Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Wisata dan Budaya » Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

Mengenal Ritual Ka Sa’o di Ngada Nusa Tenggara Timur

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Jum, 18 Jul 2025
  • visibility 622
  • comment 0 komentar

Loading

Rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.

 

Ngada | Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena bersama rombongan menghadiri syukuran Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi di Kampung Doka, Desa Radabata, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Kedatangan Gubernur Laka Lena bersama rombongan disambut hangat oleh masyarakat Suku Gisi Azi dengan tarian Ja’i masal mengitari pelataran kampung. Ia menyampaikan selamat kepada 24 Wailaki suku Gisi Azi yang merayakan syukuran Ka Sa’o ini.

Ka Sa’o adalah upacara adat syukuran yang dilakukan setelah pembangunan atau peresmian rumah adat (Sa’o). Upacara ini merupakan bentuk syukur kepada leluhur dan sebagai penanda bahwa rumah adat tersebut sudah siap dihuni. Sementara, rumah adat (Sa’o) memiliki nilai sakral dan menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, dan spiritual masyarakat Ngada.

Leonardus Bhara, tokoh adat suku Gisi Azi mengucapkan terima kasih atas kehadiran gubernur bersama rombongan dalam acara syukuran Ka Sa’o ini. Hal ini menurutnya adalah bukti nyata dukungan Pemerintah Provinsi NTT terhadap masyarakat adat di wilayah ini.

Ritual Ka Sa’o merupakan tradisi sakral masyarakat Ngada (khususnya suku Bajawa) sebagai syukur dan peresmian rumah adat (“Sa’o”).

Gubernur NTT, Melki Laka Lena saat mengikuti ritual Ka Sa’o Jawa Radho Suku Gisi Azi. Foto : Dio Ceunfin

Tradisi turun temurun

Pengesahan Rumah Adat: Ka Sa’o menandai rumah adat yang dibongkar dan dibangun ulang mencapai tingkat kesempurnaan secara fisik dan spiritual. Masyarakat Ngada percaya roh leluhur tinggal dalam Sa’o, sehingga ritual mengikat hubungan leluhur-penghuni dan mencerminkan gotong royong, persatuan, persaudaraan, dan keagamaan dalam komunitas.

Tradisi Ka Sa’o biasanya berlangsung 3–4 hari, tergantung konteks lokal. Beberapa desa melaksanakan hanya setiap 30–40 tahun sekali karena memerlukan persiapan besar dan biayanya tinggi.

Tahapan dan Ritual Ka Sa’o

1. Sa Ngaza – Proklamasi oleh keluarga tuan rumah dan sambutan tamu. Peserta menari Ja’i bersama.

2. Peresmian struktur dan ukiran – pemilihan petugas via arak/dedaunan, perapalan sajak dalam rumah adat.

3. Pengorbanan hewan – babi dan kerbau dipersembahkan, darahnya dipercikkan sebagai persembahan.

4. Bhodo dan pembagian pangan – nasi dan daging dimasak bersama, dibagikan kepada warga sebagai tanda syukur.

5. Ritual air kelapa – Klaniau: penutup dengan membelah kelapa, memantulkan muka di air kelapa untuk menyucikan jiwa penghuni baru.

6. Penutupan: syukuran besar, tarian dan paparan adat sebagai penutup.

Unsur simbolis dan sosial Ka Sa’o

Arsitektur simbolik: Sa’o dilukiskan seperti tubuh manusia (kaum pria dan wanita), direnovasi lengkap dengan ukiran bermakna (keluarga, ayam, waktu). Sistem matrilineal berupa kepemilikan dan warisan Sa’o melalui garis keturunan ibu; laki-laki tinggal di rumah istri (“dongo sa’o”). Sementara pertunjukan Ja’i, tarian massal sebagai ungkapan kegembiraan dan kebersamaan.(*)

Sumber (*/Biro AdPim+ ragam)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wow!, Ternyata Belajar Bahasa Indonesia Asyik dan Menyenangkan

    Wow!, Ternyata Belajar Bahasa Indonesia Asyik dan Menyenangkan

    • calendar_month Rab, 14 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 268
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara dan bahasa pemersatu bagi 1.340 suku (sensus BPS tahun 2010) dan pemersatu dalam keberagaman dan kebhinnekaan atas 34 provinsi di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI); terus ber-ubah dan menyesuaikan diri dengan pembaruan sebanyak dua kali setahun. Tak ketinggalan, Bahasa Indonesia juga menyesuaikan diri di era […]

  • Rumah Jabatan & Mobil Wakil Gubernur NTT Didesinfeksi Anti Covid-19

    Rumah Jabatan & Mobil Wakil Gubernur NTT Didesinfeksi Anti Covid-19

    • calendar_month Sen, 11 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai diutarakan ke publik melaui konferensi pers virtual pada Senin, 11 Januari 2021 pukul 11.00 WITA—selesai, bahwa Gubernur NTT, Josef Nae Soi terkonfirmasi positif Corona Virus Disease (Covid-19); maka langkah antisipatif diambil oleh pemprov dengan melakukan desinfeksi di rumah Wagub NTT di Jalan Tompello. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2021/01/11/wakil-gubernur-ntt-josef-nae-soi-positif-covid-19/ Upaya tersebut dilakukan […]

  • “Kurang 12 Jam” Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Padam di Bali

    “Kurang 12 Jam” Gerak Cepat PLN Pulihkan Listrik Padam di Bali

    • calendar_month Sen, 5 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Loading

    Menurut Gubernur Koster, ratusan personel PLN telah berjuang keras di lapangan untuk menghadirkan kembali keandalan listrik di Bali.   Denpasar | Gubernur Bali, I Wayan Koster mengapresiasi gerak cepat PLN mengatasi gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Bali pada Jumat, 2 Mei 2025. Sejak awal terjadinya gangguan, dirinya menjelaskan bahwa PLN langsung menindaklanjuti dengan menghelat […]

  • Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Perkara Gratifikasi PN Jakarta Pusat

    Kejagung Tetapkan Tersangka Baru Perkara Gratifikasi PN Jakarta Pusat

    • calendar_month Sel, 22 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Adapun hasil dari pemeriksaan, beber Harli Siregar, diperoleh fakta terdapat pemufakatan jahat antara tersangka MS, tersangka JS bersama-sama dengan tersangka TB selaku Direktur Pemberitaan JAK TV   Jakarta | Tim penyidik pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung melakukan tindakan penyitaan di beberapa tempat, berkaitan dengan penyidikan perkara dugaan tindak […]

  • Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    Kader PDIP Tertimpa Kasus Korupsi, Hasto : PDIP Hormati Proses Hukum KPK

    • calendar_month Sen, 7 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PDI Perjuangan mendukung sepenuhnya berbagai langkah pemberantasan korupsi termasuk dalam bentuk operasi tangkap tangan (OTT) yang secara simultan dilakukan oleh KPK. Demikian penegasan Hasto Kristiyanto, Sekjen DPP PDI Perjuangan, dalam rilis yang diterima media ini pada Minggu, 6 Desember 2020. “Partai menghormati seluruh proses hukum yang sedang berlangsung. Hukum adalah jalan […]

  • Pemerintah India Tawarkan Kursus Pendidikan Singkat Bagi Pemuda NTT

    Pemerintah India Tawarkan Kursus Pendidikan Singkat Bagi Pemuda NTT

    • calendar_month Sel, 19 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Dalam kunjungan Konsul Jenderal (Konjen) India di Bali, R.O. Sunil Babu yang diterima oleh Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi di Ruang Kerja Wagub, Selasa/19 Maret 2019; Konjen India tersebut menawarkan berbagai kemungkinan kerja sama dengan pemerintah Provinsi terutama dalam bidang ekonomi, pendidikan dan pariwisata. Selain penawaran kerja sama, Konjen R.O […]

expand_less