Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Merdeka Belajar dari Kemendikbud dan Telkomsel Bagi 25 Ribu Pelajar Kota Kupang

Merdeka Belajar dari Kemendikbud dan Telkomsel Bagi 25 Ribu Pelajar Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 8 Sep 2020
  • visibility 89
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 25 ribu pelajar yang tersebar di 60 sekolah di Kota Kupang menerima paket kuota belajar 10 GB senilai Rp.10, yang bisa digunakan untuk belajar secara daring selama pandemi Covid-19. Kartu tersebut didistribusikan dalam dua tahap. Pada tahap pertama sudah disalurkan beberapa waktu lalu kepada 15 ribu siswa, mulai dari SMP hingga SMA/SMK. Distribusi kartu tahap kedua akan dimulai hari ini, pada Selasa, 8 September 2020  untuk 10 ribu siswa.

Demikian penjelasan Manager Telkomsel Cabang Kupang, Arief Maulana saat beraudiensi dengan Wali Kota Kupang di ruang kerja Wali Kota, pada Senin, 7 September 2020. Menurutnya paket kuota belajar ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Jarak Jauh, kerja sama antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI dengan Telkomsel.

Arief yang didampingi Manager Network Service Telkomsel Kupang, I Wayan Sudan menambahkan dengan mengaktifkan paket Kuota Belajar, para pelajar dapat menikmati kemudahan akses sejumlah aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket ilmupedia dan conference dengan harga terjangkau. Paket Kuota Belajar ini sudah dapat dinikmati mulai tanggal 21 Agustus sampai dengan 31 Desember 2020 dengan mengakses melalui aplikasi My Telkomsel atau UMB*363*844#.

Manager Telkomsel Cabang Kupang, Arief Maulana saat audiens dengan Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore

Wali Kota Kupang, Doktor Jefri Riwu Kore dalam audiensi tersebut menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi dan pemerintah pusat serta Telkomsel yang telah bersedia membantu warganya lewat cara ini. Menurutnya ini merupakan suatu program luar biasa yang sangat membantu siswa yang ekonominya terbatas dalam memperoleh pengetahuan secara daring selama pandemik Covid-19.

Wali Kota Jefri mengakui selama ini terkesan para siswa sangat sulit mengakses internet karena kendala ekonomi. Karena itu program Merdeka Belajar Jarak Jauh dinilainya sebagai kekuatan luar biasa yang membantu masyarakat yang selama ini butuh dana tambahan agar anak-anak mereka bisa belajar secara daring.

Kepada Telkomsel Wali Kota minta agar program Merdeka Belajar Jarak Jauh ini segera diinformasikan lewat sekolah dan media, agar anak-anak tidak lagi mengeluh soal tidak adanya kuota internet gratis.

Vice President Prepaid Consumer Telkomsel, Adhi Putranto dalam siaran pers yang dibagikan Telkomsel menjelaskan, dengan mengaktifkan paket kuota belajar, pelanggan Telkomsel dapat menikmati kemudahan akses sejumlah platform aplikasi belajar daring dan konferensi video yang ada di paket Ilmupedia dan Conference seperti; RumahBelajar, Zenius, Quipper, Udemy, Duolingo, Sekolah.mu, Cakap, Bahaso, Cambridge, AyoBlajar, Zoom, CloudX, UMeetMe, Microsoft Teams, Cisco Webex, Google Meet, Google Classroom, dan ratusan situs belajar daring yang dikelola kampus dan sekolah hingga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Paket Kuota Belajar 10GB ini sendiri dapat dinikmati pelanggan selama 30 hari sejak tanggal pengaktifan.(*)

Sumber berita dan foto (*/PKP_ans/jms/jek)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • H+7 Meja Rakyat Melki-Johni, Ombudsman Pantau 77 Aduan

    H+7 Meja Rakyat Melki-Johni, Ombudsman Pantau 77 Aduan

    • calendar_month Rab, 26 Mar 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 1Komentar

    Loading

    Dari jumlah tersebut, beber tim pengelola Meja Rakyat, yang memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti sebanyak 74 laporan sedangkan 3 laporan bukan kewenangan pemerintah provinsi sehingga dilanjutkan ke link SP4N Lapor guna ditindaklanjuti instansi lain.   Kupang | Pasca-peluncuran Meja Rakyat (Melki Johni melayani rakyat) pada Jumat, 14 Maret 2025 pukul 10.00 Wita di lantai dasar Kantor […]

  • DPP IMO Indonesia Sesali Ketidakhadiran Dewan Pers dalam Sidang Perdana

    DPP IMO Indonesia Sesali Ketidakhadiran Dewan Pers dalam Sidang Perdana

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id – Sidang perdana IMO-Indonesia dengan tergugat Dewan Pers digelar hari ini sebagaimana rilis Panggilan Sidang No. 439/Pdt.G/2018/Pn.Jkt.Pst yang diterima oleh Kuasa Hukum IMO-Indonesia pada hari Kamis/30 Agustus 2018. Rilis tersebut telah memanggil secara resmi IMO-Indonesia dengan Dewan Pers untuk hadir pada hari Selasa/4 September 2018 pukul 10.00 Wib di Ruang Mujiono. Ketua Umum […]

  • Wahana Visi Indonesia & Dinas PPPA NTT Inisiasi Kabupaten Layak Anak

    Wahana Visi Indonesia & Dinas PPPA NTT Inisiasi Kabupaten Layak Anak

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Sebanyak 1,87 juta anak berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur (*Profil Anak Indonesia,KPPPA, 2018) dan diperkirakan pada 2030—2040, Indonesia bakal mengalami bonus demografi di mana usia produktif akan mencapai 64 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Dan pada persoalan perlindungan anak, berdasarkan data dari DPPPA NTT, jumlah kasus kekerasan terhadap anak […]

  • Jokowi: Pilihlah Tokoh yang ‘Bener’! Sebagai Antitesa yang ‘Gak Bener’

    Jokowi: Pilihlah Tokoh yang ‘Bener’! Sebagai Antitesa yang ‘Gak Bener’

    • calendar_month Ming, 23 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Andre Vincent Wenas Menohok sih, walau pesannya melingkar. Khas Jokowi memang. Siapa lagi asosiasi publik tentang tokoh yang ‘Gak Bener’ itu? Semua sudah tahu sama tahu. Kejadiannya di acara HUT ke-58 Partai Golkar. Persisnya cuplikan pidato Presiden Joko Widodo itu seperti ini: “Golkar sebagai partai yang sudah matang, punya pengalaman malang-melintang, sudah 58 tahun, […]

  • Bencana Longsor di Bogor Telan Satu Korban Jiwa dan Empat Luka-luka

    Bencana Longsor di Bogor Telan Satu Korban Jiwa dan Empat Luka-luka

    • calendar_month Rab, 13 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Satu warga dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjadi di Desa Wangunjaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Rabu, 13 Mei 20220. Menurut laporan yang disampaikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, satu warga tersebut diduga tertimbun material longsoran setinggi empat meter dan belum ditemukan. […]

  • Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle logikafilsuf
    • visibility 1.878
    • 0Komentar

    Loading

    Kebanyakan orang tua hari ini tanpa sadar sedang membesarkan anak yang rapuh dengan niat melindungi mereka dari luka. Padahal, setiap kali anak diselamatkan dari kesulitan kecil, ia kehilangan kesempatan membangun kekuatan batin besar. Fakta menariknya, menurut penelitian dari Harvard Center on the Developing Child, anak yang mengalami tantangan dan belajar mengatasinya secara mandiri memiliki tingkat […]

expand_less