Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

Peduli Sumber Daya Air di NTT, Politeknik Negeri Kupang Helat Seminar Nasional

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 21 Nov 2019
  • visibility 70
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Kondisi curah hujan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terkecil di Indonesia dengan rata-rata volume curah hujan tahunan di NTT hanya 1.000 mm dengan musim hujan hanya berkisar 3—5 bulan dan musim panas (kering) berlangsung selama 7—9 bulan yang menyebabkan kondisi sumber daya air relatif kecil dan terbatas.

Menyadari kondisi tersebut, Politeknik Negeri Kupang melalui Jurusan Teknik Sipil menggelar Seminar Nasional bertajuk ‘Penataan Ruang Berbasis Sumber Daya Air secara Terpadu (Integrated Water Resources Management)’ yang dilaksanakan pada Kamis, 21 November 2019 pukul 09.00 WITA—selesai di Auditorium Jurusan Pariwisata.

Menghadirkan Ahli Sumber Daya Air dari Universitas Brawijaya, Dr.Ir.Ussy Andayanti, MS. sebagai keynote speaker, seminar nasional ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Maxi Menabu,S.T., M.T. mewakili Gubernur NTT, Wakil Direktur III Politeknik Negeri Kupang (PNK) Ambrosius Timo, S.T., M.T. mewakili Direktur PNK, pejabat terkait lingkup Pemprov NTT, undangan lainnya, mahasiswa-mahasiswi jurusan teknik sipil Politeknik Negeri Kupang.

Ketua Jurusan Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng.

Ketua Jurusan Teknik Sipil PNK, Dian Erlina Waty Johannis, S.T., M.Eng. kepada media ini menyampaikan sasaran PNK melalui seminar nasional tentang penataan ruang berbasis sumber daya air dapat memberikan masukan tentang water resources management berupa debit lintasan air yang besar yang dapat berdampak pada erosi lahan sehingga diperlukan pemanfaatan penampungan atau penyimpanan air.

“Kita (kampus,red) berharap dapat bersinergi penelitian dan pengabdian dengan pemda terkait water resources management di Nusa Tenggara Timur,” ujar Dian Johannis.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, Maxi Menabu,S.T., M.T. mewakili Gubernur NTT menyampaikan apresiasi kepada Jurusan Teknik Sipil PNK yang dapat menggelar seminar nasional dan menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendukung proses pembangunan di Nusa Tenggara Timur.

Maxi Nenabu juga menyampaikan Nusa Tenggara Timur memilki suhu yang bervariasi dengan curah hujan minim yang tercatat pada tahun 2015 di stasiun meteorologi dan klimatologi yakni 600—2.700 mm kubik dengan curah hujan tertinggi di Kabupaten Manggarai dengan 160 hari hujan, Manggarai Barat dengan 125 hari hujan dan Ngada dengan 121 hari hujan. Sedangkan daerah yang memiliki hari hujan terendah berada di Sumba Tengah dengan 31 hari hujan, Timor Tengah Selatan memiliki 62 hari hujan, dan Timor Tengah Utara (TTU) dengan 68 hari hujan.

Kadis PUPR Provinsi NTT, Maxi Nenabu

“Kondisi basah atau hujan berada pada bulan Desember—Mei atau sekitar 3—4 bulan dan kondisi kering (kemarau) berada pada bulan Juni—November atau sekitar 8—9 maka hal ini menjadikan wilayah Nusa Tenggara Timur relatif kering dan hal ini menjadikan sumber daya air jadi perhatian sangat serius,” beber Maxi.

Lanjut Maxi, kondisi tersebut menyebabkan Nusa Tenggara Timur mengalami defisit air rata-rata 1,5 Miliar kubik per tahun dengan total kebutuhan air baku per tahun sebesar 10,03 Miliar kubik karena belum dapat mengelola ketersediaan air secara baik saat musim hujan sebanyak 18.257 Miliar kubik.

“Kondisi tersebut disebabkan oleh sistem pengelolaan sumber daya air yang belum maksimal dan dikelola secara baik saat musim hujan sehingga kita butuh pemikiran-pemikiran dari kampus dengan alternatif solusi,” ungkap Maxi.

Sementara itu, Dr.Ir.Ussy Andayanti, MS. dalam pemaparannya tentang Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Terpadu menyampaikan menurut wacana global bahwa proses pengolahan SDA yang memadukan antara sumber daya air dengan sumber daya terkait lainnya antar sektor, antar wilayah secara berkelanjutan tanpa harus mengorbankan lingkungan dan diselenggarakan dengan pendekatan partisipatif.

Sedangkan, menurut UU Nomor 7 Tahun 2004, proses pengolahan SDA diselenggarakan secara menyeluruh (perencanaan, pelaksanaan, monitor & evaluasi, konstruksi, pendayagunaan, pengendalian); terpadu dengan melibatkan stakeholder, antar sektor, wilayah dan berwawasan lingkungan yakni keseimbangan ekosistem dan daya dukung lingkungan dengan tujuan mewujudkan kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan (antar generasi) untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.

Menurut Dr.Ussy Andayanti, agar terwujudnya kemanfaatan sumber daya air yang berkelanjutan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat diwujudkan dengan pengelolaan sumber daya air dengan 5 (lima) pilar yakni :

  1. Konservasi Sumber Daya Air (SDA), upaya memelihara keberadaan serta keberlanjutan SDA agar selalu tersedia dalam kuantitas dan kualitas yang memadai untuk memenuhi kebutuhan baik pada waktu sekarang maupun yang akan datang;
  2. Pendayagunaan SDA, upaya penatagunaan, penyediaan, penggunaan, pengembangan, dan pengusahaan sumber daya air secara optimal agar berhasil guna dan berdaya guna;
  3. Pengendalian Daya Rusak, upaya untuk mencegah, menanggulangi, dan memulihkan kerusakan kualitas lingkungan yang disebabkan oleh daya rusak air;
  4. Sistim Informasi SDA, terkait tata kelola dari pengelolaan sumber daya air untuk kemudahan akses informasi kepada masyarakat;
  5. Pemberdayaan Masyarakat, melibatkan peran serta masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam perwujudan pengelolaan SDA.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diborgol, Menkominfo Johnny Plate Ditahan Kejagung

    Diborgol, Menkominfo Johnny Plate Ditahan Kejagung

    • calendar_month Rab, 17 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 101
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johny G ditetapkan menjadi tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) RI terkait perkara dugaan korupsi proyek BTS (Base Transceiver Station). Johnny G Plate pun kini sedang ditahan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebelumnya, kasus korupsi ini terkait proyek penyediaan infrastruktur BTS 4G infrastruktur pendukung paket 1, 2, […]

  • Adian Napitupulu Kena Serangan Jantung, Ini Pernyataan Sekjen PDIP

    Adian Napitupulu Kena Serangan Jantung, Ini Pernyataan Sekjen PDIP

    • calendar_month Kam, 19 Des 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Adian Napitupulu sedang berada di dalam perjalanan menggunakan pesawat dari Jakarta ke Palangkaraya dalam rangka tugasnya sebagai anggota DPR. Di dalam perjalanan, Adian yang selalu bersemangat dalam menjalankan tugasnya ini tiba-tiba merasakan sakit di bagian badan. Hal ini disampaikan oleh Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melalui rilis media pada Kamis, […]

  • Sistem Statistik Nasional Sebagai Infrastruktur Pembangunan

    Sistem Statistik Nasional Sebagai Infrastruktur Pembangunan

    • calendar_month Sab, 15 Jun 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Yezua Abel, Statistisi BPS Provinsi NTT Data statistik bukan sekedar pelengkap agar suatu perencanaan terlihat layak dan bagus. Data statistik sangat penting dalam pembangunan, baik dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun evaluasi pembangunan. Statistik dapat dipandang sebagai salah satu infrastruktur yang  penting sebagaimana  sarana dan prasarana lainnya di berbagai sektor pembangunan. Oleh karena itu, […]

  • Ketua IMO Indonesia : “Media Massa Wajib Menebar Edukasi”

    Ketua IMO Indonesia : “Media Massa Wajib Menebar Edukasi”

    • calendar_month Kam, 3 Jan 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, gardaindonesia.id | Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia (IMO-Indonesia) Yakub F Ismail menekankan pentingnya peranan media massa, seyogyanya tidak hanya sekedar menjadi ajang menyebarkan informasi belaka. “Justru media massa dituntut untuk mampu menebarkan edukasi, baik bagi masyarakat atau pelajar sehingga warga menjadi lebih berwawasan dan siap bersaing di era global,” ujar Yakub ketika dijumpai […]

  • Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

    Berbatasan 2 Negara, PADMA Indonesia : NTT Harus Punya Kodam Sendiri

    • calendar_month Ming, 27 Jun 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur adalah provinsi terdepan Indonesia yang berbatasan langsung baik darat, laut dan udara dengan Negara Timor Leste serta laut dan udara dengan Australia. Keamanan dan Pertahanan NKRI menjadi sangat vital di NTT. Fakta membuktikan bahwa NTT dari sisi keamanan wilayah Polda NTT sudah masuk kategori tipe A dengan Kapolda […]

  • Paket SEHATI Unggul di Pilkada Belu 2020

    Paket SEHATI Unggul di Pilkada Belu 2020

    • calendar_month Kam, 10 Des 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Loading

    Belu-NTT, Garda Indonesia | Paket SEHATI, Nomor Urut 2, Agustinus Taolin – Aloysius Haleserens unggul atas paket SAHABAT Nomor Urut 1, Wilibrodus Lay – JT Ose Luan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Belu, pada Rabu, 9 Desember 2020. Kemenangan ini berdasarkan hasil real count versi Paket SEHATI yang diumumkan secara resmi oleh pasangan Calon Bupati/ […]

expand_less