Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pemerintah Indonesia Fokus Kurangi Angka Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah Indonesia Fokus Kurangi Angka Kemiskinan Ekstrem

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Kam, 5 Mar 2020
  • visibility 127
  • comment 0 komentar

Loading

Jakarta, Garda Indonesia | Menurunnya angka kemiskinan yang pada September 2019 lalu berada pada angka 9,22 persen memang merupakan sebuah capaian yang sangat baik mengingat pada 2015 lalu masih berada di kisaran 11,22 persen. Namun, penurunan angka kemiskinan menjadi satu digit itu bukan berarti membuat pekerjaan pemerintah berakhir.

Saat memimpin rapat terbatas mengenai strategi percepatan pengentasan kemiskinan di Kantor Presiden, Jakarta, pada Rabu, 4 Maret 2020, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa dari titik itulah pemerintah harus mulai bekerja lebih fokus dan menyasar kantung kemiskinan yang mungkin terpencil.

“Pekerjaan besar kita belum selesai dalam rangka menurunkan angka kemiskinan. Masih ada 24,7 juta jiwa yang harus dientaskan dari kemiskinan,” ujarnya.

Dari jumlah tersebut, berdasarkan standar garis kemiskinan internasional yang digunakan oleh Bank Dunia, diketahui bahwa jumlah penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan (kemiskinan ekstrem) tersebut kurang lebih sebanyak 9,91 juta jiwa atau sekitar 3,71 persen dari jumlah penduduk Indonesia. Terhadap lapisan masyarakat itulah yang nantinya akan fokus disasar oleh pemerintah dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan tersebut.

“Kita bisa fokus menangani terlebih dahulu yang 9,91 juta jiwa ini. Karena itu data tentang siapa dan di mana warga kita ini harus betul-betul akurat sehingga program bisa disasarkan tepat kepada kelompok sasaran yang kita inginkan,” kata Presiden.

Melalui upaya percepatan itu, Presiden berharap agar nantinya pada tahun 2024 mendatang, jumlah penduduk sangat miskin tersebut bisa terus ditekan sehingga dapat terbebas dari jerat kemiskinan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan jajarannya ialah dengan menjalankan program pengentasan kemiskinan yang lebih terkonsolidasi, terintegrasi, dan tepat sasaran.

Sejumlah program bantuan sosial pemerintah seperti Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, serta bantuan permodalan lain yang di antaranya ialah Kredit Usaha Rakyat (KUR), Membina Keluarga Sejahtera (Mekaar), Bank Wakaf Mikro, Dana Desa, hingga Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) harus mulai menyentuh lapisan masyarakat yang hendak disasar tersebut.

“Juga yang berkaitan dengan BUMN dan swasta. Ada PKBL (Program Kemitraan dan Bina Lingkungan) BUMN dan CSR sektor swasta, semuanya harus diarahkan ke arah ini,” tandasnya.(*)

(BPMI Setpres)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    Hari Maritim Nasional 2023 Dihelat di NTT, Dihadiri Presiden Jokowi

    • calendar_month Ming, 10 Sep 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki garis pantai sepanjang 5.700 km2 (Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi, 2019) dan luas laut mencapai 151.414,05 km2 (Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, 2008) sementara luas daratan mencapai 47.349,9 km2. Provinsi NTT merupakan provinsi kepulauan dengan sebaran mencapai 1.192 pulau besar dan kecil (523 pulau belum berpenghuni). […]

  • Menteri Perdagangan Musnahkan Barang Impor Bekas Rp10 Miliar

    Menteri Perdagangan Musnahkan Barang Impor Bekas Rp10 Miliar

    • calendar_month Sab, 18 Mar 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Loading

    Pekanbaru, Garda Indonesia | Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Wakil Gubernur Riau, Edy Nasution dan Plt Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Moga Simatupang memusnahkan 730 bal pakaian, sepatu, dan tas bekas yang diduga asal impor senilai kurang lebih Rp10 miliar di Pekanbaru, Riau pada Jumat, 17 Maret 2023 Menurut Zulkifli Hasan, pemusnahan ini […]

  • Virus Covid-19 Merebak, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

    Virus Covid-19 Merebak, KPK Pastikan Pemberantasan Korupsi Jalan Terus

    • calendar_month Rab, 18 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 107
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan kegiatan pemberantasan korupsi akan terus berlangsung, meskipun Covid-19 tengah mewabah. Penegasan tersebut disampaikan oleh Ketua KPK Firli Bahuri kepada media, pada Selasa 17 Maret 2020. Menurut Firli, KPK memang melakukan penyesuaian pengaturan kerja termasuk menerapkan kebijakan working from home (WFH). Kendati demikian, pelaksanaan tugas penegakan hukum, […]

  • Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah

    • calendar_month Sel, 24 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Loading

    Corona dan Karnaval Cinta Kembali Ke Rumah Oleh Marsel Robot  Kala dunia lagi berlumuran duka lantaran kehidupan sedang tersedak oleh virus misterius “corona” yang mewabah sedunia dan mematikan itu, seorang teman mengirim pesan singkat begini, “Bung, apa yang sedang dunia pikirkan saat ini? Saya sedang membayangkan kota-kota menggantang sepi, berubah menjadi kuburan raksasa, rumah-rumah sakit […]

  • Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    Mahasiswa Unwira Kupang Bunuh Diri Jelang Paskah 2025

    • calendar_month Sab, 5 Apr 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Loading

    Aksi mahasiswa asal pulau Alor itu dilakukannya pada Jumat malam, 4 April 2025. Diketahui selama ini, korban menetap di asrama Pemda Alor, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.   Kupang | Menjelang perayaan Paskah tahun 2025, seorang mahasiswa jurusan arsitek fakultas teknik Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mengakhiri hidupnya […]

  • Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    Terlalu Melindungi Anak Justru Menghambat Pembentukan Resiliensi

    • calendar_month Ming, 19 Okt 2025
    • account_circle logikafilsuf
    • visibility 2.262
    • 0Komentar

    Loading

    Kebanyakan orang tua hari ini tanpa sadar sedang membesarkan anak yang rapuh dengan niat melindungi mereka dari luka. Padahal, setiap kali anak diselamatkan dari kesulitan kecil, ia kehilangan kesempatan membangun kekuatan batin besar. Fakta menariknya, menurut penelitian dari Harvard Center on the Developing Child, anak yang mengalami tantangan dan belajar mengatasinya secara mandiri memiliki tingkat […]

expand_less