Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemda Sabu Raijua Pastikan Penerima BLT Tepat Sasaran dan Tidak Tercecer

Pemda Sabu Raijua Pastikan Penerima BLT Tepat Sasaran dan Tidak Tercecer

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 12 Mei 2020
  • visibility 176
  • comment 0 komentar

Loading

Sabu Raijua, Garda Indonesia | Saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Sabu Raijua sedang menata penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) bagi masyarakat terdampak Pandemi Covid-19. Demikian diungkapkan Bupati Sabu Raijua, Nikodemus Rihi Heke dalam sambungan telepon kepada Garda Indonesia pada Senin siang, 11 Mei 2020.

Kebijakan Pemda Sabu Raijua, urai Bupati Nik (sapaan akrabnya, red) terhadap penyaluran BLT bahwa sekarang ini, pertama Pemda Sabu Raijua sedang menata bantuan sehubungan dengan mereka yang terdampak Covid-19.

“Penataan ini tidak boleh tumpang-tindih, oleh karena itu kita harus selektif. Bantuan Langsung Tunai sekarang sudah jalan, kemudian bantuan langsung yang dari Dinas Sosial hari ini sementara berjalan. Semua tetap kita pantau. Data terakhir yang lengkap verifikasi harus dari desa, itulah yang kita pakai,” ucap Bupati Sabu Raijua.

Lanjutnya, kedua, kalau ada yang dobel nama atau bagi mereka yang belum PNS tapi sekarang sudah PNS, itu dicopot, karena terlanjur terdaftar dari awal. Sehingga kita selektif dan tidak ada yang terlewatkan.

Ketiga, imbuh Bupati Sabu, kita tetap minta kepada seluruh masyarakat selain kepala desa untuk saling membantu agar tidak ada yang tercecer, semua harus terdata.

“Jika ada yang tercecer, harap segera melapor dan didata. Kita dari kabupaten mendapat data dari desa, sehingga desa menjadi pihak pertama yang harus lebih tahu. Kadang-kadang ditemukan di desa bahwa ada yang lupa mendata karena sedang bekerja di tempat lain. Kita perlu data yang baik sehingga pada akhirnya kita berharap tidak ada yang tercecer dan semua akan dapat,” harap Bupati Nik.

Saat dikonfirmasi Garda Indonesia, apakah rekap data final atau sedang menunggu data-data dari desa, Bupati Sabu Raijua yang dikenal dengan Salam khas Sabu ‘Helama Tona Ie’ ini pun menyampaikan sebagian sudah final dan sebagian belum.

“Sudah terdata, hanya kita tetap perlu untuk selektif sehingga jangan ada dobel nama dan menghindari adanya orang-orang yang sudah tidak masuk dalam daftar kemiskinan tetapi namanya masih ada. Ini bukan disengaja. Keadaan ini harus cepat dilihat sehingga harus sesuai dengan kriteria yang ada,” pungkasnya mengakhiri percakapan.

Penulis, editor dan foto (+rony banase)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fraksi Hanura Siap Dukung Kebijakan  Pembangunan Pemprov NTT

    Fraksi Hanura Siap Dukung Kebijakan Pembangunan Pemprov NTT

    • calendar_month Rab, 4 Sep 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | 5 (lima) anggota DPRD Provinsi NTT dari Partai Hanura yakni Drs. Refafi Gah, S.H., M.Pd. Ir. Ben Isi Dorus, M.M. Paulinus Yohanes Nuwa Veto,Eduard Markus Lioe, S.IP., SH. M.H. dan Adrian Manafe telah diambil sumpah/janji dalam Rapat Paripurna Istimewa pada Selasa, 3 September 2019 di Gedung DPRD NTT. Baca juga : […]

  • Ketua DPR : ‘Stop Kampanye Hitam, Dua Capres Jadi Korban Fitnah!’

    Ketua DPR : ‘Stop Kampanye Hitam, Dua Capres Jadi Korban Fitnah!’

    • calendar_month Ming, 31 Mar 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Dua sosok calon presiden (Capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kecewa dan sudah terluka akibat fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya. Ungkapan atau refleksi kekecewaan dua sosok Capres itu hendaknya mendorong semua pihak mengakhiri kampanye hitam. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyampaikan bahwa kekecewaan dua sosok […]

  • Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    Asal-usul, Pesona, dan Keseruan Trekking Gunung Meja di Ende

    • calendar_month Ming, 8 Jun 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Loading

    Gunung Meja Ende mencerminkan keunikan dan kekayaan alam Pulau Flores di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang memesona. Puncaknya yang datar menyerupai meja, gunung ini menjadi simbol alam yang ikonik sekaligus menyimpan nilai-nilai historis yang erat dengan kehidupan masyarakat Ende. Keberadaannya tidak hanya memberikan keindahan visual, tetapi juga menjadi saksi perjalanan waktu yang memadukan tradisi, mitos, […]

  • Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    Paslon Lain Bagi Uang di Amarasi, SPK Malah Tuai Dukungan

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Loading

    Amarasi | Desa Tenbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi viral beberapa pekan. Hal itu disebabkan video viral oknum Ketua DPRD Kabupaten Kupang mengatasnamakan salah kandidat calon gubernur NTT bagi-bagi berkat berupa uang tunai kepada sejumlah warga Tunbaun. Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Amarasi Barat gerah dengan ulah oknum politisi tersebut. Sejumlah […]

  • Perempuan Lansia Sehat Sentosa, Perempuan Lansia Sejahtera

    Perempuan Lansia Sehat Sentosa, Perempuan Lansia Sejahtera

    • calendar_month Jum, 21 Des 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Loading

    Pariaman, gardaindonesia.id | Perempuan lansia sebagai kelompok rentan sering dikonotasikan selalu bergantung pada orang lain dan menjadi beban tanggungan keluarga, masyarakat dan negara. Menurunnya fungsi organ tubuh dan kesehatan juga dikhawatirkan dapat berpengaruh pada kemiskinan yang menimpa kaum lansia, khususnya lansia perempuan. Demi memberikan perlindungan bagi kaum lansia, Pemerintah Kota Pariaman meresmikan Forum Lanjut Usia […]

  • GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    GMNI Unjuk Rasa Tuntut Janji Wali Kota Kupang Soal Ketersediaan Air Bersih

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Loading

    Kota Kupang, Garda Indonesia | Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Cabang Kupang melakukan aksi unjuk rasa meminta pertanggungjawaban janji kampanye Wali Kota, Jefri Riwu Kore dan Wakil Wali Kota Kupang, Herman Man Aksi yang dimulai dari depan Kantor DPRD Kota Kupang mengambil rute menuju Kantor Wali Kota Kupang. Aksi pun dilanjutkan dengan audensi bersama wali […]

expand_less