Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pedagang Pasar Inpres Larantuka Pakai QRIS Bank NTT

Pedagang Pasar Inpres Larantuka Pakai QRIS Bank NTT

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sab, 9 Apr 2022
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

Loading

Larantuka, Garda Indonesia | PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT masif menyosialisasikan QRIS (Quick Response Indonesia Standard) sebagai metode transaksi pembayaran menggunakan scan kode QR yang sudah terstandarisasi oleh Bank Indonesia sehingga seluruh pengguna aplikasi yang menyediakan pembayaran QR dapat bertransaksi di seluruh merchant yang menerima pembayaran QR berbasis QRIS.

Area pasar menjadi sasaran sosialisasi penggunaan QRIS. Pasalnya, dengan situasi pandemi Covid-19 menjadi daerah yang rentan terjadi penyebaran virus melalui transaksi pembayaran menggunakan uang tunai.

Di pasar Inpres Larantuka, Kabupaten Flores Timur, ada sejumlah pedagang telah beralih dari transaksi tunai menjadi non-tunai menggunakan aplikasi QRIS Bank NTT sebagai alat transaksi pembayaran yang sah. Mama Siti yang keseharian berdagang di pasar Inpres Larantuka merupakan pengguna aplikasi QRIS lebih kurang 2 (dua) tahun. Ia mengakui dengan penggunaan QRIS memberikan manfaat karena aman dan mudah.

“Saya sudah pakai QRIS selama 2 tahun. Uang hasil penjualan tidak langsung habis digunakan tapi bisa ditabung untuk kebutuhan anak-anak,” ungkap Mama Siti saat melakukan dialog dengan Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat yang didampingi Sekda NTT Benediktus Polo Maing, dan Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho pada Sabtu pagi, 9 April 2022. Turut hadir saat itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD NTT, Alex Take Ofong, Bupati Flores Timur, Anthon Gege Hadjon dan Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli.

Mama Siti mengakui untuk menunjang usahanya, Ia menjadi nasabah yang memanfaatkan produk Kredit Merdeka Bank NTT untuk memperlancar usahanya. “Saya pinjam sesuai standar, Rp 5 juta. Sekarang sudah lunas dan saya pinjam lagi,” ungkapnya.

Saat ditanyai Gubernur NTT, alasan tidak menaikkan pinjamannya walaupun telah selesai di tahap pertama, Mama Siti menjawab bahwa Ia meminjam sesuai kemampuannya.

“Saya pinjam sesuai kemampuan saja,” jawabnya singkat.

Usai berdialog, Gubernur VBL pun membeli aneka jualan mama Siti dan semua pedagang di Pasar Inpres Larantuka.

Sementara, Wahyudin ketua kelompok masyarakat pengguna QRIS pasar menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Provinsi NTT melalui Bank NTT yang telah membantu para pedagang di pasar Inpres Larantuka. “Atas nama pedagang kami menyampaikan terima kasih,” ungkapnya singkat.

Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Benediktus Polo Maing mewakili Gubernur dalam kesempatan itu menyampaikan Bank NTT adalah milik seluruh masyarakat NTT, oleh karena itu harus mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat.

“Atas nama Gubernur, saya mengimbau seluruh masyarakat untuk menjadi bagian dari Bank NTT karena Bank NTT itu Bank kita. Maju mundurnya itu tergantung kita. Mari kita memberikan dukungan untuk Bank NTT,” pinta Sekda NTT.

Saat itu, pihak Bank NTT pun secara simbolis menyerahkan aplikasi QRIS Bank NTT oleh Bupati Flores Timur, Anton Hadjon didampingi Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho.

Untuk diketahui manfaat QRIS bagi merchant dan nasabah antara lain: ikut mendukung program pemerintah dalam transaksi non-tunai, meningkatkan perluasan penjualan karena merupakan alternatif pembayaran selain kas, menurunkan biaya pengelolaan uang tunai, tidak memerlukan uang kembalian, risiko uang tunai hilang/dicuri menurun, ikut mencegah peredaran uang palsu, transaksi tercatat otomatis, nasabah terhindar dari kontak langsung, transaksi nasabah lebih cepat dan mudah, dan transaksi jadi lebih aman dan terjamin.(*)

Sumber (*/Jefri Tapobali)

  • Penulis: Penulis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DP3A NTT Edukasi & Bimbing 32 Fasilitator PATBM Sedaratan Timor

    DP3A NTT Edukasi & Bimbing 32 Fasilitator PATBM Sedaratan Timor

    • calendar_month Kam, 16 Mei 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Loading

    Kefa-TTU, Garda Indonesia | Anak mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan, kebutuhan akan rasa aman, dan kasih sayang karena anak adalah generasi penerus bangsa dan penerus pembangunan Menyadari potensi tersebut, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Provinsi Nusa Tenggara Timur mendorong terbentuknya upaya perlindungan anak berbasis masyarakat dalam rupa kader atau fasilitator yang tersebar di […]

  • Wagub NTT Josef Nae Soi : “ASN Lakukan Tindakan Korupsi Langsung Dipecat!”

    Wagub NTT Josef Nae Soi : “ASN Lakukan Tindakan Korupsi Langsung Dipecat!”

    • calendar_month Jum, 30 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Drs. Josef A. Nae Soi, M.M. meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menghindari tindakan korupsi. Harus ada koreksi dan komitmen dari dalam diri untuk menolak segala bentuk tindakan penyuapan. “Kita di Indonesia ini terkenal dengan banyaknya pengawasan. Mulai dari dalam Perangkat Daerah itu sendiri. Bikin jalan, […]

  • Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

    Listrik di Pulau Sabu Nyala, PLN Tempuh Waktu 10 Jam dan Tak Kenal Lelah

    • calendar_month Ming, 2 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 141
    • 0Komentar

    Loading

    Sabu Raijua, Garda Indonesia | Perjuangan memulihkan listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) usai badai Seroja sudah hampir tuntas. Dari sekitar 4.000 gardu terdampak dan rusak, kini tersisa kurang dari 7 gardu yang masih padam karena berada di pulau terpencil. Walau kondisi geografis yang menantang, akses yang sulit dan peralatan yang terbatas, tidak menghalangi petugas […]

  • Perempuan Setara, Perempuan Merdeka

    Perempuan Setara, Perempuan Merdeka

    • calendar_month Jum, 7 Agu 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Bintang Puspayoga meyakini jika peran perempuan dalam rangka mengisi kemerdekaan dan pembangunan sangat dibutuhkan. Hal itu dibuktikan dengan adanya peranan perempuan dalam merebut kemerdekaan dan pembangunan bangsa yang sudah dimulai sejak lama. “Dalam perjalanan panjang untuk mencapai Kemerdekaan Indonesia, tidak terlepas dari peran penting […]

  • Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    Kapustekkkom Pinta Guru Ciptakan Pembelajaran Digital di Sekolah

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, gardaindonesia.id | Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Kapustekkom) Kemdikbud, Gogot Suharwoto, P.hD berpesan kepada guru untuk menciptakan pembelajaran berbasis digital di sekolah. Pesan ini disampaikan dalam pembukaan kegiatan peningkatan kompetensi pemanfaatan TIK untuk Sekolah Garis Depan (3T) yang dilaksanakan tanggal 27 Nopember 2018. Kegiatan yang diikuti oleh para guru dan […]

  • Presiden Prabowo Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Asalkan?

    Presiden Prabowo Tak Permasalahkan Bendera One Piece, Asalkan?

    • calendar_month Sab, 9 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Loading

    Terkait kemungkinan bendera One Piece sebagai bentuk kritik sosial, Pras menyebut pemerintah terbuka terhadap berbagai aspirasi masyarakat.   Jakarta | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan tidak mempermasalahkan maraknya pengibaran bendera One Piece di berbagai daerah, selama hal itu dimaknai sebagai bentuk ekspresi masyarakat. “Kalau sebagai bentuk ekspresi, […]

expand_less