Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
  • visibility 369
  • comment 0 komentar

Loading

Rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.

 

Ngada | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena bersama rombongan menghadiri syukuran Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi di Kampung Doka, Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Kedatangan Gubernur Laka Lena bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat Suku Gisi Azi dengan tarian Ja’i masal mengitari pelataran kampung. Ia menyampaikan selamat kepada 24 Wailaki suku Gisi Azi yang merayakan syukuran Ka Sa’o ini.

Ka Sa’o adalah upacara adat syukuran yang dilakukan setelah pembangunan atau peresmian rumah adat (Sa’o). Upacara ini merupakan bentuk syukur kepada leluhur dan sebagai penanda bahwa rumah adat tersebut sudah siap dihuni. Sementara, rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.

Leonardus Bhara, tokoh adat suku Gisi Azi mengucapkan terima kasih atas kehadiran gubernur bersama rombongan dalam acara syukuran Ka Sa’o ini. Hal ini menurutnya adalah bukti nyata dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap masyarakat adat di wilayah ini.

Ritual Ka Sa’o merupakan tradisi sakral masyarakat Ngada (khususnya suku Bajawa) sebagai syukur dan peresmian rumah adat (“Sa’o”).

Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat mengikuti ritual Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi. Foto : Dio Ceunfin

Tradisi turun temurun

Pengesahan Rumah Adat: Ka Sa’o menandai rumah adat yang dibongkar dan dibangun ulang mencapai tingkat kesempurnaan secara fisik dan spiritual. Masyarakat Ngada percaya roh leluhur tinggal dalam Sa’o, sehingga ritual mengikat hubungan leluhur-penghuni dan mencerminkan gotong royong, persatuan, persaudaraan, dan keagamaan dalam komunitas.

Tradisi Ka Sa’o biasanya berlangsung 3–4 hari, tergantung konteks lokal. Beberapa desa melaksanakan hanya setiap 30–40 tahun sekali karena memerlukan persiapan besar dan biayanya tinggi.

Tahapan dan Ritual Ka Sa’o

1. Sa Ngaza – Proklamasi oleh keluarga tuan rumah dan sambutan tamu. Peserta menari Ja’i bersama.

2. Peresmian struktur dan ukiran – pemilihan petugas via arak/dedaunan, perapalan sajak dalam rumah adat.

3. Pengorbanan hewan – babi dan kerbau dipersembahkan, darahnya dipercikkan sebagai persembahan.

4. Bhodo dan pembagian pangan – nasi dan daging dimasak bersama, dibagikan kepada warga sebagai tanda syukur.

5. Ritual air kelapa – Klaniau: penutup dengan membelah kelapa, memantulkan muka di air kelapa untuk menyucikan jiwa penghuni baru.

6. Penutupan: syukuran besar, tarian dan paparan adat sebagai penutup.

Unsur simbolis dan sosial Ka Sa’o

Arsitektur simbolik: Sa’o dilukiskan seperti tubuh manusia (kaum pria dan wanita), direnovasi lengkap dengan ukiran bermakna (keluarga, ayam, waktu). Sistem matrilineal berupa kepemilikan dan warisan Sa’o melalui garis keturunan ibu; laki-laki tinggal di rumah istri (“dongo sa’o”). Sementara pertunjukan Ja’i, tarian massal sebagai ungkapan kegembiraan dan kebersamaan.(*)

Sumber (*/Biro AdPim+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank NTT Termasuk 22 Peserta Tambahan ‘Fast Payment BI’

    Bank NTT Termasuk 22 Peserta Tambahan ‘Fast Payment BI’

    • calendar_month Sen, 31 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bank Indonesia (BI) terus mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional implementasi, salah satunya melalui fast payment BI yaitu BI-Fast. Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono menyampaikan bahwa jumlah peserta BI-Fast mulai Senin, 31 Januari 2022, bertambah sebanyak 21 Bank dan 1 lembaga nonbank yang masuk sebagai peserta gelombang atau […]

  • PLTP Ulumbu Jalan 13 Tahun, Ini Tanya Gubernur ke Warga Desa Wewo

    PLTP Ulumbu Jalan 13 Tahun, Ini Tanya Gubernur ke Warga Desa Wewo

    • calendar_month Sen, 21 Jul 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 102
    • 0Komentar

    Loading

    Pembangunan proyek panas bumi, beber Gubernur Laka Lena, aspek lingkungan harus tetap terjaga. Ia juga minta pihak PT PLN (Persero) agar dalam pelaksanaan proses pengeboran panas bumi nantinya harus menggunakan teknologi terbaik.   Manggarai | Gubernur NTT, Melki Laka Lena, menyatakan bahwa masyarakat NTT patut bangga sebagai salah satu penggerak awal transisi energi, melalui panas […]

  • 10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    10 Kabupaten Terbaik Atasi Stunting NTT Turun 3,2%, Gubernur VBL : Kerja Kita Belum Maksimal

    • calendar_month Sel, 12 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | “Memang betul terjadi penurunan stunting tapi jika penurunannya biasa-biasa saja artinya kerja kita kurang maksimal karena yang kita bicarakan ini adalah nyawa manusia. Jika hanya melihat secara statistik memang penurunannya sudah bagus yaitu sampai pada 21%, akan tetapi jika kita melihat dari jumlah, maka saya merasa sedih karena masih ada 80.909 […]

  • Indonesia Tolak Kekerasan Pada Anak

    Indonesia Tolak Kekerasan Pada Anak

    • calendar_month Jum, 20 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Loading

    Sorong-Papua,gardaindonesia.id – Beberapa waktu lalu, kabar duka menyelimuti daerah Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan. Setelah ditemukannya seorang anak perempuan berinisal “S” (8 tahun) pada Jumat/13 Juli 2018 lalu dalam kondisi meninggal dunia, setelah hilang selama 2 hari. “S” yang dilaporkan hilang oleh orangtuanya ditemukan dalam keadaan menggenaskan di hutan sekitar tempat tinggalnya. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan […]

  • Presiden Jokowi Bagi Tips Sederhana Cegah Penyebaran Korona

    Presiden Jokowi Bagi Tips Sederhana Cegah Penyebaran Korona

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak perlu takut secara berlebihan dengan virus korona. Karena berdasarkan data, mereka yang terdampak memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi. “Virus korona dari data yang saya terima, 94 persen lebih penderitanya dapat disembuhkan,” kata Presiden Joko Widodo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 5 […]

  • Kemenkumham Raih Top 45 Penghargaan KIPP Tahun 2021

    Kemenkumham Raih Top 45 Penghargaan KIPP Tahun 2021

    • calendar_month Sel, 9 Nov 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Kementerian Hukum dan HAM meraih penghargaan Top 45 Penghargaan Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2021 pada layanan Sistem Informasi Penelitian Hukum dan Hak Asasi Manusia (SIPKUMHAM) dari 3.178 Proposal Inovasi Pelayanan Publik yang terdaftar di SINOVIK. Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) kepada Kementerian […]

expand_less