Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » MenkoPolhukam Ingatkan Mathla’ul Anwar Agar Tak Disusupi Ideologi Lain

MenkoPolhukam Ingatkan Mathla’ul Anwar Agar Tak Disusupi Ideologi Lain

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 8 Des 2018
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, gardaindonesia.id | Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Wiranto mengingatkan kepada semua pengurus organisasi masyarakat Mathla’ul Anwar agar jangan sampai disusupi atau punya satu ideologi lain yang bukan Pancasila. Dikatakan, pilihan politik boleh beda tapi untuk merawat NKRI harus satu.

“Saya sampaikan bahwa beda pilihan politik silahkan, tetapi berbicara masalah merawat persatuan dan Pancasila, NKRI itu tidak bisa ditawar lagi. Saya ingatkan jangan sampai dalam organisasi Mathla’ul Anwar ini kesusupan atau punya satu ideologi lain yang bukan Pancasila,” ujar Menko Polhukam Wiranto dalam Rapat Kerja Nasional 2 Mathla’ul Anwar di Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

Menko Polhukam menyampaikan bahwa tugas yang diemban oleh organisasi Mathla’ul Anwar tidak hanya pendidikan dan dakwah. Namun juga bagaimana memberdayakan ekonomi umat.

“Untuk itu harus fokus ke sana. Soal pilihan politik silahkan saja, karena kita memang membebaskan untuk berpolitik pada jalur apapun, tapi saya sampaikan bahwa jangan sekali-kali di dalamnya kita kesusupan ideologi-ideologi lain kecuali Pancasila,” ujar Menko Polhukam Wiranto.

Menko Polhukam juga menegaskan bahwa merawat negeri ini harus dilakukan terus menerus, tidak boleh berhenti. Jika sudah baik maka harus dibuat lebih baik lagi.

“Merawat itu kan terus, never ending, sesuatu yang sudah baik ya dirawat terus supaya lebih baik lagi. Ini bukan diruwat, dirawat. Kalau diruwat itu prihatin, ini dirawat apa yang sudah dapat kita capai sekarang,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Apalagi, lanjut Menko Polhukam, kita harus merawat warisan dari semangat para pendahulu bangsa, kemudian tokoh-tokoh Islam yang mengedepankan toleransi, kepentingan nasional, dibanding mengedepankan egonya masing-masing. Hal tersebut yang harus dicontoh.

“Sekarangkan banyak ego-ego yang bermain dalam kegidupan kita sebagai bangsa. Nah kalau kemudian ego itu yang ke depan, ini kan tidak satu. Egonya disimpan, dikedepankan semangat persatuan, dikedepankan semangat toleransi, dikedepankan semangat untuk bersama-sama membangun negeri ini,” kata Menko Polhukam Wiranto.

Sementara itu, Sekjen Mathla’ul Anwar Oke Setiadi Affendi mengatakan meski tahun politik, organisasi yang didirikan di Menes, Banten pada 1916 tersebut akan tetap netral dan tidak memihak.

“Tidak ada tradisi di Mathla’ul Anwar untuk dukung mendukung, walau ini tahun politik kita lepas dari itu semua. Kita mengadakan rakernas dalam rangka konsolidasi seluruh pengurus wilayah agar kepengurusan terus berlanjut. Ini tidak ada urusan dengan politik,” jelas Oke.

Dalam Rakernas yang saat ini dipimpin oleh KH Ahmad Syadeli Karim, diikuti oleh Pengurus Wilayah dan Pengurus Daerah Mathla’ul Anwar se-Indonesia. Tema yang diangkat yakni ‘Revitalisasi peran dan Kontribusi Mathlaul Anwar dalam merawat NKRI” bertujuan untuk melakukan konsolidasi organisasi, termasuk merumuskan dan menyepakati sikap organisasi terkait perkembangan kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini.

Mathla’ul Anwar didirikan pada 10 Ramadhan 1334 Hijriah atau 10 Juli 1916 oleh KH E Mohammad Yasin, KH Tb Mohammad Sholeh, dan KH Mas Abdurrahman serta dibantu oleh sejumlah ulama dan tokoh masyarakat di daerah Menes, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Mathla’ul Anwar didirikan berselang empat tahun setelah berdirinya Muhammadiyah serta sepuluh tahun lebih awal dibanding NU.

Ormas Islam yang sudah berusia lebih dari satu abad (seratus tahun) itu saat ini mengelola ratusan lembaga pendidikan dari tingkat dasar, menengah, hingga perguruan tinggi. Misi awal pendirian Mathla’ul Anwar adalah melakukan purifikasi ajaran Islam dengan memberantas TBC (tahayul, bid’ah dan churafat). (*)

Sumber berita (*/Humas Kemenko Polhukam)

Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tour de Entente 2025 Tuntas di Labuan Bajo

    Tour de Entente 2025 Tuntas di Labuan Bajo

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Pada etape ini, para pesepeda menjajal lintasan dengan total jarak tempuh 136,6 km. Selepas dataran Lembor, mereka dihadapkan dengan tanjakan menantang dengan titik ketinggian mulai dari 205 Mdpl hingga 940 Mdpl.   Labuan Bajo | Usai menjajal lintasan di Pulau Timor, Sumba dan Flores selama sebelas hari, peleton Tour de Entente memasuki etape terakhir dengan […]

  • RI 4 Kunjungi Dekranasda NTT, Korem 161/WS Gelar Pengamanan VVIP

    RI 4 Kunjungi Dekranasda NTT, Korem 161/WS Gelar Pengamanan VVIP

    • calendar_month Sel, 27 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 92
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | RI 4 atau Isteri Wakil Presiden Jusuf Kalla bakal melakukan kunjungan kerja ke Dekranasda NTT pada Rabu, 28 Agustus 2019. Kepastian kunjungan Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla beserta rombongan disampaikan oleh Danrem 161/Wirasakti dalam gelar pasukan pengamanan VVIP. Dalam gelar pasukan pengamanan VVIP di pelataran Makorem 161/WS pada Selasa, 27 Agustus […]

  • PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    PLN Naikkan Kapasitas Listrik RSPP Betun di Batas RI-Timor Leste

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • account_circle Tim PLN UIW NTT
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Loading

    Direktur RSPP Betun, dr. Oktelin Kurniawati Kaswadie, mengungkapkan peningkatan daya ini adalah realisasi dari perencanaan jangka panjang, sejak lima tahun lalu.   Kupang | Masyarakat Kabupaten Malaka kini selangkah lebih dekat menikmati layanan kesehatan yang modern dan setara dengan kota besar. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Kupang resmi memberikan dukungan penuh melalui peningkatan daya […]

  • FTBM Kab Ende Terbentuk, Ayo Gapai Generasi Literasi di Bumi Pancasila

    FTBM Kab Ende Terbentuk, Ayo Gapai Generasi Literasi di Bumi Pancasila

    • calendar_month Kam, 17 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Ende-NTT, gardaindonesia.id | Taman Bacaan Masyarakat (TBM) sebagai wadah yang dibuat dan dikelola oleh masyarakat, perorangan, lembaga dan pemerintah untuk menumbuhkan minat baca kepada masyarakat dan sebagai sumber belajar yang dapat memfasilitasi pembelajaran seumur hidup. TBM mempunyai fungsi sebagai tempat belajar dan mencari informasi yang dibutuhkan masyarakat, baik mengenai masalah yang langsung berhubungan dengan masalah […]

  • Kadishub dan Anggota DPRD Depok Ditetapkan Jadi Tersangka Mafia Tanah

    Kadishub dan Anggota DPRD Depok Ditetapkan Jadi Tersangka Mafia Tanah

    • calendar_month Kam, 6 Jan 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Bareskrim Polri menetapkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Depok Eko Herwiyanto dan anggota DPRD Depok bernama Nurdin Al Ardisoma sebagai tersangka kasus mafia tanah. Hal tersebut dikonfirmasi oleh Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian. “Sebenarnya ada 4 orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama,” ujar Brigjen Andi Rian […]

  • Makan Bergizi Gratis, Patriotisme Prabowo dan Posisi IMO-Indonesia

    Makan Bergizi Gratis, Patriotisme Prabowo dan Posisi IMO-Indonesia

    • calendar_month Kam, 16 Jan 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Yakub F. Ismail Indonesia termasuk negara dengan jumlah penduduk miskin yang terbilang masih cukup banyak. Dari total penduduk kurang lebih 280 juta jiwa, sekitar 9,03% di antaranya atau mencapai 25,22 juta jiwa menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tergolong miskin. Yang mengejutkan lagi, pada tahun 2022, BPS merilis sekitar 21 juta orang di Indonesia […]

expand_less