Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Mantan Pejuang Integrasi Timor-Timur di NTT Pinta Kepedulian Pemerintah RI

Mantan Pejuang Integrasi Timor-Timur di NTT Pinta Kepedulian Pemerintah RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
  • visibility 159
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | Sejumlah mantan pejuang integrasi Timor–Timur yang bergabung dalam Forum Peduli Pejuang Integrasi Timor–Timur (FP2IT2) tak henti–hentinya meminta kepedulian pemerintah RI terhadap nasib mereka yang ditelantarkan selama 22 tahun di Kabupaten Belu dan Malaka.

Ketua FP2IT2, Julio Do Carmo membeberkan, saat ini sedang beredar informasi di Belu dan Malaka bahwa semua mantan pejuang integrasi yang didata, akan menerima SK Veteran dan  sejumlah uang oleh oknum–oknum yang dinilainya sangat tidak bertanggung jawab.

Tiga poin perjuangan yang diutarakan Julio Do Carmo. Pertama, FP2IT2 mau menindaklanjuti surat yang dikirim kepada Menkopolhukam di Jakarta. Perwakilan sudah bertemu Menhan, tetapi hasilnya tidak ada. Kedua, FP2IT2 sudah mengirimkan surat kepada Menkopolhukam saat berkunjung ke Kabupaten Belu melalui Bupati Belu. Namun, sampai saat ini pun belum ada kejelasan sama sekali. Ketiga, beberapa orang pergi ke Jakarta untuk menerima piagam penghargaan dan Satyalancana. Sepulang dari Jakarta, mereka diperintahkan untuk melakukan pendataan dengan meminta foto copi KTP 1 lembar, KK 1 lembar, buku rekening dan pas foto berukuran 4×6 dengan latar belakang merah untuk mencetak kartu.

“Sampai saat ini kami bingung. Apakah ini direkomendasikan oleh Menhan? Ataukah hanya sebuah permainan dari oknum – oknum tertentu? Kami tidak mau masyarakat menjadi korban hanya untuk kepentingan pribadi oknum tertentu. Masyarakat sudah susah, dipungut lagi uang Rp. 25.000 – Rp.100.000. Kami tidak tahu uangnya mau diserahkan ke mana?”, ungkap Julio Do Carmo kepada wartawan di Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Para mantan pejuang integrasi, lanjut Julio, berada di bawah naungan pemerintah. Tetapi pendataan dimaksud tidak diketahui oleh pemerintah setempat. “Kami tidak tahu, apakah pendataan ini ada pedomannya? Jika ada juknis, kami minta ditunjukkan kepada kami,” ujar Julio.

Ketua FP2IT2, Julio Do Carmo (berbatik merah) sedang memimpin rapat

Julio Do Carmo pun menegaskan, apabila pendataan ini terindikasi bukan diperintahkan oleh pemerintah pusat, maka harus dibatasi dan dibatalkan. “Kami minta tindak tegas oknum–oknum yang melakukan pendataan ini dan diproses secara hukum. Kami minta bapak presiden untuk tinjau permasalahan ini karena kami lihat bermuara ke kepentingan politik seseorang,” pinta Julio.

Hal senada, dikatakan Selestino Do Rego, pendataan ini dilakukan sejak tahun 2009 silam, tetapi hingga saat ini belum juga ada hasilnya. “Karena itu, kami merasa tidak puas. Baru–baru ada segelintir orang membawa nama para pejuang integrasi pergi ke Jakarta. Sekarang, ada oknum yang datang untuk mengadu kembali kami sesama pejuang. Pendataan ini juga dilakukan dengan cara sembunyi dan memungut uang dari masyarakat. Kami minta pemerintah kawal pendataan seperti ini,” tukas Do Rego.

Piagam penghargaan yang sudah diterima pihaknya dari pemerintah pada tahun 2014 pun dianggap tidak sah. “Ini berarti penipuan. Kami minta tanggung jawab dari orang yang waktu itu rekrut. Kami tidak puas karena bilang, itu bukan piagam kenegaraan yang sah,” kisah Do Rego.

Manuel Martins menambahkan, pengalaman pendataan seperti yang terjadi saat ini sudah sejak 2009 lalu. Tetapi hasilnya masih juga nihil. Bahkan, pendataan waktu itu dilakukan dengan sangat detail seperti foto copi KK, riwayat hidup disertai materai 6.000. Setelah datanya dikirim, barulah diketahui bahwa, ternyata untuk memenuhi kepentingan partai.

“Karena itu kami pertegas, jangan sampai data untuk ke sekian kali ini akan terjadi lagi hal yang sama. Sekarang ini diminta lagi urus NPWP. Ini ‘kan pajak. Yang namanya uang Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah, Rp. 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) itu nilainya besar. Kemudian, bilang hari ini terima, besok terima, lusa terima. Apakah itu betul?  Kalau tidak benar, pemerintah telusuri oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab itu untuk selesaikan masalah ini,” pungkas Martins. (*)

Penulis: (*/Herminus Halek)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kota Kupang Berpeluang Lagi Gapai Kota Layak Anak Tahun 2022

    Kota Kupang Berpeluang Lagi Gapai Kota Layak Anak Tahun 2022

    • calendar_month Rab, 16 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Kota Kupang berpeluang meraih kembali predikat sebagai Kota Layak Anak di tahun 2022 ini. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi NTT, Endang Susilawati Lerrich kepada Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore pada Selasa, 15 Februari 2022. Endang mengatakan bahwa Kota Kupang dapat meraih kembali […]

  • Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    Bupati & Wabup SBD : Kami Akan Jadikan Sumba Barat Daya ‘Iconic Island’

    • calendar_month Sen, 9 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bupati Sumba Barat Daya, dr.Kornelis Kodi Mete dan Wakil Bupati Sumba Barat Daya, Marthen Kristian Taka, S.IP. menyampaikan program 100 hari kerja sejak dilantik oleh Gubernur NTT Viktor Laiskodat hingga Desember 2019. “Kami punya cita-cita supaya masalah terkini yang rakyat rasakan kalau bisa dapat berkurang dimulai dari lingkup internal birokrasi hingga […]

  • “Indonesia-China Business Forum” PLN Kerja Sama 7 Perusahaan China

    “Indonesia-China Business Forum” PLN Kerja Sama 7 Perusahaan China

    • calendar_month Sel, 24 Okt 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Beijing, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) Grup mengantongi peluang kerja sama dengan 7 (tujuh) perusahaan asal China. Kerja sama ekspansi bisnis kelistrikan dan akselerasi pembangkit energi baru terbarukan (EBT) ini disepakati pada Indonesia – China Business Forum di Beijing pada Rabu, 18 Oktober 2023. Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan pihaknya telah banyak melakukan […]

  • Mulai Januari 2021, Distribusi Pupuk Bersubsidi di TTU Pakai Kartu Tani

    Mulai Januari 2021, Distribusi Pupuk Bersubsidi di TTU Pakai Kartu Tani

    • calendar_month Sel, 22 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Gregorius Mathias Radrigis, S.P. menyampaikan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi akan disalurkan kepada 5—6  kecamatan dengan alokasi 850ha untuk Ft- 1 tahun anggaran 2020/2021. Pernyataan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten TTU tersebut, disampaikannya usai menggelar rapat evaluasi kepada para admin, […]

  • Gunung Agung Bali Kembali Normal, Hanya Deburan Asap & Debu Vulkanik

    Gunung Agung Bali Kembali Normal, Hanya Deburan Asap & Debu Vulkanik

    • calendar_month Sel, 3 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Bali, gardaindonesia.id – Gunung Agung Bali yang sempat memuntahkan lava panas, Senin/2 Juli 2018 pukul 21.05 wita, Hari ini Selasa/3 Juli 2018 tampak kembali normal beraktifitas. Hasil Pantauan BMKG Bali, Selasa/3 Juli 2018 pukul 04.30 wita, erupsi Gunung Agung Bali hanya berupa kepulan asap/debu vulkanik yang bergerak ke arah barat dan tidak berlangsung secara terus. […]

  • Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

    Pencipta Lagu ‘Tabola-bale’ Sabet AMI Awards 2025, Geser Raisa dan Bernadya

    • calendar_month Jum, 21 Nov 2025
    • account_circle viralntt
    • visibility 601
    • 0Komentar

    Loading

    Bagi Siprianus, penghargaan ini adalah momen bersejarah dalam karier musiknya. Namun, dia tidak mau besar kepala, sebab, torehan ini tentu tak lepas dari peran rekan-rekannya dalam lagu Tabola-bale.   Jakarta | Pencipta sekaligus penyanyi lagu viral bertajuk ‘Tabola-bale’, Siprianus Bhuka atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Silet Open Up mengaku tak menyangka dapat membawa […]

expand_less