banyak terjadi di Indonesia. Data dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA), menunjukan bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tercatat sebanyak 8.987 kasus, dengan kasus KDRT sebanyak 5.041 kasus (56%). Berdasarkan temuan tersebut, mendorong pentingnya […]

  • Lolos 10 Besar KIP Nasional, Kades Kabuna Optimis Jadi Desa Contoh Belu

    Lolos 10 Besar KIP Nasional, Kades Kabuna Optimis Jadi Desa Contoh Belu

    • calendar_month Rab, 8 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Belu–NTT, Garda Indonesia | Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) lolos 10 besar sebagai salah satu desa terbaik dari total 69 desa di Kabupaten Belu pada ajang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat nasional tahun 2021. “Hari ini sangat bersyukur dan tidak menyangka kalau Desa Kabuna masuk dalam 10 besar. […]

  • Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    Interpelasi, Siapa yang Takut? Dan Kenapa Takut?

    • calendar_month Sab, 25 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Oke, pertanyaan pertama dulu ya. Siapa yang takut dengan interpelasi? Apakah Gubernur Anies Baswedan? Atau ketujuh fraksi itu? Gerindra, Golkar, NasDem, Demokrat, PAN, PKS, PKB-PPP. Atau keduanya? Ya Anies ya ketujuh fraksi itu, sama-sama takut. Kenapa Anies mesti takut dengan interpelasi? Apakah ada yang ia tidak mampu menjelaskannya, atau dibuat tidak […]

expand_less