Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan, Peserta Mana Yang Berhak?

Pemerintah Hapus Tunggakan BPJS Kesehatan, Peserta Mana Yang Berhak?

  • account_circle Goodnews
  • calendar_month Jum, 7 Nov 2025
  • visibility 556
  • comment 0 komentar

Loading

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang telah mencapai triliunan rupiah.

 

Jakarta | Pemerintah segera meluncurkan program pemutihan tunggakan BPJS Kesehatan, yang akan memberikan kesempatan bagi semua peserta untuk kembali aktif tanpa beban.

Ini adalah langkah positif untuk memastikan setiap orang, terutama mereka yang kurang mampu, dapat menikmati layanan kesehatan tanpa hambatan. Jangan lewatkan kesempatan ini!

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia, Muhaimin Iskandar, yang lebih dikenal sebagai Cak Imin, mengumumkan bahwa peserta BPJS Kesehatan akan diwajibkan untuk melakukan registrasi ulang menjelang akhir tahun 2025.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghapus tunggakan iuran BPJS Kesehatan yang telah mencapai triliunan rupiah.

Cak Imin menjelaskan bahwa kebijakan ini bertujuan agar semua peserta BPJS Kesehatan dapat kembali aktif dan mendapatkan akses layanan kesehatan.

Mengapa harus registrasi ulang?

Kebijakan pemutihan tunggakan iuran BPJS Kesehatan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap peserta dapat kembali aktif dan menikmati akses penuh terhadap layanan kesehatan tanpa kendala.

Proses registrasi ulang akan digunakan sebagai metode untuk memverifikasi data peserta yang berhak menerima penghapusan tunggakan. Pemerintah akan menetapkan beberapa syarat tertentu yang harus dipenuhi, termasuk keharusan terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), serta kriteria lain yang akan memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran.

Dengan langkah ini, diharapkan bantuan dapat menjangkau mereka yang benar-benar membutuhkan, sehingga semua warga negara, tanpa terkecuali, dapat menikmati layanan kesehatan dengan baik dan terjamin.

Siapa yang berhak mendapatkan penghapusan?

Berdasarkan informasi dari BPJS Kesehatan, terdapat lima kategori peserta yang berhak atas pemutihan tunggakan. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai masing-masing kategori:

1. Peserta yang Beralih ke Kategori Peserta Bantuan Iuran (PBI). Peserta yang sebelumnya tidak masuk dalam kategori ini, namun kini memenuhi syarat, akan mendapatkan bantuan untuk iuran mereka agar dapat kembali aktif.

2. Peserta dari Kalangan Tidak Mampu. Mereka yang berasal dari kelompok masyarakat yang kurang mampu sangat diutamakan untuk mendapatkan pemutihan. Ini bertujuan untuk memastikan akses layanan kesehatan bagi mereka yang membutuhkan.

3. Peserta PBPU dan BP yang Telah Diverifikasi oleh Pemerintah Daerah. Peserta yang tergolong sebagai Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP) yang telah menjalani proses verifikasi oleh pemerintah daerah juga akan berhak atas penghapusan tunggakan.

4. Peserta yang Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Hanya peserta yang terdaftar dalam DTSEN yang akan dianggap memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan. Ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan diberikan kepada mereka yang benar-benar berhak.

5. Peserta dengan Tunggakan dalam 24 Bulan Terakhir. Program ini juga mencakup peserta yang memiliki tunggakan dalam dua tahun terakhir, memberikan mereka kesempatan untuk kembali menikmati layanan kesehatan tanpa beban.

Dengan adanya sistem data yang lebih terstruktur dan transparan, diharapkan program Jaminan Kesehatan Nasional dapat berjalan dengan lebih akuntabel.

Ini bukan hanya sekadar pemutihan tunggakan, tetapi juga upaya untuk menciptakan keadilan dalam akses layanan kesehatan bagi seluruh rakyat.

Anggaran Rp20 triliun disiapkan

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, mengungkapkan bahwa total tunggakan peserta saat ini mencapai lebih dari Rp10 triliun, yang berasal dari sekitar 23 juta peserta.

Meskipun angka tersebut sangat besar, Ghufron menegaskan bahwa penghapusan tunggakan tidak akan mengganggu arus kas BPJS Kesehatan. Proses ini akan dilakukan melalui mekanisme administratif yang tidak akan mempengaruhi keuangan lembaga.

Kementerian Keuangan juga telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 triliun dalam APBN 2026 untuk mendukung kebijakan ini, memastikan bahwa semua berjalan lancar.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memperkuat prinsip keadilan sosial dalam jaminan kesehatan, sehingga tidak ada lagi kesenjangan dalam akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Tujuan akhir dari inisiatif ini adalah agar seluruh warga negara dapat kembali aktif sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Melalui registrasi ulang dan pemutihan tunggakan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan kesehatan bagi semua, serta menciptakan sistem yang lebih inklusif dan berkeadilan.(*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  • Penulis: Goodnews
  • Editor: Roni Banase

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ody Kalake Beber Geografi Iklim NTT di World Water Forum

    Ody Kalake Beber Geografi Iklim NTT di World Water Forum

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Loading

    Nusa Dua, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terdiri dari 609 pulau (data Pemprov NTT, baca https://www.pemprov-ntt.com/tentang) dengan populasi 5,7 juta orang. NTT masuk dalam kategori iklim semi-arid di mana rata-rata musim hujan hanya selama 3 hingga 4 bulan per tahun. Rata-rata curah hujan adalah 1.523 mm/tahun yang mana Kabupaten Lembata menjadi daerah dengan curah hujan […]

  • CEO Climate Talks, PLN Siap Capai 75% Energi Terbarukan Hingga 2040

    CEO Climate Talks, PLN Siap Capai 75% Energi Terbarukan Hingga 2040

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Penulis
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Loading

    PLN berkomitmen mendukung target Pemerintah Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi 8% melalui swasembada energi yang berkelanjutan.   Baku | PLN (Persero) menegaskan kesiapannya untuk mendukung visi swasembada energi dengan meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan sebesar 75% hingga tahun 2040. Langkah strategis ini selaras dengan upaya pemerintah menjangkau pertumbuhan ekonomi 8% yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Utusan Khusus […]

  • Megawati Bakal Dukung Ganjar Pranowo

    Megawati Bakal Dukung Ganjar Pranowo

    • calendar_month Sel, 21 Jun 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Loading

    Oleh : Asyari Usman Ujung pertarungan (sandiwara atau serius) antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Jokowi, sudah mulai terlihat makin jelas. Bu Mega akan terpojok. Dan tak berkutik. Beliau dan PDIP akhirnya akan mendukung Ganjar Pranowo menjadi capres 2024. Jokowi, yang di-backup Luhut Binsar Panjaitan dan oligarki, terlalu kuat untuk dilawan oleh Bu Mega. Dari […]

  • Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi Raih Doktor Ilmu Hukum

    • calendar_month Jum, 27 Jan 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Bandung, Garda Indonesia | Pada Jumat, 27 Januari 2023 bertempat di lantai 4 auditorium gedung Mochtar Kusumaatmaja, Fakultas Hukum Universitas Padjajaran, Jalan Dipati Ukur nomor 35 Bandung, Jawa Barat; Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur, Josef Adreanus Nae Soi, berhasil meraih gelar Doktor Ilmu Hukum, dalam sidang terbuka promosi doktor bidang ilmu hukum Universitas Padjadjaran. Disaksikan […]

  • Heboh Isu Korban Jiwa Demo Pati, Polisi Pastikan Nihil Tewas

    Heboh Isu Korban Jiwa Demo Pati, Polisi Pastikan Nihil Tewas

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Loading

    Di tengah panasnya aksi, beredar kabar adanya korban tewas. Namun, Polda Jawa Tengah memastikan informasi tersebut tidak benar.   Jawa Tengah | Kericuhan mewarnai demonstrasi besar di Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, Rabu, 13 Agustus 2025, saat massa menuntut Bupati Sudewo mundur dari jabatannya. Aksi memanas hingga terjadi pelemparan botol air mineral dan sandal ke […]

  • Julie Laiskodat Ajak ‘Mr Teen & Mrs Teenager’ Eksplorasi Potensi NTT

    Julie Laiskodat Ajak ‘Mr Teen & Mrs Teenager’ Eksplorasi Potensi NTT

    • calendar_month Kam, 5 Mei 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki 737 motif tenun, masing-masing motif tenun tersebut mempunyai nilai cerita. NTT pun memiliki kehormatan dan kebanggaan, di kala Presiden Jokowi mengenakan tenun NTT saat Sidang MPR (tenun Sabu Raijua, red) pada Jumat, 14 Agustus 2020, menyampaikan pidato di Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2020 dan […]

expand_less