Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Penduduk Miskin NTT hingga Maret 2019 sebesar 1,14 Juta Orang

Penduduk Miskin NTT hingga Maret 2019 sebesar 1,14 Juta Orang

  • account_circle Penulis
  • calendar_month Sel, 16 Jul 2019
  • visibility 97
  • comment 0 komentar

Loading

Kupang-NTT, Garda Indonesia | Badan Pusat Statistik (BPS) menggunakan konsep kebutuhan dasar (basic need approach) untuk mengukur kemiskinan. Dengan pendekatan ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan non makanan yang diukur menurut garis kemiskinan (makanan dan bukan makanan).

Metode ini dipakai oleh BPS sejak tahun 1998 agar hasil perhitungan konsisten dan terbanding dari waktu ke waktu (apple to apple).

Garis kemiskinan makanan merupakan nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan (setara 2.100 kilo kalori per kapita per hari atau setara dengan Rp. 373.922,- per kapita per Maret 2019 [naik 3,85% dari September 2018 Rp. 360.069,-] yang mana peran komoditi makanan terhadap garis kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan.

Sedangkan, garis kemiskinan bukan makanan merupakan nilai minimum pengeluaran untuk perumahan, sandang, pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan pokok bukan makanan lainnya.

Kepala BPS NTT Maritje Pattilewa Maritje Pattiwaellapia saat jumpa pers bersama awak media dan instansi terkait di Ruang Telekonferensi, Senin, 15 Juli 2019 mengatakan secara rata-rata, rumah tangga miskin di Provinsi NTT pada Maret 2019 memiliki 5,84 orang anggota rumah tangga.

“Besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp2.183.704,-/rumah tangga miskin/bulan lebih besar dari Upah Minimum Regional (UMR) NTT sebesar Rp. 1,78 Juta per bulan”, jelas Maritje

Lanjutnya, “Dengan demikian penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan.”

Lebih gamblang Maritje memaparkan persentase penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 21,09 persen meningkat 0,06 persen poin terhadap September 2018 dan menurun 0,26 persen poin terhadap Maret 2018.

“Jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 sebesar 1.146.320 orang meningkat 12,21 ribu orang terhadap September 2018 dan meningkat 4,15 ribu orang terhadap Maret 2018”, terang Maritje.

Penulis dan editor (+rony banase) Foto utama oleh prfmnews.com

 

  • Penulis: Penulis

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLN Pasok Listrik di Istana, HUT 80 RI Jadi Khidmat dan Meriah

    PLN Pasok Listrik di Istana, HUT 80 RI Jadi Khidmat dan Meriah

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Loading

    Selain itu, sebanyak 131 personil PLN disiagakan penuh selama 24 jam di 7 titik posko siaga di sekitar Istana Merdeka.   Jakarta | PT PLN (Persero) berhasil menyuplai listrik andal selama rangkaian upacara peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dihelat di Istana Merdeka, Minggu, 17 Agustus 2025. Acara kenegaraan mulai dari […]

  • Per 8 Oktober 2020, Pemprov NTT Sesuaikan “Tarif Swab” 900 Ribu Rupiah

    Per 8 Oktober 2020, Pemprov NTT Sesuaikan “Tarif Swab” 900 Ribu Rupiah

    • calendar_month Kam, 8 Okt 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Loading

    Ruteng-NTT, Garda Indonesia | Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran bernomor HK.02.02/I/3713/2020 tentang Batas Tarif Tertinggi Pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Dalam surat edaran tersebut, batas biaya maksimal tes PCR mandiri adalah Rp.900.000,- (sembilan ratus ribu rupiah). Terkait kondisi tersebut, maka Pemerintah Provinsi NTT menyesuaikan tarif pemeriksaan swab secara mandiri […]

  • Anita Gah Bakal Perjuangkan Sarana & Prasarana Sekolah di Kabupaten Kupang

    Anita Gah Bakal Perjuangkan Sarana & Prasarana Sekolah di Kabupaten Kupang

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2020
    • account_circle Penulis
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Loading

    Kab.Kupang, Garda Indonesia | Sebanyak 65 Kepala Sekolah SD, SMP Negeri/ Swasta dan Pengawas Sekolah yang berada di wilayah Kecamatan Kupang Timur, Barat, dan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti reses dari Anggota DPR RI Komisi X Fraksi Partai Demokrat, Anita Jacoba Gah yang dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2020 di […]

  • Seluruh Partai di Kabupaten Pati Setuju Makzulkan Bupati Sudewo

    Seluruh Partai di Kabupaten Pati Setuju Makzulkan Bupati Sudewo

    • calendar_month Rab, 13 Agu 2025
    • account_circle Penulis
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Loading

    Proses ini harus mengikuti jalur hukum yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (diubah dengan UU Nomor 9 Tahun 2015).   Pati | Suhu politik di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, mencapai titik panas pada Rabu siang, 13 Agustus 2025, ketika Sidang Paripurna DPRD Pati secara resmi menyetujui pembentukan panitia khusus (Pansus) […]

  • PLN Kembangkan PLTS Apung Kapasitas 42 MWp di Batam

    PLN Kembangkan PLTS Apung Kapasitas 42 MWp di Batam

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2023
    • account_circle Penulis
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Loading

    Jakarta, Garda Indonesia | PT PLN (Persero) siap hadirkan listrik dengan total kapasitas 42 megawatt peak (MWp) yang bersumber dari energi baru terbarukan (EBT) guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan industri di Batam, Kepulauan Riau. Dukungan kelistrikan ini tercermin dalam penandatanganan nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara PT PLN Batam, PT PLN Nusantara Power […]

  • Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    Capaian Imunisasi Rendah, Pokja BIAN NTT Imbau Masyarakat Peran Aktif

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle Penulis
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Loading

    Kupang, Garda Indonesia | Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) yang dicanangkan Kementerian Kesehatan telah dilaksanakan sejak 18 Mei 2022 di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. Vaksin yang diberikan berupa imunisasi campak rubela untuk usia 9 bulan—12 tahun, serta imunisasi kejar untuk anak usia 12—59 bulan yang tidak lengkap imunisasi OPV, IPV, […]

expand_less