Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Regional » Pangdam IX/Udy: “Tidak Ada Lagi Istilah Titipan, KKN & Pungli dalam Catar Akmil”

Pangdam IX/Udy: “Tidak Ada Lagi Istilah Titipan, KKN & Pungli dalam Catar Akmil”

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
  • visibility 136
  • comment 0 komentar

Loading

Denpasar-Bali, Garda Indonesia | “Obyektivitas harus menjadi acuan utama sehingga kegiatan Sidang Parade akan menghasilkan keputusan yang adil, jujur, obyektif, transparan dan akuntabel”, jelas Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., dalam sambutannya pada saat memimpin Sidang Pemilihan Tingkat Panda Kodam IX/Udayana Calon Taruna Akmil TA 2019 di Aula Udayana Makodam IX/Udayana, Denpasar, Selasa, 2 Juli 2019.

Sidang Pemilihan yang diikuti oleh 110 orang Calon Taruna Akademi Militer (Akmil) tersebut, telah memenuhi persyaratan yang ditinjau dari segi postur, fisik, kesehatan, mental ideologi dan psikologi yang nantinya akan dipilih yang terbaik untuk mengikuti seleksi di Tingkat Pusat.

Pangdam menambahkan, bahwa tuntutan Sumber Daya Manusia yang berkualitas adalah aspek utama agar dipedomani dalam pelaksanaan seleksi, keberhasilan dari pencapaian sasaran penerimaan Taruna Akmil TA 2019 sangat ditentukan oleh pelaksanaan seleksi dengan berpedoman pada aturan dan ketentuan yang berlaku.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.I.P., saat memimpin Sidang Pemilihan Calon Taruna Akmil TA 2019 Tingkat Panda Kodam IX/Udayana

Kegiatan sidang Pantukhir ini merupakan kesempatan bagi seluruh komponen panitia untuk melaksanakan seleksi secara ketat, cermat dan teliti guna mendapatkan calon-calon Perwira TNI terbaik yang berkualitas dan memenuhi semua aspek persyaratan yang diinginkan sebagai pemimpin dimasa depan.

“Tidak ada lagi istilah titipan, KKN, mafia calo atau pungli dan perilaku tidak terpuji lainnya, semuanya harus konsisten pada ketentuan dan norma yang berlaku. Sehingga nantinya akan diperoleh calon Prajurit Perwira Akademi Militer terbaik”, tegas Pangdam.

Mengakhiri sambutannya, Pangdam berpesan agar semua yang terlibat dalam kepanitiaan melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional, proporsional, transparan dan obyektif sesuai aturan yang berlaku serta penuh tanggung jawab.

Sidang Parade ini dihadiri juga oleh Kasdam IX/Udayana, Tim Pengawas Pusat, Irdam IX/Udayana, Asintel Kasdam IX/Udayana, Aspers Kasdam IX/Udayana, Kaajendam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Kajasdam IX/Udayana, serta seluruh panitia sidang parade. (*)

Sumber berita (*/Pendam IX/Udy)
Editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gotong Royong Bantu Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Gempa

    Gotong Royong Bantu Kebutuhan Spesifik Perempuan dan Anak Korban Gempa

    • calendar_month Sab, 30 Jan 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 114
    • 0Komentar

    Loading

    Majene, Garda Indonesia | Saat meninjau para korban gempa Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga memastikan kebutuhan perempuan dan anak pasca bencana terpenuhi di lokasi pengungsian. Ia menyatakan kelompok perempuan dan anak yang masuk dalam kelompok rentan berpotensi mengalami kerentanan ganda apabila pemenuhan kebutuhan spesifiknya terabaikan. […]

  • Tiga Langkah Pemerintah Agar Dunia Maya Indonesia Tetap Damai

    Tiga Langkah Pemerintah Agar Dunia Maya Indonesia Tetap Damai

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Pemerintah berupaya mengurangi dampak hoaks dan ujaran kebencian yang disebarluaskan melalui platform media sosial dan percakapan instan. Upaya itu ditujukan untuk meminimalisasi dan menghindarkan konflik sebagai akibat tindakan kekerasan yang dipicu oleh informasi hoaks. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/05/25/kementerian-kominfo-normalkan-fitur-media-sosial-pesan-instan/ Kementerian Komunikasi dan Informatika mengambil tiga langkah untuk menjaga media sosial dan dunia […]

  • Kunjungan Kerja di Bali, Presiden Jokowi Singgah ke Toko Mebel di Ubud

    Kunjungan Kerja di Bali, Presiden Jokowi Singgah ke Toko Mebel di Ubud

    • calendar_month Rab, 17 Mar 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar-Bali, Garda Indonesia | Usai meninjau vaksinasi massal di Puri Saren Agung, Kabupaten Gianyar, Selasa, 16 Maret 2021, Presiden Joko Widodo melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara berikutnya. Dalam perjalanan tersebut, rangkaian kendaraan Presiden sempat berhenti di bilangan Jalan Raya Mas, Ubud. Ternyata Presiden hendak singgah di salah satu toko yang menjual sejumlah mebel dan kerajinan. […]

  • Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    Pertamina Respons Isu BBM Langka Nelayan NTT Sulit Melaut

    • calendar_month Sel, 13 Agu 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 287
    • 1Komentar

    Loading

    Kupang | Pertamina Patra Niaga merespons beredarnya video online terkait isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi sehingga nelayan Nusa Tenggara Timur (NTT) kesulitan menangkap ikan pada tanggal 12 Agustus 2024 berlokasi Pelabuhan Tenau Kota Kupang. ⁠Berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi NTT, ditemukan adanya indikasi tindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diselundupkan […]

  • Wagub Nae Soi Minta Peran Lapas dan Rutan Diperkuat

    Wagub Nae Soi Minta Peran Lapas dan Rutan Diperkuat

    • calendar_month Kam, 10 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id | Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi, meminta agar Kepala Kantor Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkum HAM) NTT terus meningkatkan kualitas peran dan fungsi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) atau Rumah Tahanan (Rutan). Karena para penghuninya adalah masyarakat NTT yang sedang menjalani pembinaan. “Mereka sebenarnya bukan narapidana tetapi warga binaan. Istilah narapidana […]

  • Sinergi Kembangkan UMKM, Kadin Indonesia Teken MoU dengan Nelayan

    Sinergi Kembangkan UMKM, Kadin Indonesia Teken MoU dengan Nelayan

    • calendar_month Kam, 30 Jan 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Indonesia memiliki kekayaan hasil kelautan yang sangat besar, namun belum tergali secara maksimal. Salah satu kendalanya adalah Kapasitas SDM Kelautan dan Perikanan. “Selain kelemahan kompetensi berbagai hal, juga kesulitan anggota kami adalah pemasaran aneka produk kelautan dan permodalan,” ujar H. Arfah Said Syukri, Ketua Koperasi Pusat Perikanan Indonesia (Pusperindo), saat acara […]

expand_less