Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Daerah » Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

Pemprov NTT Jaring UMKM, Dinas Koperasi Kabupaten Belu Segera Sensus UMKM

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sen, 20 Sep 2021
  • visibility 170
  • comment 0 komentar

Loading

Belu–NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mendukung koperasi tingkat kabupaten dengan menjaring usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Belu. Kegiatan dengan tema ‘Temu Kemitraan UMKM’, dilaksanakan di aula Hotel Nusantara II Atambua pada Senin, 20 September 2021.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Belu, Elfridus Hale di sela–sela kegiatan mengungkapkan, untuk membangun koperasi UMKM, selain didukung oleh pemerintah kabupaten, juga didukung oleh pemerintah provinsi dan pusat. UMKM di Kabupaten Belu difasilitasi oleh pemerintah provinsi untuk mengetahui tentang dukungan BPJS ketenagakerjaan dan fasilitas kemudahan kredit tanpa agunan dari Bank NTT agar disinkronkan dengan kegiatan pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Diharapkan usaha UMKM naik kelas. Dalam arti usahanya meningkat, kualitas produknya bagus, pendapatannya meningkat, jangkauan pasarnya bisa jauh lebih luas hingga ke Jawa,” tandas Elvis Hale, sapaan karib Kadis Elfridus Hale.

Elvis Hale mengatakan, Dinas Koperasi Kabupaten Belu per September 2021, mempunyai 800 lebih UMKM binaan. Direncanakan akan dilakukan pendataan/sensus UMKM secara valid mulai tahun 2021 hingga tahun 2022 guna mengetahui kualifikasi UMKM yang ada di Belu.

“Kualifikasi mikro dengan batasan aset/permodalan di bawah 300 juta, kecil mencapai 10 miliar, sedangkan menengah mencapai 10 triliun,” terang Elvis.

Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Belu, Elfridus Hale

Meskipun ketersediaan anggaran terbatas, lanjut Elvis, Dinas Koperasi Kabupaten Belu terus berupaya  dengan memberikan anggaran stimulus dan peralatan dalam jumlah terbatas kepada UMKM binaan untuk memberdaya usaha yang digeluti.

“Setiap tahun, sejak tahun 2018 sampai 2020, berhubungan dengan pandemi Covid – 19 yang berdampak pada penghasilan para pelaku usaha, kita berikan penguatan modal berkisar antara 7,5 juta –13 juta dari provinsi. Sementara untuk daerah sendiri kita berikan 5 juta kepada 45 UMKM sesuai klasifikasi bagi yang benar – benar memiliki usaha . Dan, itu kita pantau,” tuturnya.

Lanjut Elvis bahwa, keadaan terbatas di masa Covid ini pihaknya lebih selektif menanggulangi pelaku UMKM dengan jumlah tidak seberapa. Namun, yang ditekankan adalah upaya memberdayakan pelaku usaha yang terkena dampak dari sisi kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Sedangkan, bantuan pemerintah pusat, data–datanya dikirim sebanyak–banyaknya tetapi dalam keterbatasan anggaran, hanya dilayani sebagian saja. Gelombang I 2,4 juta, gelombang II 1,2 juta.

Pada era pandemi Covid, Elvis berharap masyarakat sadar akan budaya dan etos kerja yang tinggi dengan menekuni usahanya demi meningkatkan taraf hidupnya masing–masing.

“Kita dampingi setiap jenis UMKM di setiap kecamatan, seperti tenun ikat, pertanian, peternakan, perikanan, kuliner, kios dan ojek. Tetapi, kita lebih prioritas pada UMKM produktif yang bisa menghasilkan sesuatu yang punya nilai tambah dan punya sentuhan teknologinya. Semua yang punya usaha, pemerintah wajib mendata sebagai pelaku UMKM,” paparnya. (*)

Penulis + foto: Herminus Halek

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • ‘Hotel Grand Bali Beach’ Terbakar, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

    ‘Hotel Grand Bali Beach’ Terbakar, Penyebab Kebakaran Belum Diketahui

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 179
    • 0Komentar

    Loading

    Denpasar, Garda Indonesia | Hotel Inna Grand Bali Beach (GBB), yang berlokasi di Sanur Kaja, Denpasar Selatan mengalami kebakaran pada Minggu, 1 Maret 2020, sekitar pukul 18.00 WITA, dan dilihat pertama kali oleh petugas jaga lobi bernama I Wayan Sukadana. I Wayan Sukadana yang melihat adanya kepulan asap di lantai 10 (sepuluh) Hotel GBB, kemudian […]

  • Pastikan Desa Kotolin TTS Diterangi Listrik, Gubernur VBL Kontak GM PLN NTT

    Pastikan Desa Kotolin TTS Diterangi Listrik, Gubernur VBL Kontak GM PLN NTT

    • calendar_month Kam, 30 Sep 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Loading

    SoE-TTS, Garda Indonesia | Ada hal menarik saat Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Timor Tengah Selatan. Pada Jumat, 24 September 2021 bertempat di aula serba guna Efata Soe, VBL didaulat untuk membawakan materi dengan tema “Aplikasi Iman Dalam Berbangsa dan Bernegara.” Setelah membawakan materi, para jemaat yang […]

  • Jokowi dan PM Laos Bahas Pemberantasan Perdagangan Manusia

    Jokowi dan PM Laos Bahas Pemberantasan Perdagangan Manusia

    • calendar_month Rab, 10 Mei 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | Presiden Joko Widodo bersama Perdana Menteri (PM) Laos, Sonexay Siphandone, menghela pertemuan bilateral di Hotel Meruorah, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Selasa, 9 Mei 2023. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas mengenai pentingnya peningkatan kerja sama untuk memberantas perdagangan manusia di kawasan ASEAN. “Kedua pemimpin […]

  • Kementerian PPPA Bagi 1.134 Paket Kebutuhan Spesifik Perempuan & Anak

    Kementerian PPPA Bagi 1.134 Paket Kebutuhan Spesifik Perempuan & Anak

    • calendar_month Jum, 8 Mei 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia, Bintang Puspayoga pada Jumat, 8 Mei 2020, memberikan paket pemenuhan kebutuhan spesifik perempuan dan anak yang merupakan kelompok rentan terdampak Covid-19. Pemenuhan kebutuhan spesifik oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada tahap awal ini didistribusikan melalui 18 lembaga dan […]

  • Kepala Kantor Bahasa NTT ajak Media Massa Mengenalkan “Kosakata Baru”

    Kepala Kantor Bahasa NTT ajak Media Massa Mengenalkan “Kosakata Baru”

    • calendar_month Kam, 26 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Media massa mempunyai peran strategis untuk memopulerkan kosakata baru. Seperti kosakata; “seronok dan senonoh“ dan kosakata lain yang belum terbiasa digunakan oleh masyarakat. Kosa kata lain yaitu “sekadar“ dan kosakata-kosakata baru lain yang belum populer dan perlu dikenalkan kepada masyarakat. Untuk diketahui, kosakata baru dapat dilihat dalam aplikasi KBBI V yang berbasis […]

  • Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    Kata Wartawan Liput Dibayar, Guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat Dipolisikan

    • calendar_month Kam, 1 Apr 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Loading

    Soe-TTS, Garda Indonesia | Empat orang wartawan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang dituduh menerima bayaran oleh guru SMP Kristen 1 Amanuban Barat, Dra. Maxima R. Bhia, pada Selasa, 30 Maret 2021, resmi melaporkan peristiwa yang mencederai profesi jurnalis tersebut ke Polres TTS. Keempat wartawan tersebut yakni, Yuferdi Inyo Faot dari media salamtimor.com, Lefinus […]

expand_less