Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Kota » Pendidikan Harus Holistik, Ketua DPD FPKBM Sentil Pidato Wali Kota Kupang

Pendidikan Harus Holistik, Ketua DPD FPKBM Sentil Pidato Wali Kota Kupang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Rab, 5 Mei 2021
  • visibility 133
  • comment 0 komentar

Loading

Kota Kupang, Garda Indonesia | “Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada semua jajaran, dan satuan pendidikan khususnya pendidikan dasar, dan pendidikan menengah,” demikian penggalan pidato Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2021 tingkat Kota Kupang, pada Senin, 3 Mei 2021 di Aula Gedung Sekolah Dian Harapan Kupang.

Simak cuplikan video pidato Wali Kota Kupang pada channel Youtube di bawah ini : https://youtu.be/d8YH8Fo6Q1o

Dilansir dari Prokopim Setda Kota Kupang, pelaksanaan upacara peringatan Hardiknas 2021 yang bertema “Serentak Bergerak Wujudkan Merdeka Belajar” itu menerapkan protokol kesehatan dengan jumlah undangan yang hadir sebanyak 30 orang terdiri dari kepala sekolah dan guru Sekolah Dian Harapan (SDH), sedangkan undangan lainnya mengikuti secara virtual.

Usai membacakan pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim, Wali Kota Kupang  berkesempatan memberikan arahannya melalui pidato yang mana Pemerintah Kota Kupang tetap berkomitmen untuk tetap meningkatkan kualitas pendidikan pada semua jenjang, khususnya pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, terang Wali Kota Jefri, Pemkot Kupang berupaya untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan, meningkatkan kompetensi pendidik dan tenaga pendidikan, meningkatkan angka partisipasi masyarakat dalam memperoleh pendidikan serta meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik.

Wali Kota Jefri pun memaparkan berbagai program inovasi yang dilakukan Pemkot Kupang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang antara lain : menyiapkan anggaran untuk melakukan Diklat Penguatan dan Diklat Calon Kepala Sekolah dan menyiapkan anggaran transpor bagi pendidik dan tenaga kependidikan tidak tetap yang telah mengabdi di atas 5 tahun. Pemkot Kupang juga akan terus berupaya untuk mempertahankan program pemberian seragam gratis bagi anak sekolah.

Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore memotong tumpeng peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hardiknas 2021

Momentum peringatan HUT ke-135 Kota Kupang dan Hardiknas 2021 diwarnai dengan pemotongan tumpeng oleh Wali Kota Kupang dan foto bersama. Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si serta para Kepala Bidang pada dinas terkait, Kepala Bagian Prokompim Setda Kota Kupang, Ernest S. Ludji, S.STP, M.Si, para Kepala Sekolah Pendidikan Dasar dan Menengah se-Kota Kupang, baik yang hadir secara langsung maupun virtual.

Menyikapi pidato Wali Kota Kupang tersebut, Ketua DPD Forum PKBM Kota Kupang, Polikarpus Do menyayangkan kebijakan Pemkot Kupang yang terurai dalam isi pidato Wali Kota Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore pada peringatan Hardiknas 2021. “Dalam Pidatonya tidak sedikit pun tidak menyinggung tentang Pendidikan Non Formal (pendidikan anak usia dini [PAUD], pusat kegiatan belajar masyarakat [PKBM], Rumah Pintar, sanggar kegiatan belajar masyarakat [SKBM], lembaga kursus dan pelatihan [LKP]),” ulas Polikarpus Do.

Polikarpus pun kembali menegaskan kepada pemerintah dalam narasi-narasi di berbagai pidato agar dapat memberikan keyakinan dan semangat kepada Pendidikan Non-Formal. “Jika tidak menyebutkan kami, seolah-olah pemerintah lupa bahwa kami ada dan berperan sangat penting apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini,” ucapnya sembari mengimbau Pemerintah Kota Kupang dapat menguatkan dan menggerakkan semua jalur Pendidikan sesuai mimpi bersama Pemerintah menjadikan Kota Kupang sebagai Smart City.

Menurut Poli sapaan akrabnya, Pendidikan harus dilihat secara holistik. “Pendidikan Non-Formal juga memberikan kontribusi besar dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Kupang,” tegasnya.

Bicara Pendidikan, urai Poli yang juga mendirikan dan mengelola pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) Bintang Flobamora ini, harus dilihat secara holistik. “Semua jalur dan jenjang, ada Pendidikan  Formal, Non-Formal dan Informal (sesuai Permendikbud No. 20 Tahun 2003, red). Semua jalur dan jenjang mempunya peran dan fungsi sama serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Pendidikan dan Peningkatan Sumber Daya Manusia di Kota Kupang,” ulasnya.

Polikarpus Do yang menerima penghargaan sebagai PKBM Nasional Terbaik Pertama Se-Indonesia pada peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) 2019, menandaskan sesuai Amanat UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Bab VI yang mengatur tentang Jalur, Jenjang dan Jenis Pendidikan. “Pada bagian kelima pasal 26 tentang pendidikan non-formal, pada bagian keenam pasal 27 tentang pendidikan Informal dan pada bagian ketujuh pasal 28 tentang pendidikan Anak Usia Dini,” pungkasnya.

Penulis dan Editor (+roni banase)

Foto utama (*/koleksi pribadi)

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    KOMPAK NTT Desak KPK Telusuri Kasus Dugaan Korupsi Anita Jacoba Gah

    • calendar_month Sab, 15 Sep 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta,gardaindonesia.id – Berdasar pada hasil investigasi Pusat Anti Korupsi Undana (PAKU) dan Koalisi Masyarakat Pemberantasan Koruspi Nusa Tenggara Timur (KOMPAK NTT); Dua lembaga ini kembali mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam rangka meminta agar KPK dapat menindaklanjuti dugaan korupsi dana subsidi pendidikan layanan khusus Dinas Pendidikan Provinsi NTT, yang diduga dilakukan anggota DPR RI, Anita […]

  • Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    Mafia Human Trafficking Mulai Incar Calon TKI Flores & Alor

    • calendar_month Jum, 24 Agu 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 185
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, gardaindonesia.id – Gabriel Goa,Ketua Satgas Anti Human Trafficking Golkar NTT melalui Jubir Riesta Megasari menyatakan bahwa target Mafia Human Trafficking saat ini mulai kembali mengincar calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) di wilayah Flores, Palue, Solor, Adonara, Lembata, dan Alor untuk dibawa ke Malaysia lewat jalur Timur yakni Nunukan. “Bujuk rayu yang mereka lakukan adalah […]

  • Hari Anak Indonesia (HAN) 2018: Anak Indonesia-Anak GENIUS

    Hari Anak Indonesia (HAN) 2018: Anak Indonesia-Anak GENIUS

    • calendar_month Sen, 23 Jul 2018
    • account_circle Penulis
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Loading

    Pasuruan,gardaindonesia.id – Bertempat di Kebun Raya Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur, ribuan anak bergembira merayakan Hari Anak Nasional (HAN) 2018 yang diperingati setiap 23 Juli. Meski tidak dihadiri Presiden RI, Joko Widodo, namun tidak menyurutkan semangat anak-anak untuk beraktivitas dalam arena bermain dan belajar yang telah disiapkan. Disambut tari Gandrung Banyuwangi dan Reog Ponorogo, […]

  • Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    Harga Bahan Pokok Makanan di Kota Kupang Stabil & Lebih Rendah dari Nasional

    • calendar_month Jum, 23 Agu 2019
    • account_circle Penulis
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang-NTT, Garda Indonesia | Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL), pada Jumat, 23 Agustus 2019, mendampingi Menteri Perdagangan RI, Enggartiasto Lukita guna memantau secara langsung harga bahan pokok makanan di Pasar Oebobo dan Pasar Kasih Naikoten Kota Kupang. “Apresiasi patut diberikan kepada Gubernur NTT, karena mampu menjaga kestabilan harga pasar di NTT. Beliau […]

  • Terpidana Kasus Korupsi PLTS Rote TA 2014 Setor Pengganti Kerugian Negara

    Terpidana Kasus Korupsi PLTS Rote TA 2014 Setor Pengganti Kerugian Negara

    • calendar_month Sel, 4 Mei 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Rote Ndao, Garda Indonesia | Johanis Mesah (41) terpidana dalam kasus korupsi pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terpusat yang diperuntukkan bagi 300 kepala keluarga (KK) TA 2014 senilai Rp.3.369.454.000,- (tiga miliar tiga ratus enam puluh sembilan juta empat ratus lima puluh empat ribu rupiah) di Kabupaten Rote Ndao, menyerahkan uang penganti kerugian negara senilai […]

  • Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

    Gerakan Roda Perekonomian, Pemprov NTT Bangun Infrastruktur via Pinjaman Daerah

    • calendar_month Sab, 9 Okt 2021
    • account_circle Penulis
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Loading

    Labuan Bajo, Garda Indonesia | “Apa yang kita kerjakan saat ini akan menjadi fondasi atau dasar pijakan kebijakan masa depan sehingga kita mampu menatap masa depan dengan tidak lagi menjadi bagian dalam sejarah membuat provinsi ini menjadi miskin. Akan tetapi kita bangga saat tidak menjabat lagi nanti, kita akan melihat bahwa kita meletakan dasar pembangunan […]

expand_less