Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Pariwisata Bahari di Kota Kupang Jadi Perhatian Komisi X DPR & Kemenpar RI

Pariwisata Bahari di Kota Kupang Jadi Perhatian Komisi X DPR & Kemenpar RI

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
  • visibility 99
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | Potensi Pariwisata Bahari yang beragam, unik dan tersebar di Kota Kupang Provinsi Nusa Tenggara Timur; terus didorong dalam pengembangan dan pengelolaannya oleh Komisi X DPR RI dan Kementerian Pariwisata RI.

Salah satu perhatian Komisi X DPR dan Kemenpar RI dengan menghelat Sosialisasi Pengembangan Destinasi Pariwisata pada Jumat, 9 Agustus 2019 pukul 09:30 WITA—selesai di Aula Aston Hotel Kupang yang diikuti oleh pemerhati dan pengelola pariwisata yang tersebar di Kota Kupang.

Selain itu bentuk dukungan anggaran berupa Dana Alokasi Khusus (DAK) di bidang pariwisata juga ditambahkan melalui kerja keras Anggota Komisi X DPR RI, Anita Jacoba Gah yang membidangi Pendidikan, Olahraga dan Sejarah dengan pasangan kerja Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Perpustakaan Nasional, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Bidang Pendidikan Tinggi) dan Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf).

Anita Jacoba Gah,SE., saat ditemui usai sosialisasi mengatakan bahwa pemerintah daerah harus kerja keras dan kerja kuat untuk meningkatkan pariwisata bahari.

“Tadi saya meminta Pemda NTT untuk berkomitmen dan konsen karena kita punya kekayaan wisata bahari”, ujar Anita Gah dari Fraksi Partai Demokrat.

Anita Gah juga meminta agar Pemda untuk mempersiapkan infrastruktur dan SDM
“Sumber Daya Manusia (SDM) dalam bidang pariwisata penting sekali”, tegasnya.

Anita Gah mencontohkan wisata bahari yang tersebar seperti 21 spot snorkling di Kota Kupang, dan terumbu karang di Alor dan Sabu Raijua.

Menyangkut dukungan anggaran, Anita mengatakan bahwa anggaran dan program besar dari pemerintah pusat meningkat menjadi 50 persen dari Kementerian Pariwisata RI.

“Tujuannya karena kita ingin meningkatkan kepariwisataan di NTT karena pariwisata bisa dijadikan bisnis berupa pariwisata bahari dan kami ingin agar bergerak cepat dengan berkolaborasi dengan kementerian lain. Selain itu, Pemda NTT harus menyiapkan sarana prasarana dan SDM karena anggaran berupa promosi sudah tersedia”, tandas Anita Gah yang memasuki periode ketiga sebagai anggota DPR RI.

Anita Jacoba Gah, Anggota Komisi X DPR RI (tengah), Kabid Destinasi Area Bali, NTB dan NTT Kementerian Pariwisata RI, Budi Susilo (Sebelah kiri, baju batik merah) dan Kabid Pariwisata Kadispakeraf NTT, Eben Kalakik (Kanan, baju tenun NTT)

Sedangkan, Asisten Deputi Pengembangan Regional III Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Pariwisata RI yang diwakili oleh Kabid Destinasi Area Bali, NTB dan NTT, Budi Susilo menyampaikan bahwa pada dasarnya Kementerian Pariwisata sangat mendukung dan konsen terhadap pengembangan pariwisata NTT, khususnya di Kota Kupang.

Menurut Budi Susilo, Kota Kupang sebagai ibu kota provinsi harus mempunyai konsep pengembangan pariwisata yang lebih bagus dan pemerintah pusat siap mendukung dengan anggaran dan program peningkatan kapasitas baik bagi aparat birokrasi bidang pariwisata, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat.

“Perkembangan pengelolaan potensi pariwisata di NTT dan Kota Kupang mulai berkembang, walau belum signifikan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat NTT dan kota/kabupaten. Pemerintah daerah telah menerapkan program, perda, dan kontribusi anggaran sesuai dengan kemampuan daerah. Namun kembali lagi SDM baik pemerintah, pelaku usaha pariwisata dan masyarakat harus ditingkatkan”, ujar Budi.

Lanjutnya, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata sudah mengalokasikan anggaran yang cukup besar, bahkan di tahun 2019 ini cukup meningkat. Namun persoalannya adalah program dari pemerintah daerah harus menyentuh langsung dengan kebutuhan pengembangan pariwisata di daerah.

“Anggaran bisa dilimpahkan jika program jelas. Kami menunggu”, ungkap Budi.

“Pemda NTT melalui kepala daerah masing-masing harus berlomba menggali potensi pariwisata baru dan unik yang dikemas dalam program yang jelas dan menarik, maka anggaran dari pemerintah pusat akan mengalir ke Kota Kupang dan NTT harus bergerak maju. Potensi pariwisata NTT luar biasa beragam dan kaya. Jadi harus segera dikembangkan. Apalagi Gubernur NTT Viktor Laiskodat dengan programnya yang sangat brilian. Pemerintah kabupaten/kota harus mampu menerjemahkannya”, pungkas Budi.

Penulis dan editor (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dokter Agus Taolin : Pemimpin Yang Berhasil Tak Perlu Lagi Gantung Baliho

    Dokter Agus Taolin : Pemimpin Yang Berhasil Tak Perlu Lagi Gantung Baliho

    • calendar_month Sel, 30 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 93
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) tahun 2020 di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bakal calon bupati dr. Agustinus Taolin dan bakal calon wakil bupati Aloysius Haleserens semakin giat merebut dukungan rakyat menuju kontestasi politik pada tanggal 09 Desember 2020 mendatang. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2020/06/30/agus-taolin-alo-haleserens-lawati-makam-ayahnya-theo-manek-saya-salut/ Pantauan Garda Indonesia, pasangan bakal […]

  • Tiga Agenda Besar Pencegahan Korupsi di Indonesia

    Tiga Agenda Besar Pencegahan Korupsi di Indonesia

    • calendar_month Rab, 26 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Loading

    Bogor, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo menyampaikan tiga agenda besar yang harus diwujudkan dalam aksi pencegahan korupsi di Indonesia. Ketiga agenda tersebut ialah pembenahan regulasi nasional, reformasi birokrasi, dan peningkatan kampanye literasi antikorupsi di tengah masyarakat. Saat memberikan sambutan dalam acara Aksi Nasional Pencegahan Korupsi melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, […]

  • Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    Pemkot Kupang Salurkan Bansos untuk 23.640 Keluarga pada 15—27 Juni

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 84
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Pemkot Kupang akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) bagi 23.640 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Bansos yang berasal dari APBD itu rencananya akan diserahkan mulai 15—27 Juni 2020. Paket bantuan sosial yang diberikan berupa beras 10 kg, minyak goreng 2 liter, gula 2 kg dan mie instan 1 dos. Wali Kota Kupang, […]

  • Debat Capres: Ganjar Mau Bekerja, Anies Pandai Beretorika, Prabowo Anti Kritik

    Debat Capres: Ganjar Mau Bekerja, Anies Pandai Beretorika, Prabowo Anti Kritik

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Rika Sudjiman Dari debat capres semalam, kita bukan hanya bisa menilai kualitas gagasan masing-masing calon presiden. Namun, secara gamblang kita juga disuguhi karakter kepemimpinan setiap kandidat. Karakter itu bisa kita lihat dari bagaimana mereka memaparkan gagasan, menjawab, maupun menanggapi pernyataan. Aku percaya, masa depan memang misteri. Termasuk masa depan Indonesia. Namun dengan melihat […]

  • Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    Cinta NTT, Presiden Jokowi Hadir Saat Harlah Pancasila di Ende

    • calendar_month Sel, 31 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka kunjungan kerja pada Selasa, 31 Mei 2022. Kepala Negara bersama rombongan terbatas lepas landas dengan menggunakan Pesawat RJ-85 melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, sekira pukul 13.30 WIB. Setibanya di Bandar Udara Haji Hasan Aroeboesman […]

  • Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

    Terkait Pengaduan EB ke FPPA Atambua, Ini Tanggapan Keluarga VM

    • calendar_month Sab, 10 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Loading

    Atambua-Belu, Garda Indonesia | Dalam pemberitaan media ini sebelumnya dinilai tidak ada rasa tanggung jawab dari VM yang diduga telah menghamili EB. Perwakilan keluarga VM, Benny Kaligis melalui sambungan telepon seluler padaa Jumat malam, 9 Agustus 2019 menjelaskan, informasi yang dirilis berdasarkan keterangan pihak korban itu tidak benar. Baca juga : http://gardaindonesia.id/2019/08/09/tidak-tanggung-jawab-atas-kehamilan-eb-vm-diadukan-ke-fppa-atambua/ Sementara, kondisi EB […]

expand_less