Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » OJK NTT Gencarkan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Informal di Sabu Raijua

OJK NTT Gencarkan Literasi Keuangan Bagi Pekerja Informal di Sabu Raijua

  • account_circle Tim OJK NTT
  • calendar_month Sab, 15 Nov 2025
  • visibility 310
  • comment 0 komentar

Loading

Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly menyambut baik dan mengapresiasi OJK NTT atas dihelatnya edukasi literasi keuangan bagi para pekerja informal.

 

Seba | Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi pekerja informal melalui kegiatan edukasi bertema “Dari Kerja Keras Menuju Hidup Cerdas: Wujudkan Pekerja Informal Melek Keuangan” yang diselenggarakan di GMIT Jemaat Yeruel Seba, Kabupaten Sabu Raijua, NTT, Jumat, 14 November 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pendeta GMIT Jemaat Yeruel Seba Kota Herlina Veronika Hae, Kepala Bagian Pembangunan dan Perekonomian sekaligus selaku Sekretariat TPAKD Kabupaten Sabu Raijua Jairus Lobo Huky, Wakil Pimpinan PT BPD NTT Cabang Sabu Virgiawan Pratama Manu dan Divisi Dana PT BPD NTT serta diikuti oleh 150 peserta pekerja informal di Sabu Raijua.

Kepala OJK Provinsi Nusa Tenggara, Timur Japarmen Manalu menyampaikan penyelenggaraan kegiatan ini wujud komitmen OJK untuk meningkatkan pemahaman serta akses keuangan masyarakat khususnya pekerja informal di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta menjadi bagian dari implementasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN).

“Peran pekerja informal tidak dapat dipandang sebelah mata. Di tengah keterbatasan akses dan berbagai tantangan ekonomi, para pekerja informal justru menjadi motor penggerak ekonomi daerah, seperti menjadi pedagang, nelayan, petani, atau pelaku usaha mikro. Pekerja informal berkontribusi dalam menjaga perputaran ekonomi lokal agar tetap hidup dan dinamis. Tanpa disadari, kontribusi mereka memberikan efek nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di daerah ini,” ujar Japarmen.

Lebih lanjut, Japarmen menyampaikan bahwa meskipun memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, kelompok pekerja informal juga merupakan segmen yang paling rentan terhadap berbagai risiko keuangan. Kerentanan tersebut disebabkan oleh terbatasnya akses terhadap layanan keuangan formal serta rendahnya tingkat literasi keuangan yang pada akhirnya membuat kelompok ini lebih mudah terpapar praktik keuangan ilegal.

Pose bersama

Wakil Bupati Sabu Raijua Thobias Uly menyambut baik dan mengapresiasi OJK NTT atas dihelatnya edukasi literasi keuangan bagi para pekerja informal. “Saya mengapresiasi kegiatan yang diselenggarakan oleh OJK Provinsi NTT. Literasi dan inklusi keuangan tidak sekadar kegiatan simbolis, melainkan kebutuhan mendesak bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat kita,” ucapnya.

Pada kegiatan edukasi ini, Asisten Direktur Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi NTT, Polantoro menyampaikan materi mengenai pengenalan OJK dan lembaga jasa keuangan, pengelolaan keuangan, serta kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal. Selain itu, perwakilan Bank NTT, Alberth Nixon Bria turut memberikan materi tentang pengenalan perbankan serta produk dan layanan perbankan.

Pada saat sama juga dilaksanakan business matching oleh Bank NTT bersama jaringan Laku Pandai serta pembiayaan mikro. Kegiatan business matching bertujuan untuk mempertemukan masyarakat dengan lembaga jasa keuangan di daerah dalam meningkatkan peran dan kontribusi sektor jasa keuangan dalam kehidupan masyarakat. Kegiatan business matching ini juga merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara OJK Provinsi NTT dengan industri jasa keuangan.

OJK Provinsi NTT berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat semakin mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan formal secara bijak, memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik, serta berinvestasi sejak dini untuk mewujudkan kemandirian finansial sesegera mungkin. (*)

 

 

  • Penulis: Tim OJK NTT
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wartawan Senior NTT Kritik Calon Gubernur Pamer Telepon Menteri

    Wartawan Senior NTT Kritik Calon Gubernur Pamer Telepon Menteri

    • calendar_month Ming, 17 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Loading

    Wens John Rumung, wartawan senior NTT mengaku kagum dengan sosok Simon Petrus Kamlasi, yang bersahaja dan tidak mengumbar kedekatan dengan orang – orang di lingkaran kekuasaan, kendati memiliki kolega di sana.   Kupang | Menjelang pemilihan gubernur NTT pada 27 November 2024, para calon gubernur dan wakil gubernur makin gencar bergerilya mencari dukungan rakyat. Berbagai […]

  • PENDANAAN HIJAU! PLN Raih Best Green Loan Internasional

    PENDANAAN HIJAU! PLN Raih Best Green Loan Internasional

    • calendar_month Rab, 27 Mar 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PLN (Persero) kembali meraih penghargaan internasional atas green loan USD750 juta tahun 2022, kali ini dalam kategori Best Green Loan Utility pada ajang The Asset Triple A Sustainable Finance Award 2024 yang dihelat di Hongkong pada Selasa, 12 Maret 2024. Penghargaan kali ini diraih PLN atas sindikasi pendanaan hijau sebesar USD750 […]

  • SIAGA Salur Beasiswa 800 Juta untuk Pelajar SMAK Regina Pacis

    SIAGA Salur Beasiswa 800 Juta untuk Pelajar SMAK Regina Pacis

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Loading

    Bajawa | Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur NTT, Simon Petrus Kamlasi-Adrianus Garu menyatakan kesungguhan cinta mereka kepada generasi penerus bangsa di Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Regina Pacis Bajawa, Kabupaten Ngada. Tanda cinta itu diwujudkan pasangan ber-tagline SIAGA itu melalui bantuan pendidikan (beasiswa). Beasiswa yang diberikan jumlahnya lumayan fantastis, yakni berjumlah Rp800 juta lebih […]

  • “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    “Anti Padam Listrik” PLN UP3 Kupang Selama Masa PPKM

    • calendar_month Sel, 27 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Pada masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Kota Kupang pada 26 Juli—2 Agustus 2021, maka PLN UP3 Kupang menghelat kegiatan ANTI PADAM (Andal-Optimal-Tanpa-Padam) yang ditangani oleh Tim Khusus Pekerjaan dalam Keadaan Bertenggangan (PDKB) UP3 Kupang yang berlokasi di Kota Kupang dan dilakukan di 2 (dua) lokasi yakni Penyulang […]

  • Gubernur VBL Dapati Program Maek Bako Gagal di Belu, Plt Sekda Tuduh Warga Curi

    Gubernur VBL Dapati Program Maek Bako Gagal di Belu, Plt Sekda Tuduh Warga Curi

    • calendar_month Rab, 12 Feb 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Program Tanam Maek Bako merupakan salah satu program unggulan Bupati Belu, Wilibrodus Lay dan Wakil Bupati Belu, JT Ose Luan yang menelan anggaran 1,3 Miliar, ternyata gagal. Hal ini diketahui setelah gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) meninjau secara langsung lokasi penanaman Maek Bako (Porang) oleh pemda Belu di Hutan Jati […]

  • Waisak di Kota Kupang, Umat Buddha Ambil ‘Tirta’ di Baumata

    Waisak di Kota Kupang, Umat Buddha Ambil ‘Tirta’ di Baumata

    • calendar_month Rab, 15 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 83
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Hari Raya Waisak 2568 BE/2024 jatuh pada tanggal 23 Mei. Beragam aktivitas pun dihelat oleh umat Budha di Indonesia, termasuk di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur. Ketua Permabudhi (Persatuan Umat Buddha Indonesia) Provinsi NTT, Indra Effendy, S.E. menguraikan rentetan seremoni perayaan Waisak 2024 dengan melakukan karya bakti tabur bunga dan ziarah di taman makam […]

expand_less