Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Anak dan Perempuan » Menteri Bintang Dorong Perempuan Berani Bersuara Untuk Perubahan

Menteri Bintang Dorong Perempuan Berani Bersuara Untuk Perubahan

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 30 Agu 2020
  • visibility 83
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Perjuangan perempuan untuk dapat didengar, dipertimbangkan, dan menempati posisi penting masih menjadi permasalahan hingga saat ini. Menurut Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI (Kemen PPPA), Bintang Puspayoga, masih lekatnya budaya patriarki, akses, dan kesempatan perempuan yang terbatas menjadi penyebabnya.

“Saat ini masyarakat Indonesia cenderung masih erat dengan pandangan patriarki yang memersepsikan peran utama perempuan ada di ranah domestik. Padahal capaian prestasi dan kemampuan perempuan dapat disandingkan dengan laki-laki. Namun sayangnya banyak perempuan tidak memiliki akses seluas laki-laki,” ujar Menteri Bintang dalam Festival Kepemimpinan Perempuan dan Peluncuran Buku yang diselenggarakan Lingkaran Pendidikan Alternatif Perempuan (KAPAL Perempuan) secara virtual pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

Menteri Bintang menuturkan salah satu strategi untuk dapat memeroleh kesetaraan dalam berbagai bidang pembangunan adalah dengan keterwakilan suara perempuan. Oleh karena itu, Menteri Bintang mendorong perempuan untuk berani bersuara dan berharap masyarakat memberikan akses serta kesempatan bagi perempuan untuk berperan dalam pengambilan keputusan, baik di lingkup keluarga, tempat kerja, organisasi, maupun kelembagaan.

“Akan sangat baik jika perempuan tidak hanya didengar pendapatnya, tetapi juga diberikan kesempatan untuk menempati posisi strategis atau bahkan menjadi pemimpin. Perempuan harus diberikan akses dan kesempatan yang lebih luas sehingga potensi dan kemampuannya berkembang maksimal. Saya yakin pemberdayaan perempuan adalah kunci dari kesuksesan pembangunan bangsa demi Indonesia maju,” jelas Menteri Bintang.

Dalam acara tersebut, Menteri Bintang secara resmi meluncurkan buku “Daya Perempuan Akar Rumput : Kepemimpinan Perempuan untuk Perubahan” yang disusun KAPAL Perempuan. Buku ini dituliskan dari pengalaman perempuan akar rumput melakukan pemberdayaan perempuan melalui pengembangan kesadaran kritis melalui Sekolah Perempuan di desa-desa terpencil kepulauan dan pegunungan serta di kelurahan miskin kota.

Pada acara tersebut Menteri Bintang juga berbincang dengan perempuan-perempuan yang telah berhasil melakukan perubahan di daerahnya. Salah satunya Mulyani, anggota Sekolah Perempuan Nusantara dari Desa Sukadana, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Mulyani berkisah jika ia dan rekannya berhasil memperjuangkan keberadaan sekolah perempuan di daerahnya dengan berani bersuara meyakinkan tokoh adat yang sempat menentang sebelumnya.

Festival Festival Kepemimpinan Perempuan dan Peluncuran Buku yang diselenggarakan Lingkaran Pendidikan Alternatif Perempuan (KAPAL Perempuan) secara virtual pada Sabtu, 29 Agustus 2020.

“Saya dan dua teman saya pernah diadili di atas Berugak Adat oleh tokoh adat Dusun Segenter karena dinilai menyebarluaskan informasi yang tidak benar. Namun saya dan teman-teman memiliki kemampuan dan keberanian untuk menjelaskan. Akhirnya, tokoh adat pun bisa menerima keberadaan sekolah perempuan dan kami mulai dilibatkan dalam musyawarah dusun, baik itu kaitannya dengan adat maupun lainnya,” ujar Mulyani.

Menteri Bintang sangat mengapresiasi pengalaman, peran, dan kerja-kerja perempuan di komunitas tingkat akar rumput maupun sekolah perempuan di berbagai daerah seperti di pulau-pulau kecil di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, desa terpencil bawah kaki Gunung Rinjani di Lombok Utara dan Lombok Timur, Padang, desa-desa di Gresik, dan pesisir wilayah Kupang, hingga bantaran kali Ciliwung Kota Jakarta yang dituliskan dalam buku tersebut.

“Perempuan semakin ditantang, akan semakin kuat. Mudah-mudahan komitmen ini kita bisa bangun. Dengan semangat dari ibu-ibu sekolah perempuan, kita akan bisa menjawab tantangan. Apalagi dengan buku yang diluncurkan ini mengangkat upaya-upaya dan usaha-usaha yang sudah perempuan-perempuan lakukan di tingkat akar rumput bisa menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya,” tutur Menteri Bintang.

Tulisan ini memuat lebih dari 100 perempuan terpilih dari 6.000 kader perempuan lainnya. Mereka adalah nelayan perempuan, petani, pengusaha mikro, buruh harian, pedagang keliling, dan lain-lain. Perempuan-perempuan tersebut memiliki keberanian untuk melakukan perubahan seperti mengembangkan Pos Pengaduan kasus-kasus kekerasan terhadap perempuan, melakukan pencegahan perkawinan anak, mengembangkan usaha ekonomi perempuan, mempengaruhi kebijakan melalui Musrenbang (Musyawarah Rencana Pembangunan) Perempuan serta melakukan pendataan untuk mendapatkan perlindungan sosial.

Salah satu pendamping dari Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) Nusa Tenggara Barat – Mitra KAPAL Perempuan, Lulu mengaku ikut bangga dengan keberanian perempuan-perempuan dalam bersuara dan memperjuangkan hak mereka dan komunitasnya di tingkat akar rumput sehingga bisa berdaya.

“Perjuangan yang cukup luar biasa hasilnya. Perubahan-perubahan yang mereka lakukan ini ternyata setelah dirangkaikan di dalam sebuah tulisan menjadi kebanggaan untuk kita semua, terutama kami yang mendampingi komunitas itu sendiri. Terlihat hasil kerja-kerja dan keberanian perempuan. Ketika perempuan berani bersuara maka perubahan itu akan ada,” kata Lulu.(*)

Sumber berita dan foto (*/Publikasi dan Media Kementerian PPPA)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    Tutut Soeharto Gugat PTUN Menkeu Purbaya Soal Larangan ke Luar Negeri

    • calendar_month Jum, 19 Sep 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Loading

    Gugatan tersebut terdaftar dengan nomor perkara 308/G/2025/PTUN.JKT pada Jumat, 12 September 2025, hanya empat hari setelah Purbaya dilantik menggantikan Sri Mulyani.   Jakarta | Putri Presiden RI ke-2 Soeharto, Siti Hardiyanti Hastuti Rukmana atau Tutut Soeharto, resmi menggugat Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta. Gugatan tersebut terdaftar dengan […]

  • Sriwijaya Air Group Bantah Angkut Durian 3 Ton

    Sriwijaya Air Group Bantah Angkut Durian 3 Ton

    • calendar_month Rab, 7 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Tangerang, gardaindonesia.id |Menanggapi pemberitaan perihal Maskapai Sriwijaya Air mengangkut durian dengan rute penerbangan Bengkulu ke Jakarta kemarin, Sriwijaya Air memastikan bahwa hal tersebut merupakan sebuah tindakan yang tidak menyalahi aturan dalam penerbangan. “Mengangkut durian dalam penerbangan itu merupakan hal yang biasa dilakukan oleh setiap maskapai sejauh dikemas dengan baik dan masuk ke dalam cargo sesuai […]

  • Gubernur 2 Kunjungi Sekolah Alang-alang di Amarasi Timur

    Gubernur 2 Kunjungi Sekolah Alang-alang di Amarasi Timur

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Kab Kupang, gardaindonesia.id – Hari kedua berkantor, tepatnya Kamis (13/9), Gubernur 2 NTT, Drs. Josef Nae Soi, M.M mengunjungi SMAN 3 Amarasi Timur, Kab. Kupang. Untuk diketahui, pada Minggu (9/9), sekitar pukul 16.00 wita, ruangan kelas sekolah tersebut yang terbuat dari alang-alang roboh, diterpa angin puting beliung. Akibatnya, siswa/i melakukan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) […]

  • Prabowo Hapus Tantiem Puluhan Miliar Direksi-Komisaris BUMN

    Prabowo Hapus Tantiem Puluhan Miliar Direksi-Komisaris BUMN

    • calendar_month Sab, 16 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Loading

    Prabowo juga memberikan perintah kepada Danantara mengawasi pemberian tantiem kepada direksi. Ia pun memperingatkan apabila ada direksi dan komisaris yang keberatan dengan kebijakan baru tersebut, dipersilakan untuk berhenti.   Jakarta | Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk menghapus tantiem bagi direksi dan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Kebijakan ini disampaikannya dalam pidato Nota Keuangan RAPBN […]

  • Pendidikan di Pulau Sumba Bersinar, PLN Revitalisasi 45 Sekolah

    Pendidikan di Pulau Sumba Bersinar, PLN Revitalisasi 45 Sekolah

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Lima sekolah di Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi percontohan tahap pertama, termasuk SD Weetabula dan SD Karerobbo yang menggunakan smart board sebagai bagian dari penguatan metode pembelajaran berbasis teknologi.   Tambolaka | PLN UIW NTT melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Sumba (PLN UP3 Sumba) terus berkomitmen untuk mendukung setiap program Pemerintah Sumba Barat Daya […]

  • Anggota DPRD Papua Barat Sius Dowansiba Angkat Bicara Soal Konflik Papua

    Anggota DPRD Papua Barat Sius Dowansiba Angkat Bicara Soal Konflik Papua

    • calendar_month Ming, 6 Okt 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Belakangan ini Papua menjadi pembicaraan nasional hingga internasional soal konflik yang begitu kompleks. Tokoh Muda Papua Sius Dowansiba angkat bicara tentang persoalan di Papua. Pada Sabtu siang, 5 Oktober 2019 pukul 13.00 WIB selesai usai makan siang dan kepada awak media berbincang bersama di Hotel swisbell, Jakarta. “Sepertinya persoalan di Papua […]

expand_less