Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

Natal & Tahun Baru PAUD Lorensia, Romo Gusty : Kita Diminta Beri Bukti, Bukan Janji

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 11 Jan 2020
  • visibility 126
  • comment 0 komentar

Loading

Belu-NTT, Garda Indonesia | “Apa yang dinubuatkan oleh para nabi, kini terpenuhi dalam diri Yesus Kristus Putera Allah. Apa yang dikatakan oleh para malaikat pun menjadi kenyataan, bukan sekadar janji manis bagi para gembala pada saat itu. Berani beri bukti, bukan sekadar janji. Apa yang pernah disampaikan, ada wujudnya, benar- benar terjadi dan sungguh nyata keberadaannya,” tutur Romo Gusty Nesi, Pr.

Kotbah Romo Gusty Nesi, Pr. disampaikannya saat memimpin perayaan ekaristi Natal dan Tahun Baru Bersama Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Lorensia dengan tema ‘Yesus Datang Membawa Damai’ di Kimbana, Desa Bakustulama, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Jumat, 10 Januari 2020 petang.

Ia menandaskan, pada momen natal ini, semua komponen yang tergabung dalam PAUD Lorensia, diajak untuk bersyukur atas segala rahmat dan berkat yang diperoleh, terutama berkat dan rahmat Natal, pesta kelahiran Tuhan Yesus. “Kita bersyukur atas segala sesuatu yang sudah terjadi dalam hidup ini,” nasehat pastor pembantu paroki Roh Kudus Halilulik itu kepada umat yang hadir.

Menurutnya, para pengelola, para guru, bersama dengan para orang tua bersyukur atas kehadiran anak- anak. Bersyukur, sebab Allah telah mempercayakan mereka kepada kita. Para guru dan orang tua yang bersyukur, pasti punya kepedulian untuk perkembangan anak- anaknya. Para guru dan orang tua yang bersyukur, pasti punya perhatian dan pengorbanan untuk masa depan anak- anak. Para orang tua dan guru menjadi malaikat bagi anak- anaknya, selalu membawa mereka kepada sukacita, membawa damai dan kegembiraan.

Romo Gusty Nesi, Pr saat menyampaikan pesan natal dalam Natal dan Tahun Baru bersama PAUD Lorensia

“Mereka- mereka ini bagaikan para gembala, polos, lugu, sederhana, apa adanya, jujur, dan terbuka. Mereka sangat bersukacita, bila para guru dan orang tua sungguh- sungguh memberikan bukti cinta, bukti kesetiaan dan bukti pengorbanan bukan hanya sekadar janji- janji untuk mereka,” tukasnya.

Ia menguraikan, seperti apa yang tertulis pada layar: ‘Yesus Datang Membawa Damai’, kita merayakan Natal dan Tahun Baru Bersama berarti kita merayakan keselamatan dengan penuh sukacita dan penuh kegembiraan. Karena Allah yang Maha Agung itu berkenan mengambil satu keputusan untuk sama seperti manusia, supaya manusia pada suatu waktu tiba kepada-Nya.

Ia mengatakan, Natal sebagai peristiwa pernyataan cinta Allah kepada manusia, perlu ditanggapi oleh manusia dengan rasa syukur yang mendalam. Bersyukur, sebagai tanda menerima dengan tulus kedatangan sang Sabda yang telah menjadi manusia. Tetapi, hal ini bukan berarti setiap kali Natal dan Tahun Baru, baru mulai mengucapkan syukur. Kita bersyukur setiap waktu, setiap saat karena Allah, Tuhan juga mengunjungi kita, keluarga PAUD Lorensia setiap waktu.

Ditegaskannya dua hal dalam memaknai Natal dan Tahun Baru Bersama itu:
Pertama, bersyukur. Kita bersyukur bahwa telah lahir bagi kita sang Juru Selamat, Sang Pembawa Damai yang datang di tengah- tengah kita, di dalam kehidupan kita masing- masing. Para gembala di Betlehem menjadi saksi kunci kelahiran-Nya. Para gembala menjadi pihak pertama yang menemukan Sang Mesias, Putera Allah itu. Para gembala merasa sangat bersyukur atas perintah malaikat dan rasa syukur yang sama, manakala mereka pergi dan benar menjumpai seperti apa yang dikatakan oleh malaikat. Dan, mereka kembali dengan penuh sukacita sambil memuji dan memuliakan Allah yang datang itu.

Kedua, kita diminta untuk berani beri bukti bukan sekadar janji. Ia mencontohkan, ini biasa slogan- slogan manakala ada pemilihan- pemilihan mulai dari kepala desa, DPR, bupati, gubernur, presiden. Tim sukses katakan kami berani beri bukti bukan hanya sekadar janji. Inilah yang dilakukan Allah terhadap kita manusia.

Gusty berharap, dengan merayakan Natal dan Tahun Baru Bersama ini, kita semakin bersemangat, semakin bersaudara, penuh sukacita dan kedamaian untuk meraih mimpi- mimpi bersama, demi kepentingan lembaga pendidikan anak usia dini, teristimewa anak- anak yang kita kasihi.

“Semoga tahun baru ini memampukan kita untuk lebih baik lagi, lebih maju lagi, lebih semangat lagi untuk menggapai apa yang kita harapkan bersama, Tuhan memberkati kita, amin,” pintanya. (*)

Penulis (*/HH)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Bisa Atasi Inflasi dan Krisis Pangan

    Aplikasi B’Pung Petani Bank NTT Bisa Atasi Inflasi dan Krisis Pangan

    • calendar_month Ming, 16 Okt 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Para pakar memprediksikan, konflik politik di Eropa Timur berakibat serius pada kelangkaan bahan-bahan pangan tertentu di dunia. Gandum salah satunya. Bahkan akan mengarah ke lainnya. Oleh karena itu menyikapi krisis pangan tersebut, pemerintah berpikir keras guna memproteksi masyarakat dari ancaman paceklik. Tak terkecuali Pemerintah Provinsi NTT. Provinsi yang dikenal sebagai daerah yang […]

  • Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    Ironi Ketertinggalan Pulau Timor

    • calendar_month Ming, 31 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh: Muhammad Amir Ma’ruf Presiden Joko Widodo baru-baru ini menerbitkan Perpres Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2020—2024, di mana terdapat 62 kabupaten dari 10 provinsi termasuk kategori tersebut. Nahas, 13 kabupaten di Provinsi NTT merupakan daerah tertinggal. Daerah tersebut tersebar di berbagai gugus pulau. Jika dijabarkan, seluruh kabupaten di Pulau Sumba […]

  • ‘Pemegang Saham Kecewa’, Komut Bank NTT : Perlu Orang Tepat di Posisi Tepat

    ‘Pemegang Saham Kecewa’, Komut Bank NTT : Perlu Orang Tepat di Posisi Tepat

    • calendar_month Kam, 7 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Usai mendampingi Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat menyampaikan keterangan pers pada awak media terkait hasil pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) luar biasa dan RUPS tahunan pada Rabu,6 Mei 2020 di Gedung Sasando Kantor Gubernur NTT; Komisaris Utama (Komut) Bank NTT Juvenile Jodjana, menyampaikan RUPS berjalan dengan baik, hanya dari pemegang […]

  • Bank NTT Donasi Pembangunan Gereja GMIT Kharisma Penfui

    Bank NTT Donasi Pembangunan Gereja GMIT Kharisma Penfui

    • calendar_month Sel, 8 Feb 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah (Bank NTT) menyerahkan bantuan berupa uang tunai senilai Rp.10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) guna mendukung pembangunan Gereja GMIT Kharisma Penfui. Donasi Bank NTT tersebut diserahkan Kepala Divisi Rencorsec, Endri Wardono dan diterima langsung oleh ketua panitia pembangunan, Andrijanto Hauferson Angi didampingi Jefri Tapobali, anggota seksi dana. Kadiv […]

  • Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, IMO-Indonesia Angkat Bicara

    Terkait RUU Omnibus Law Cipta Kerja, IMO-Indonesia Angkat Bicara

    • calendar_month Sab, 22 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dinamika Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja yang disampaikan oleh Pemerintah ke DPR RI sembilan hari yang lalu tepatnya pada hari rabu tanggal 12 Februari 2020, menuai kontra dari sejumlah organisasi usaha serta pekerja pada lintas sektor di tanah air. Tujuan ke depan untuk dapat lebih baik yang dicanangkan oleh Pemerintah melalui RUU […]

  • 1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    1 Syawal 1442 H Jatuh pada 13 Mei 2021, Menag: Patuhi Protokol Kesehatan

    • calendar_month Rab, 12 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menetapkan 1 Syawal 1442 H/2021 M jatuh pada Kamis, 13 Mei 2021. Penetapan ini didasarkan pada keputusan sidang isbat yang dipimpin Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, di Kantor Kementerian Agama Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, pada Selasa, 11 Mei 2021. “Sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1442 H […]

expand_less