Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » NTT Butuh Sosok Pemimpin Seperti Simon Petrus Kamlasi

NTT Butuh Sosok Pemimpin Seperti Simon Petrus Kamlasi

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 12 Okt 2024
  • visibility 91
  • comment 0 komentar

Loading

Lewoleba | Robet Eri Suciadi, warga Kabupaten Lembata menyebut calon gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi (SPK) sebagai titisan dari mantan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Ben Mboi.

Simon Petrus Kamlasi (SPK) disebut sebagai titisan mantan Gubernur NTT, Ben Mboi dikarenakan program – program yang diutarakan sama persis atau sejalan dengan apa yang dilakukan oleh Ben Mboi.

“Saya baru temukan calon gubernur NTT seperti Simon Petrus Kamlasi yang gaya berbicara dan program – program yang direncanakan sama persis dengan apa yang dibuat oleh mantan Gubernur NTT, Ben Boi,” tegas Robet Eri Suciadi dalam acara tatap muka bersama calon gubernur MTT, Simon Petrus Kamlasi di Lembata, Rabu 9 Oktober 2024.

Robet mengatakan, selama 30 tahun aktif sebagai pegawai negeri sipil (PNS) pada Pemprov NTT, dirinya baru menemukan satu – satunya calon gubernur NTT yang bisa mengadopsi program – program Ben Mboi.

“Satu – satunya calon Gubernur NTT yang baru saya temukan seperti Simon Petrus Kamlasi yang berbicara teknis dan terukur serta berpihak kepada masyarakat,” ungkap Robet.

Menurut Robet, program – program yang diutarakan oleh SPK sebagai calon gubernur NTT adalah program – program yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat NTT.

Ditambahkan Robet, Simon Petrus Kamlasi merupakan sosok calon gubernur NTT yang sangat luar biasa dan dibutuhkan oleh masyarakat NTT.

“NTT butuh sentuhan estetika dan ekologi seperti yang dibicarakan oleh Simon Petrus Kamlasi (SPK). Dan, saya anggap Simon Petrus Kamlasi layak dan pantas pimpin NTT,” kata Robet Eri Suciadi.

Dalam kesempatan yang sama, Muhamad Kasim menegaskan bahwa NTT merupakan daerah antropologi yang mana membutuhkan seorang pemimpin yang berasal dari eks militer atau mantan prajurit TNI.

“Jujur NTT membutuhkan seorang pemimpin yang berasal dari eks prajurit seperti Simon Petrus Kamlasi (SPK) karena NTT merupakan daerah antropologi,” ujar Muhamad Kasim.(*)

Sumber (*/tim)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    Perdana di Amanuban Timur! Drumben Hadir Hibur Masyarakat saat HUT ke-74 RI

    • calendar_month Sab, 17 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Loading

    Amanuban Timur-TTS, Garda Indonesia | Kemerdekaan Indonesia memberi kebebasan bagi anak bangsa dalam berekspresi mulai dirasakan sampai ke pelosok negeri. 17 Agustus 2019, masyarakat Amanuban Timur yang memadati lapangan Upacara HUT ke-74 RI, menjadi saksi hidup kemajuan pendidikan di SMAN 1 Amanuban Timur. Di hari yang sangat bersejarah bagi seluruh bangsa Indonesia, untuk pertama kalinya […]

  • Pasca-Lebaran, Kasus Covid-19 di Indonesia Relatif Terkendali

    Pasca-Lebaran, Kasus Covid-19 di Indonesia Relatif Terkendali

    • calendar_month Sel, 8 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Konfirmasi kasus harian dan kasus aktif Covid-19 secara nasional hingga saat ini masih terkendali. Penyekatan yang dilakukan oleh aparat selama libur Lebaran dan pasca-Lebaran diyakini telah berjalan dengan optimal. Demikian disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam keterangan pers bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi […]

  • Jerman Dukung Transisi Geotermal Poco Leok-Ulumbu Manggarai

    Jerman Dukung Transisi Geotermal Poco Leok-Ulumbu Manggarai

    • calendar_month Sen, 6 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Manggarai, Garda Indonesia | Langkah PLN mengembangkan kapasitas pembangkit PLTP Ulumbu (2 x 20 MW) yang berada di kawasan geotermal Poco Leok kian menjadi kenyataan, terlebih setelah mendapatkan dukungan serius dari pemerintah Jerman melalui bank pembangunan Kreditanstalt für Wiederaufbau (KfW). Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Chef Financial Officer KfW Group, Bernd Loewen dan rombongan saat […]

  • Prabowo “Marah” Terkait Manuver Revisi UU Pilkada

    Prabowo “Marah” Terkait Manuver Revisi UU Pilkada

    • calendar_month Sab, 24 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta | Muncul kabar bahwa Presiden Republik Indonesia terpilih periode 2024—2029, Prabowo Subianto sangat marah dengan manuver revisi Undang-Undang (RUU) Pilkada yang muncul pasca-putusan Mahkamah Konstitusi (MK). Kabar tersebut disampaikan oleh mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) zaman Presiden Republik Indonesia (RI) ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), yaitu Hamid Awaluddin. Hamid menyampaikannya dalam program Gaspol! yang […]

  • Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    Empat Skema Insentif bagi Petani dan Nelayan Selama Pandemi

    • calendar_month Jum, 29 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah menyiapkan empat skema yang dapat ditempuh untuk membantu para petani dan nelayan agar dapat tetap berproduksi dan menjaga ketersediaan bahan pokok selama masa pandemi. Sejumlah skema tersebut dibahas oleh Presiden Joko Widodo bersama jajaran terkait dalam rapat terbatas yang digelar melalui telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis, 28 Mei […]

  • Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    Kasus di KPI Pusat, Yusi Yusuf : Korban ‘Bullying’ Pegawai KPI Itu Teman Saya

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Saat ini, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri bakal menyelidiki kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis dan bully ‘perundungan’ yang terjadi di kantor Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat. “Saya sudah arahkan untuk lidik,” kata Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto, pada Kamis, 2 September 2021. Ketua Forum Lingkar Pena (FLP Jakarta) periode 2013—2015 […]

expand_less