Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum Kriminal » Otak Pembunuhan Kacab Bank Itu Residivis Kasus Pemalsuan Ijazah

Otak Pembunuhan Kacab Bank Itu Residivis Kasus Pemalsuan Ijazah

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
  • visibility 347
  • comment 0 komentar

Loading

Fakta ini menimbulkan kehebohan bukan hanya karena posisi Dwi sebagai pendidik di salah satu kampus ternama, tetapi juga karena terkuaknya rekam jejak kelam masa lalunya.

 

Jakarta | Kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank Rakyat Indonesia, Ilham di Bekasi semakin mengungkap fakta-fakta mengejutkan yang membuat publik geger. Setelah melalui serangkaian penyelidikan intensif, Kepolisian memastikan bahwa Dwi Hartono, seorang pengusaha bimbingan belajar sekaligus dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), adalah otak utama di balik aksi penculikan yang berujung maut tersebut.

Fakta ini menimbulkan kehebohan bukan hanya karena posisi Dwi sebagai pendidik di salah satu kampus ternama, tetapi juga karena terkuaknya rekam jejak kelam masa lalunya. Berdasarkan catatan pengadilan, Dwi ternyata pernah terjerat kasus pemalsuan ijazah pada 2010. Ia dijatuhi hukuman dalam perkara pidana tersebut di Pengadilan Negeri Yogyakarta, menjadikannya seorang residivis. Catatan kriminal inilah yang kembali menyeruak setelah namanya muncul dalam kasus besar kali ini.

Universitas Gadjah Mada (UGM) pun tak tinggal diam. Menyikapi kabar penetapan Dwi sebagai tersangka, pihak kampus langsung mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan statusnya sebagai dosen. “UGM menghormati proses hukum yang berlaku dan menonaktifkan yang bersangkutan,” tegas perwakilan universitas dalam keterangan resminya. Sikap ini menjadi bentuk tanggung jawab UGM sekaligus jarak yang jelas dari kasus pidana yang membelit dosennya.

Di sisi lain, aparat kepolisian terus mengembangkan penyidikan. Salah satu fakta penting yang terungkap datang dari pengakuan Ken, salah satu eksekutor lapangan. Ken mengaku sempat bertemu langsung dengan Dwi Hartono di sebuah hotel sebelum penculikan dilakukan. Pertemuan itu menjadi ajang koordinasi antara dalang dan pelaku, yang kemudian berujung pada penculikan dan pembunuhan tragis terhadap korban, Ilham.

Polisi menegaskan, meskipun beberapa pelaku sudah ditangkap, peran Dwi Hartono adalah yang paling dominan. Dialah yang merencanakan skenario, memberi arahan, dan diduga memiliki kepentingan besar di balik penculikan tersebut. Dengan latar belakang sebagai dosen dan pengusaha bimbel, keterlibatan Dwi dalam kasus kriminal kelas berat ini menjadi ironi tersendiri.

Saat ini, proses hukum masih berjalan. Penyidik mendalami lebih jauh motif sebenarnya dari Dwi serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain di lingkaran yang lebih luas. Publik pun menanti kelanjutan kasus ini, terutama setelah nama besar UGM ikut terseret karena status tersangka yang disandang dosennya.

Kasus ini tidak hanya mengguncang dunia perbankan, tetapi juga dunia pendidikan dan hukum. Bagaimana mungkin seorang pendidik, yang seharusnya menjadi teladan, justru terjerat kasus pidana berat bahkan dengan rekam jejak kriminal sebelumnya.(*)

Sumber (*/melihatindonesia)

 

 

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspose Data Strategis BPS Sebagai Bahan Pembangunan Daerah

    Ekspose Data Strategis BPS Sebagai Bahan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT,gardaindonesia.id  Badan Pusat Statistik melaksanakan kegiatan ekspose data dan workshop wartawan; bertema ‘Dengan Data Kita Wujudkan NTT Bangkit Menuju Sejahtera; tahapan perencanaan pembangunan merupakan sebuah siklus yang dimulai dengan pemahaman tentang kondisi daerah, penetapan visi dan misi, perumusan tujuan, identifikasi strategis, penentuan strategi, penganggaran, pelaksanaan serta monitoring dan evaluasi. Setiap tahapan perencanaan pembangunan tersebut tidak […]

  • Awan Berarak di Tengah Pandemi

    Awan Berarak di Tengah Pandemi

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Loading

    Awan Berarak di Tengah Pandemi Oleh Helmy Tukan, S.Pd Awan berarak mengejar pelangi tadi sore. Angin meniup dedaunan hijau berhias titik-titik air hujan yang mengguyur basah desaku. Aku tediam menatap pelangi yang tampil mempesona di sela-sela awan kelabu meski samar terlihat namun indahnya mampu menenangkan kalbu yang dilanda kegalauan karena si Nona Corona Virus. Ah…entahlah, […]

  • Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    Sensus Pertanian 2023 di Tengah Kinerja Pertanian Pasca-pandemi

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua H.F.H. Abel (Statistisi BPS Provinsi Nusa Tenggara Timur) Sektor pertanian masih memegang peranan penting dan strategis dalam perekonomian Indonesia terlebih di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ada beberapa alasan mengapa sektor pertanian disebut sebagai sektor yang penting dan strategis. Pertama, kontribusi sektor pertanian terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia, berdasarkan data PDB tahun […]

  • Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

    Diler Bosowa Pecat Karyawan Covid-19, KNPI NTT : Itu Kejahatan Kemanusiaan

    • calendar_month Sen, 12 Jul 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Ketua Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi NTT, Hermanus Th. Boki menyoroti persoalan kemanusiaan yang diduga dilakukan oleh manajemen PT. Bosowa Berlian Motor Cabang Kupang di bawah kepemimpinan Arfan T. Rawuaten terhadap karyawan yang terpapar Covid-19. Heri Boki, sapaan akrab Ketua DPD KNPI Provinsi NTT kepada wartawan menguraikan, […]

  • Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan pada 11—17 November 2019

    Waspada Potensi Hujan Lebat Sepekan Ke Depan pada 11—17 November 2019

    • calendar_month Sen, 11 Nov 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Melemahnya intensitas Siklon tropis ‘NAKRI’ di Laut Cina Selatan menyebabkan angin timuran di selatan ekuator turut mengalami pelemahan dan dapat meningkatkan aliran massa udara basah dari Asia masuk ke wilayah Indonesia. Deputi Bidang Meteorologi, Drs. R. Mulyono R. Prabowo, M.Sc. pada Minggu, 10 Nov 2019, mengatakan bahwa daerah pertemuan dan belokan […]

  • Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

    Hoaks! Dua Orang Pasien Terpapar Virus Corona di RSU W. Z. Yohanes Kupang

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Menyikapi maraknya peredaran informasi di whatsapp grup (wag) dan media sosial tentang keberadaan 2 (dua) orang pasien yang sedang menjalani observasi antisipasi Corona di RSU W.Z. Johanes Kupang, maka manajemen menghelat konferensi pers pada Selasa, 3 Maret 2020 pukul 14.00—14.40 WITA. Dalam sesi konferensi pers di RSU W.Z Johanes Kupang Jalan […]

expand_less