Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Opini » Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

Menteri Korupsi Lagi, Kapan Tim Kerja Presiden Dibenahi ?

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Ming, 6 Des 2020
  • visibility 146
  • comment 0 komentar

Loading

Oleh: Rudi S Kamri

Satu lagi penjahat tumbang. Penjahat kemanusian yang rakus melalap hak kaum duafa, kaum masyarakat miskin yang sedang bertahan hidup dari serangan pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi. Menteri Sosial Yuliari Batubara ini memang masih tersangka di KPK, tapi entah saya Haqul Yaqin menteri kaya raya keturunan pengusaha ini pasti terlibat bancakan dana bansos.

Entah saya sangat jijik melihat manusia korup. Apalagi pejabat yang tega merampok hak kaum masyarakat miskin yang sedang megap-megap sekarat. Di mata saya, mereka sejatinya setan yang diberi casing manusia. Atau manusia berjiwa iblis. Ini salah satu ekspresi kemarahan saya melihat ketamakan yang merajalela di negeri ini. Semua kemewahan yang diberikan negara dengan uang rakyat ternyata membuat mereka tidak bersyukur. Rumah mewah, mobil mewah, ruangan kerja mewah, malah menjadikan mereka manusia pongah !

Khusus Menteri Yuliari Batubara dari PDIP ini, saya pernah membuat kritikan keras terkait peringatan Hari Pahlawan sebulan lalu. Menteri super narsis ini mempromosikan dirinya melalui ratusan spanduk dan baliho super besar bergambar DIRINYA (tanpa gambar Pahlawan satu pun) mengelilingi TMP Kalibata. Dan semua pasti dibiayai negara, simak https://youtu.be/PABE4yX6Gis

Sehari setelah kritikan keras saya, spanduk dan baliho tiba-tiba lenyap diganti beberapa spanduk hanya tulisan. Kebodohan dan kekonyolan yang dibiayai negara. Hadeuuh….

Harus diakui pilihan Presiden Jokowi untuk mengisi jabatan di Kabinet Indonesia Maju kali ini memang sangat buruk dan amburadul. Setahun masa kerja dua menteri tumbang. Belum lagi menteri-menteri lain yang sama sekali tidak perform untuk bekerja dalam teamwork di masa krisis. Saya tidak peduli dari mana menteri-menteri itu berasal, siapa yang meng-endorse dan titipan dari siapa. Keputusan tertinggi dan terakhir di tangan Presiden. Yang diberikan amanah oleh rakyat adalah Presiden. Jadi Presiden yang seharusnya bertanggungjawab untuk membenahi silang sengkarut mental koruptif dan tidak becus kerja para menteri. Karena hak prerogatif melekat di jabatan seorang Presiden.

Presiden Jokowi sudah berbulan-bulan lalu membuat janji untuk memecat menteri yang tidak becus kerja tapi janji tinggal janji. Belum pernah terbukti. Tapi rakyat masih sabar menunggu Presiden Jokowi menunaikan janjinya. Kesabaran rakyat luar biasa meskipun tetap ada batasnya. Hanya saja saya menyesalkan tindakan kurang sigap dari Presiden untuk mengambil langkah.

Ada yang bilang Presiden tidak bisa grasa-grusu, tapi dalam peperangan melawan pandemi dan terpuruknya ekonomi yang akut seperti saat ini, kelambatan Presiden dalam mengambil keputusan bisa dimaknai Presiden ragu-ragu, Presiden tersandera dengan partai politik dan berbagai perspektif yang lain. Negara tidak boleh mendikte persepsi rakyat.

Momentum Menteri Edhi Prabowo sudah berlalu, Presiden Jokowi belum juga bergerak merapikan kabinetnya. Sekarang ada momentum baru dengan terlibatnya Menteri Yuliari Batubara merampok jatah uang makan rakyat. Lalu apa lagi yang ditunggu, Pak Presiden? Haruskah menunggu satu menteri atau beberapa menteri lagi yang memakai rompi oranye KPK? Apalagi dana yang digelontorkan negara untuk penangan ekonomi nasional dan pandemi Covid-19 ini sudah ratusan trilyun (sekitar 700 triliun). Uang sebanyak ini yang didukung UU khusus kebal pidana, memang rawan untuk diselewengkan.

Rakyat saat ini masih sabar menunggu dengan cermat tindakan cepat dan ligat dari seorang Presiden Jokowi untuk berbenah diri dan merapikan kekacauan ini. Tapi kesabaran rakyat bukan tanpa batas apabila melihat Presiden tidak kunjung bergerak dengan tuntas.

Rakyat tidak perlu lagi melihat di rapat terbatas Presiden “marah-marah” rakyat hanya ingin Presiden “sigap berbenah” !

Salam SATU Indonesia

Foto (*/istimewa)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • NTT Punya 4 SPKLU, Satunya di Pulau Sumba

    NTT Punya 4 SPKLU, Satunya di Pulau Sumba

    • calendar_month Jum, 13 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Sumba, Garda Indonesia | PLN terus mendukung ekosistem kendaraan listrik di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Salah satunya dengan terus menambah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa pulau di NTT. Bersinergi dengan Pemerintah Daerah Sumba Timur, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT) meresmikan satu unit SPKLU pada Selasa, […]

  • Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    Jakarta Experience Bersama BI dan OJK

    • calendar_month Kam, 18 Jul 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Roni Banase Menelisik Jakarta, Ibu Kota Republik Indonesia yang berumur 497 tahun pada 22 Juni 2024 dan memiliki luas sekitar 664,01 km² tak bisa hanya 4 hari 3 malam, namun bagi kami para awak media dari Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur; lumayan berasa cukup. Mengapa demikian? Ada beberapa alasan dan nukilan menarik yang hendak saya […]

  • OMK Kapel HKY Bimoku Siap Helat Konser Pembangunan saat ‘Valentine Day 2020’

    OMK Kapel HKY Bimoku Siap Helat Konser Pembangunan saat ‘Valentine Day 2020’

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Orang Muda Katolik Hati Kudus Yesus (OMK HKY) Bimoku Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui-Kupang akan mengadakan Konser Pembangunan Gereja yang akan dihelat pada tanggal 15 Februari 2020 pukul 18.00 WITA—selesai bertempat di Aula Paroki St. Maria Assumpta Kota Kupang. Pastor Paroki St. Yoseph Pekerja Penfui RD. Krispinus Saku saat dikonfirmasi wartawan […]

  • BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    BI & Pemda di Sumba Optimalkan Ekonomi Lokal Pecut Ketahanan Pangan

    • calendar_month Sab, 19 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 184
    • 0Komentar

    Loading

    Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu mete menjadi potensi ekonomi lokal yang menjadi atensi Bank Indonesia melalui pemanfaatan gerakan nasional pengendalian inflasi pangan (GNPIP).   Sumba | Bank Indonesia Perwakilan Nusa Tenggara Timur konsisten mendorong upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi beberapa komoditas unggulan di pulau Sumba. Komoditas seperti porang, cengkeh, kopi, dan jambu […]

  • From The Timor Rhythm Brothers Become The Tielman Brothers

    From The Timor Rhythm Brothers Become The Tielman Brothers

    • calendar_month Sen, 16 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Tahukah kamu bahwa band tertua di Indonesia berdarah Nusa Tenggara Timur? Jika kamu adalah penggemar atau suka dengan lagu-lagu dari Rolling Stone atau The Beatles, maka band tertua asal Indonesia ini memiliki genre dan penampilan yang tidak kalah keren dengan mereka. The Timor Rhythm namanya. Mulai berkarier pada tahun 1947 di Indonesia, beranggotakan saudara kandung […]

  • Buntut PTHD Rudy Soik, Kapolda NTT Dikecam Jarnas Anti TPPO

    Buntut PTHD Rudy Soik, Kapolda NTT Dikecam Jarnas Anti TPPO

    • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Jaringan Nasional Anti Tindak Pidana Perdagangan Orang (JarNas Anti TPPO) mengecam keputusan sanksi berupa pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) dari Dinas Polri kepada Rudy Soik. PTDH ini dilakukan oleh Komisi Kode Etik Polri, Komisaris Besar Polisi Robert Antoni Sormin, Kabid Propam Polda NTT selaku Ketua Sidang Komisi Kode Etik Polri, yang dalam proses […]

expand_less